Mudik Nyentrik Warga Pemalang Gunakan Kostum Helm Predator

Kamis, 19 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang- Mudik atau pulang kampung menjadi momen yang paling dinantikan saat libur Lebaran tiba, Selain merawat kenangan dan bersilaturahmi dengan keluarga, sanak saudara dan teman masa kecil, perjalanan mudik juga menjadi pengalaman berkesan karena hanya terjadi setahun sekali.

Hal inilah yang dilakukan oleh Muhammad Haikal Ali (41 ) pria asal Desa Walangsanga Kecamatan Warungpring Pemalang, Jawa Tengah. Demi menambah keseruan dan mengikuti tren media sosial, bapak dua anak ini nekat mudik dari Tangerang menuju tanah kelahirannya, dengan mengenakan kostum karakter Predator.

Tak tanggung-tanggung, ia juga berencana nantinya kembali ke Tangerang dengan kostum yang sama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Haikal merupakan anggota komunitas Helm Predator Indonesia. Ia mengaku tidak merasa malu memakai kostum dari karakter film laga tersebut karena wajahnya tertutup topeng. Meski tampak tebal, ia menyebut kostum tersebut justru tidak membuatnya merasa gerah.

“Perjalanan dari Tangerang Selatan ke Kecamatan Warungpring Pemalang, saya lakukan dengan memakai kostum Predator karena saya memang suka. Saya sudah mengenakan kostum Predator sejak 2018 dan menjadi anggota komunitas sejak 2016,” ujar Haikal melalui sambungan teleponnya, pada Kamis ( 19/3 ).

Dirinya mengaku keberangkatan mudik kali ini dengan 10 anggota dan anak istri termasuk di dalamnya,

“Saya start mudik kemarin habis isya dan sampai kampung sore ini, berarti waktu tempuh 2 hari 1 malam, karena ada macet paruh di jalur Bekasi – Subang,” imbuh Haikal.

Ia menambahkan,komunitas Helm Predator Indonesia tersebar di berbagai kota di Indonesia. Meski banyak komentar negatif dan positif yang datang dari masyarakat, ia tetap konsisten karena menikmati hobi tersebut.

“Kalau panas justru adem, malah lebih nyaman di malam hari. Ada saja yang bilang norak, tapi banyak juga yang kasih jempol di jalan,” tambahnya.

Ia mengendarai sepeda motor bersama anak laki-lakinya yang berusia 13 tahun. Perjalanan tersebut menghabiskan sekitar Rp120 ribu untuk bensin, dengan beberapa kali istirahat di perjalanan.

“Saya mudik pakai motor dengan kostum Predator ini sudah sejak tahun 2018. Tapi saya tidak selalu memakainya sepanjang perjalanan, hanya di momen-momen tertentu saja,” imbuhnya.

Meski begitu, Haikal mengakui bahwa mengenakan kostum tersebut secara penuh tidak bisa dilakukan terus-menerus karena suhu tubuh bisa meningkat dan menimbulkan rasa tidak nyaman.

“Ya, kostum hanya dipakai saat di jalan saja, selebihnya saya lepas. Tapi tetap seru karena jadi pusat perhatian,” pungkasnya. ( Ragil).

Berita Terkait

Lahan SAE Berbuah, Lapas Kendal Panen 8 Ton
Satu Per Satu Aksi Gelapnya Terbongkar, Endang Dasawisatra Jadi DPO
Hari ke-16 TMMD ke-129 Kodim 0210/TU, Pembukaan Jalan Sijarango–Pusuk 2 Hutari Tembus 83,02 Persen, Akses Ekonomi Warga Kian Dekat
APTRI Ancam Gelar Aksi di Istana Jika Pemerintah Tak Segera Naikkan HPP Gula 16.875/kg
LPKAN Jatim Prihatin Nasib Petani Tembakau, Dukung Penindakan Rokok Ilegal dan Minta Pemerintah Jangan Salah Ambil Kebijakan
Diperiksa Belasan Jam oleh KPK, Kadisdikpora Pemalang Dipulangkan, Tak Ikut Dibawa ke Jakarta
Launching Posyandu 6 Bidang SPM, Gresik Perluas Pelayanan Terpadu hingga Desa di Bawean
Lapas Kendal Fasilitasi Peninjauan Ruang Sidang Daring oleh Pengadilan Negeri

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:32 WIB

Lahan SAE Berbuah, Lapas Kendal Panen 8 Ton

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Satu Per Satu Aksi Gelapnya Terbongkar, Endang Dasawisatra Jadi DPO

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:58 WIB

Hari ke-16 TMMD ke-129 Kodim 0210/TU, Pembukaan Jalan Sijarango–Pusuk 2 Hutari Tembus 83,02 Persen, Akses Ekonomi Warga Kian Dekat

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:49 WIB

APTRI Ancam Gelar Aksi di Istana Jika Pemerintah Tak Segera Naikkan HPP Gula 16.875/kg

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:01 WIB

LPKAN Jatim Prihatin Nasib Petani Tembakau, Dukung Penindakan Rokok Ilegal dan Minta Pemerintah Jangan Salah Ambil Kebijakan

Berita Terbaru