Skandal Anggaran Hampir Setengah Miliar: LKPP 2026 Catat Paket Dispopar Probolinggo Tanpa Rincian

Rabu, 1 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Anggaran ratusan juta rupiah kembali menjadi sorotan. Kali ini, publik dibuat bertanya-tanya dengan paket pengadaan milik Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Probolinggo yang tercatat dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) LKPP tahun anggaran 2026.

Bukan tanpa alasan. Dalam data tersebut, tercantum paket belanja jasa penyelenggaraan acara dengan nilai mencapai Rp400 juta.

Namun yang menjadi polemik, judul paket dinilai terlalu umum—tanpa penjelasan detail mengenai jenis kegiatan yang akan dilaksanakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini langsung memicu tanda tanya besar: anggaran ratusan juta itu sebenarnya untuk kegiatan apa.

Di tengah tuntutan transparansi penggunaan APBD, publik menilai informasi tersebut seharusnya dibuka sejak awal. Terlebih, hak masyarakat untuk mengetahui penggunaan anggaran telah dijamin dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dispopar Kota Probolinggo, Muhamad Abas, menegaskan bahwa penggunaan judul paket yang bersifat umum pada tahap perencanaan tidak melanggar aturan.


Menurutnya, rincian kegiatan akan dijabarkan dalam dokumen teknis seperti Kerangka Acuan Kerja (KAK) dan spesifikasi pada tahap berikutnya.

“Penawaran dilakukan melalui e-Katalog berdasarkan produk jasa, bukan dari judul paket di SiRUP,” ujarnya.

Namun penjelasan tersebut belum mampu meredam kecurigaan publik. Justru, minimnya rincian di tahap awal dinilai berpotensi menutup ruang pengawasan masyarakat.

Jika judul paket saja tidak jelas, bagaimana publik bisa memastikan bahwa anggaran tersebut digunakan secara tepat dan sesuai kebutuhan.

Kritik pun datang dari kalangan masyarakat sipil. Perwakilan Aliansi Madura Indonesia (AMI) Probolinggo menilai sikap tersebut mencerminkan kurangnya keterbukaan pejabat publik.

“Kalau memang tidak ada yang ditutup-tutupi, kenapa tidak dijelaskan sejak awal? Ini uang rakyat, bukan uang pribadi,” tegasnya.

Ia menambahkan, transparansi bukan hanya soal laporan akhir, melainkan harus dimulai sejak tahap perencanaan agar masyarakat dapat ikut mengawasi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan rinci terkait spesifikasi kegiatan dari paket bernilai hampir setengah miliar rupiah tersebut.

Publik pun kini menunggu, apakah ini sekadar persoalan teknis, atau ada hal yang memang sengaja disamarkan.

 

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

591 Santri Nikmati Kapal Gratis KMP Munggiyang Hulalo, Bukti Nyata Kepedulian Bupati Achmad Fauzi
Persit KCK Sumenep Tabur Bunga, Teguhkan Janji Pengabdian pada Bangsa
Sumenep Tancap Gas: Ekonomi Semakin Maju, Kemiskinan Semakin Menurun
ASN Sumenep Go Green: Hemat Energi Lewat Bike to Work
Tujuh Fraksi DPRD Sumenep Laporkan Aspirasi Warga, Dorong Pembangunan dan Ekonomi Lokal
Pemdes Pangarangan Sumenep Salurkan Bantuan Pangan kepada 250 Warga, Miskun Legiyono: Bantuan Diharap Tepat Guna
Anggota DPRD Sumenep Fraksi NasDem Apresiasi Mudik Gratis, Harapkan Inovasi Berkelanjutan di Tahun Mendatang
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep Gagas Raperda Perlindungan Anak di Ranah Digital

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 15:09 WIB

591 Santri Nikmati Kapal Gratis KMP Munggiyang Hulalo, Bukti Nyata Kepedulian Bupati Achmad Fauzi

Rabu, 1 April 2026 - 21:54 WIB

Persit KCK Sumenep Tabur Bunga, Teguhkan Janji Pengabdian pada Bangsa

Selasa, 31 Maret 2026 - 23:43 WIB

Sumenep Tancap Gas: Ekonomi Semakin Maju, Kemiskinan Semakin Menurun

Selasa, 31 Maret 2026 - 23:01 WIB

ASN Sumenep Go Green: Hemat Energi Lewat Bike to Work

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:11 WIB

Tujuh Fraksi DPRD Sumenep Laporkan Aspirasi Warga, Dorong Pembangunan dan Ekonomi Lokal

Berita Terbaru

Sekda Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra, saat memberikan sambutan pada Konkerkab I Persatuan Guru Republik Indonesia Sumenep 2026.

PENDIDIKAN

Sekda Sumenep: Konkerkab PGRI Kunci Lahirkan SDM Unggul

Kamis, 2 Apr 2026 - 12:15 WIB