PROBOLINGGO– Proses seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaskibraka) Kabupaten Probolinggo tahun 2026 resmi memasuki babak final.
Setelah melalui rangkaian penyaringan yang kompetitif sejak Maret lalu, sebanyak 76 siswa-siswi terbaik dinyatakan lolos sebagai calon anggota Paskibraka kabupaten, dengan dua pasangan terbaik diproyeksikan menuju tingkat provinsi.
Perjalanan seleksi tahun ini dimulai dengan antusiasme tinggi, di mana 352 pendaftar dari berbagai SLTA/MA/SMK sederajat di wilayah Barat, Tengah, dan Timur Probolinggo bersaing sejak pendaftaran daring dibuka pada 2-15 Maret 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Probolinggo,Hari Kriswanto menegaskan bahwa seluruh proses berjalan secara objektif dan bebas dari intervensi. “Kami tidak menerima titipan dari siapapun. Seleksi ini murni berdasarkan kemampuan siswa,” tegas Hari dalam keterangan tertulisnya.
Dari jumlah tersebut, 239 peserta berhasil melewati seleksi administrasi dan berlanjut ke Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) serta Tes Intelegensia Umum (TIU).
Memasuki tahap teknis pada 13 hingga 17 April 2026 di Balai Diklat BKPSDM Dringu, persaingan semakin mengerucut melalui sistem gugur yang transparan:
Diikuti 147 peserta, dengan 114 orang dinyatakan lulus.
Menyisakan 104 peserta.
Menjaring 96 peserta.
Menghasilkan 84 peserta.
Hingga menetapkan 76 peserta sebagai Calon Paskibraka Kabupaten Probolinggo.
Dari 76 peserta terpilih tersebut, panitia menetapkan dua pasang terbaik (2 putra dan 2 putri) untuk dikirim mewakili kabupaten di tingkat Provinsi Jawa Timur. Jika berhasil menunjukkan performa unggul, perwakilan ini berpeluang besar menembus formasi tingkat Nasional.

Hari menjelaskan,sebagai bentuk apresiasi dan dukungan, Pemerintah Kabupaten Probolinggo memastikan seluruh biaya pendaftaran hingga pembentukan tim tidak dipungut biaya (gratis). Peserta yang terpilih akan mendapatkan fasilitas lengkap, meliputi seragam, atribut, sepatu, serta bantuan transportasi senilai Rp750.000 yang disalurkan langsung melalui rekening masing-masing.
Melalui seleksi ini, generasi muda Probolinggo diharapkan tidak hanya sekadar menjadi pengibar bendera, tetapi juga menjadi simbol dedikasi dan prestasi yang mampu mengharumkan nama sekolah serta daerah di kancah yang lebih tinggi.
Penulis : Moch Solihin







