Kapolres Sumenep Turun Lumpur, Pimpin Gerakan Cepat Tanam Lawan El Nino

Senin, 13 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto bersama jajaran TNI, DKPP, dan petani melakukan penanaman padi dan jagung hibrida secara simbolis di Desa Legung Barat, Kecamatan Batang-Batang, sebagai bagian dari Gerakan Percepatan Tanam menghadapi El Nino.

Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto bersama jajaran TNI, DKPP, dan petani melakukan penanaman padi dan jagung hibrida secara simbolis di Desa Legung Barat, Kecamatan Batang-Batang, sebagai bagian dari Gerakan Percepatan Tanam menghadapi El Nino.

Sumenep — Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan dan mengantisipasi dampak fenomena El Nino, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., turun langsung ke lahan pertanian dalam Gerakan Percepatan Tanam Padi dan Jagung Hibrida di Desa Legung Barat, Kecamatan Batang-Batang, Senin (13/04/2026) pagi.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis lintas sektor yang melibatkan unsur kepolisian, TNI, pemerintah daerah, hingga kelompok tani, guna mendorong percepatan masa tanam dan menjaga stabilitas produksi pangan di Kabupaten Sumenep.

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran DKPP Sumenep, TNI Kodim 0827 Sumenep, Danyon TP, pemerintah kecamatan, penyuluh pertanian, serta perwakilan Kementerian Pertanian. Para petani dan Gapoktan setempat turut ambil bagian sebagai pelaku utama di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penanaman dilakukan secara simbolis oleh Kapolres Sumenep bersama rombongan dan petani, sebagai bentuk nyata kolaborasi menghadapi tantangan perubahan iklim yang berpotensi mengganggu produksi pertanian.

Selain agenda tanam, kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan santunan kepada lima anak yatim sebagai wujud kepedulian sosial kepada masyarakat sekitar.

Dalam laporan teknis, disebutkan bahwa tahap pertama penanaman telah mencakup 53 hektare lahan, sementara tahap lanjutan direncanakan untuk pengembangan padi dan jagung dalam skala lebih terukur.

Namun, petani masih menghadapi kendala seperti keterbatasan sumber air dan gangguan kualitas irigasi akibat pencemaran.

Kapolres Sumenep menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menjaga ketahanan pangan daerah.

“Percepatan tanam ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan antara aparat dan masyarakat.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Polresta Tuban Berbenah, Sejumlah Pejabat Utama Mendapat Tugas Baru
Perkuat Kemitraan Polri dan Ulama, Kapolresta Sumenep Silaturahmi ke Ponpes Assadad
Sambung Roso di Rubaru, Kapolresta Sumenep Ajak 11 Kades dan Tokoh Masyarakat Perkuat Kamtibmas
Satlantas Polresta Sumenep Hadirkan Pelayanan Publik Malam Hari di MCF 2026, Bupati dan Kapolresta Turun Langsung ke Stan
Bupati Sumenep Sambangi Stan Polresta, Tinjau Layanan Pajak hingga Informasi Kepolisian
Sabu Ditemukan di Atas Kursi, Pria Asal Manding Diciduk
Ketum DPP GMNI Soroti Ancaman Disintegrasi: Pastikan Tak Ada Daerah Merasa Ditinggalkan Negara
Polresta Sumenep Bongkar Dugaan Peredaran Okerbaya

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 18:56 WIB

Polresta Tuban Berbenah, Sejumlah Pejabat Utama Mendapat Tugas Baru

Selasa, 1 September 2026 - 01:28 WIB

Perkuat Kemitraan Polri dan Ulama, Kapolresta Sumenep Silaturahmi ke Ponpes Assadad

Selasa, 1 September 2026 - 01:24 WIB

Sambung Roso di Rubaru, Kapolresta Sumenep Ajak 11 Kades dan Tokoh Masyarakat Perkuat Kamtibmas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 22:34 WIB

Satlantas Polresta Sumenep Hadirkan Pelayanan Publik Malam Hari di MCF 2026, Bupati dan Kapolresta Turun Langsung ke Stan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:24 WIB

Bupati Sumenep Sambangi Stan Polresta, Tinjau Layanan Pajak hingga Informasi Kepolisian

Berita Terbaru