Cetak SDM Maritim Siap Kerja, 150 Warga Bawean Ikuti DPM Poltekpel Surabaya

Senin, 18 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAWEAN — Penguatan sumber daya manusia (SDM) maritim di Pulau Bawean terus dipacu. Sebanyak 150 warga mengikuti Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Program BST, AFF, dan SAT Angkatan III Tahun 2026 yang digelar Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Bawean bersama Politeknik Pelayaran Surabaya.

 

Pembukaan berlangsung di Aula Gedung KPN Nusa Indah Bawean, Kecamatan Sangkapura, Senin (18/5/2026), ditandai dengan penyematan tanda peserta sebagai simbol dimulainya pelatihan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Mengusung tema “Together To Give The Best,” program ini secara spesifik menyasar masyarakat yang terhubung dengan sektor transportasi laut—dengan tujuan jelas: mencetak tenaga kerja maritim yang kompeten, bersertifikat, dan siap terserap di dunia kerja.

 

Selama pelatihan, peserta dibekali materi keselamatan pelayaran, keterampilan teknis dasar kemaritiman, hingga kompetensi kerja aplikatif. Pembekalan diberikan langsung oleh narasumber Politeknik Pelayaran Surabaya, yakni Dimas Yanuar Istanto, Azis Nugroho, dan Mochamad Zainuddin.

 

Kegiatan ini dihadiri Kepala KUPP Kelas III Bawean beserta jajaran, perwakilan Direktur Politeknik Pelayaran Surabaya, Ketua Pelaksana DPM Angkatan III Tahun 2026, Camat Sangkapura dan Tambak, unsur TNI-Polri, BMKG, Dinas Perhubungan, hingga stakeholder kemaritiman lainnya.

 

Kepala KUPP Kelas III Bawean, Pajudin, S.AP., M.AP., menegaskan bahwa DPM merupakan instrumen strategis Kementerian Perhubungan dalam meningkatkan kualitas SDM pelayaran, khususnya di wilayah kepulauan.

 

“Program ini tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membekali peserta dengan keterampilan dan pengalaman yang relevan dengan kebutuhan industri,” tegasnya.

 

Sejak pertama digelar pada 2023, DPM di Bawean terus menunjukkan dampak signifikan. Total peserta hingga 2026 telah mencapai 1.014 orang, dengan rincian 297 peserta (2023), 567 peserta sepanjang 2024, dan 150 peserta pada 2026.

 

“Ini bukti bahwa minat dan kebutuhan masyarakat terhadap sektor maritim sangat tinggi. Ke depan, kami berharap kuota terus ditingkatkan,” ujarnya.

 

Melalui program ini, peserta akan mengantongi tiga sertifikat kompetensi pelayaran—BST, AFF, dan SAT—yang menjadi syarat penting untuk masuk ke dunia kerja sektor maritim.

 

Lebih dari sekadar pelatihan, DPM menjadi pintu masuk bagi masyarakat Bawean untuk meningkatkan daya saing di industri pelayaran yang semakin kompetitif.

Pajudin juga menekankan, keberhasilan program ini tidak lepas dari sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga tokoh masyarakat dan pondok pesantren.

 

Antusiasme peserta tampak sejak hari pertama. Bagi mereka, DPM bukan sekadar pelatihan, tetapi peluang nyata memperbaiki masa depan.

“Sangat membantu kami untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapan kerja,” ujar salah satu peserta, Najih Olwan Islami.

Melalui DPM, Politeknik Pelayaran Surabaya menegaskan perannya dalam pemberdayaan masyarakat kepulauan sekaligus memperkuat posisi Bawean sebagai bagian penting dalam ekosistem maritim nasional.

Berita Terkait

2026 Jadi Tahun Lompatan Besar, RSUD Moh. Anwar Sumenep Perkuat Fasilitas dan Digitalisasi Layanan Kesehatan
Polemik Dugaan Dapur MBG di Lombok Timur, Aktivis KAMMI Minta Tata Kelola Program Lebih Transparan 
Pemprov Jabar Matangkan Skema Jaminan Nutrisi Bumil dan Soroti Ancaman Gawai pada Anak
Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun
MPLS Ramah UPT SD Negeri 358 Gresik Tanamkan Karakter Peduli Bumi
Sinergi Dunia Usaha dan Lapas Pamekasan, CV Ayunda Siapkan Warga Binaan Siap Kerja dan Berwirausaha
Sempat Viral di Media Sosial, Unit PPA Polres Pemalang Bergerak Tangani Aduan Perempuan Muda
93.357 Jiwa di Kabupaten Pemalang Terancam Krisis Air

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 17:01 WIB

2026 Jadi Tahun Lompatan Besar, RSUD Moh. Anwar Sumenep Perkuat Fasilitas dan Digitalisasi Layanan Kesehatan

Senin, 20 Juli 2026 - 13:04 WIB

Polemik Dugaan Dapur MBG di Lombok Timur, Aktivis KAMMI Minta Tata Kelola Program Lebih Transparan 

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:55 WIB

Pemprov Jabar Matangkan Skema Jaminan Nutrisi Bumil dan Soroti Ancaman Gawai pada Anak

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:08 WIB

Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:00 WIB

MPLS Ramah UPT SD Negeri 358 Gresik Tanamkan Karakter Peduli Bumi

Berita Terbaru