Sumenep – Di tengah kondisi ekonomi yang masih terasa menekan, Pemerintah Desa Pangarangan menyalurkan bantuan kebutuhan pokok kepada 250 penerima manfaat. Bantuan berupa beras dan Minyak Kita ini diharapkan mampu sedikit meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Setiap penerima memperoleh 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng yang diperuntukkan selama dua bulan, yakni Januari dan Februari. Penyaluran dilakukan secara tertib dengan melibatkan perangkat desa agar bantuan tepat sasaran.

Kepala Desa Pangarangan, Miskun Legiyono, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap kondisi warganya yang masih menghadapi tekanan kebutuhan pokok.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami memahami kondisi masyarakat saat ini. Kebutuhan terus berjalan, sementara tidak semua penghasilan warga stabil. Karena itu, bantuan ini kami salurkan untuk membantu mencukupi kebutuhan dasar selama dua bulan,” ujarnya.
Miskun berharap, bantuan beras dan minyak tersebut benar-benar dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat penerima, terutama untuk menjaga ketahanan kebutuhan pangan keluarga.
“Harapan kami, bantuan ini bisa sedikit meringankan beban warga dan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kebutuhan sehari-hari. Semoga ke depan kondisi ekonomi semakin membaik dan masyarakat bisa lebih sejahtera,” tambahnya.
Suasana penyaluran berlangsung lancar dan tertib. Warga tampak antusias mengikuti proses distribusi. Bagi sebagian penerima, bantuan ini menjadi penopang penting di tengah harga bahan pokok yang masih fluktuatif.
Pemdes Pangarangan memastikan bahwa seluruh penerima telah melalui proses pendataan dan verifikasi, sehingga bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.







