Dinkes Probolinggo Perkuat Kapasitas Pelaku IRTP Melalui Bimtek Keamanan Pangan

Kamis, 16 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Kesehatan Probolinggo memberikan pembekalan kepada pelaku IRTP melalui Bimtek Keamanan Pangan guna menjamin produk pangan yang aman dikonsumsi.

Dinas Kesehatan Probolinggo memberikan pembekalan kepada pelaku IRTP melalui Bimtek Keamanan Pangan guna menjamin produk pangan yang aman dikonsumsi.

PROBOLINGGO – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo kembali menyelenggarakan hari kedua Bimbingan Teknis (Bimtek) Keamanan Pangan bagi para pelaku Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) di Ruang Bougenvile, Rabu (15/04/2026).

Kegiatan ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menjamin kualitas dan keamanan produk pangan yang beredar di masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo,dr.Hariawan Dwi Tamtomo menegaskan,Bimtek ini bertujuan untuk membekali para pelaku usaha dengan pemahaman mendalam mengenai prinsip-prinsip keamanan pangan yang wajib diterapkan di setiap lini produksi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Materi yang yang diberikan kepada peserta meliputi,kebersihan lingkungan kerja dan personel,Pengenalan sistem analisis bahaya dan pengendalian titik kritis dalam proses produksi.Strategi memitigasi risiko kontaminasi fisik, kimia, maupun biologis pada produk pangan”tegasnya

Kadinkes menjelaskan,Selain pembekalan materi, agenda hari kedua ini juga dimanfaatkan para pelaku IRTP untuk melengkapi dokumen administrasi sebagai syarat pengajuan Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT).

“Kerja sama antara pelaku usaha dan petugas Dinkes diperkuat dengan penentuan jadwal inspeksi kunjungan langsung ke rumah produksi. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa teori yang didapatkan saat bimtek dapat diimplementasikan secara nyata di lapangan”ujarnya

Dinas Kesehatan berharap melalui pembinaan berkelanjutan ini, para pelaku IRTP di Kabupaten Probolinggo mampu menghasilkan produk yang tidak hanya berdaya saing secara mutu, tetapi juga aman dikonsumsi. Hal ini diharapkan dapat memberikan perlindungan maksimal terhadap kesehatan masyarakat sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk lokal.

Penulis : Moch Sliihin

Berita Terkait

Menuju Probolinggo 2045, Dr. Aminuddin: Perencanaan Pembangunan Harus Berbasis Data, Bukan Tebakan
DLH Sumenep Jadikan WCD 2026 Momentum Bangun Kesadaran Lingkungan, 150 Peserta dari Berbagai Unsur Bersihkan Pantai Badur
Malam Ini, MEC 2026 Sumenep, Raja dan Sultan Nusantara Bakal Berdefile
Tak Sekadar Kejar Target Fisik, Dinkes Probolinggo Pastikan Mutu Layanan Kesehatan di Maron Berjalan Selaras
Saat Musik Melintasi Batas Negara Banyak Bunyik Republik Malaysia Siap Guncang Panggung ASH 2026 di Kaki Argopuro
Amanah Baru Salamet Supriyadi, Isi Kursi Kabag Perekonomian Sumenep yang Ditinggalkan Dadang
Camat, Sekcam hingga Pejabat RSUD Berganti, Wabup Sumenep Titip Pesan Soal Amanah dan Pelayanan
Jinakkan Kusut Lalu Lintas Bromo: Dishub Probolinggo Siapkan Free Area dan Uji Kelaikan Massal Jeep Wisata

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 21:56 WIB

Menuju Probolinggo 2045, Dr. Aminuddin: Perencanaan Pembangunan Harus Berbasis Data, Bukan Tebakan

Minggu, 20 September 2026 - 21:19 WIB

DLH Sumenep Jadikan WCD 2026 Momentum Bangun Kesadaran Lingkungan, 150 Peserta dari Berbagai Unsur Bersihkan Pantai Badur

Sabtu, 19 September 2026 - 17:14 WIB

Malam Ini, MEC 2026 Sumenep, Raja dan Sultan Nusantara Bakal Berdefile

Sabtu, 19 September 2026 - 10:57 WIB

Tak Sekadar Kejar Target Fisik, Dinkes Probolinggo Pastikan Mutu Layanan Kesehatan di Maron Berjalan Selaras

Sabtu, 19 September 2026 - 10:55 WIB

Saat Musik Melintasi Batas Negara Banyak Bunyik Republik Malaysia Siap Guncang Panggung ASH 2026 di Kaki Argopuro

Berita Terbaru