Inspektorat Probolinggo “Warning” ASN! Mobil Dinas Dipakai Pribadi Siap-Siap Diperiksa dan Disanksi

Senin, 16 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Inspektorat Daerah Kabupaten Probolinggo mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tidak menyalahgunakan fasilitas negara, khususnya kendaraan dinas, untuk kepentingan pribadi. Peringatan ini disampaikan menjelang momentum Hari Raya yang kerap menjadi sorotan publik terkait potensi penyalahgunaan fasilitas negara dan penerimaan gratifikasi.

Inspektur Kabupaten Probolinggo, Imron Rosyadi, menegaskan bahwa setiap dugaan pelanggaran yang dilakukan ASN, termasuk penggunaan mobil dinas di luar kepentingan tugas, akan diproses melalui mekanisme pemeriksaan internal.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga integritas serta memastikan seluruh fasilitas negara digunakan sesuai dengan aturan yang berlaku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Diperiksa dulu, Pak. Setelah itu baru ditentukan sanksinya, bisa ringan, sedang, atau berat,” tegas Imron Rosyadi saat dikonfirmasi, Senin (16/3/2026).

Imbauan ini tidak hanya menyasar penggunaan kendaraan dinas, tetapi juga menyoroti potensi penerimaan gratifikasi yang sering muncul menjelang Hari Raya. Dalam surat imbauan resminya, Inspektorat meminta seluruh ASN untuk menolak segala bentuk gratifikasi, termasuk parsel, hadiah, atau pemberian lain yang dapat menimbulkan konflik kepentingan.

Inspektorat menegaskan bahwa seluruh fasilitas dinas, termasuk kendaraan operasional pemerintah, merupakan aset negara yang diperuntukkan semata-mata untuk menunjang tugas pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat.

Jika ditemukan pelanggaran, ASN yang bersangkutan akan menjalani proses pemeriksaan terlebih dahulu sebelum sanksi dijatuhkan sesuai dengan tingkat kesalahan yang terbukti.

Tidak hanya itu, Inspektorat juga membuka ruang bagi masyarakat untuk ikut mengawasi perilaku aparatur negara. Warga yang mengetahui adanya permintaan atau penerimaan gratifikasi oleh ASN dapat melaporkannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) maksimal 30 hari kerja setelah gratifikasi diterima, atau melalui Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) dalam waktu 10 hari kerja.

Langkah tegas ini sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh aparatur pemerintah di Kabupaten Probolinggo agar menjaga integritas, profesionalitas, serta menjunjung tinggi prinsip pemerintahan yang bersih dan bebas dari penyalahgunaan wewenang.

Dengan pengawasan yang diperketat, Inspektorat berharap seluruh ASN dapat lebih berhati-hati dalam menggunakan fasilitas negara, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah tetap terjaga.

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura
Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura
Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026
Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik
Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757
Hari Jadi Sumenep ke-757, Cak Fauzi Dorong Gotong Royong Jadi Kekuatan Pembangunan
Fajar Baru Kamtibmas Probolinggo: Lepas AKBP Rico dengan Pendekatan Humanis, Sambut AKBP Lucky dengan Sinergi
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:14 WIB

JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB