47 Anak Kademangan Terancam Kehilangan Masa Depan! Pemkot Probolinggo Gerak Cepat Lewat Sahabat ATS

Rabu, 22 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Suasana di Kantor Kelurahan Kademangan, Senin (20/4/2026), mendadak menjadi saksi kegelisahan besar yang selama ini tersembunyi di balik angka statistik. Pemerintah Kota Probolinggo secara tegas menyatakan: persoalan Anak Tidak Sekolah (ATS) kini sudah berada di titik yang tidak bisa lagi ditoleransi.

Melalui Gerakan Sinergi Aksi Holistik Berbasis Area Terpadu Pengentasan Anak Tidak Sekolah (Sahabat ATS), Pemkot Probolinggo mengirimkan pesan kuat—tak boleh ada satu pun anak yang kehilangan hak pendidikannya.

Pj. Sekretaris Daerah Kota Probolinggo, Dr. R. Suwigtyo, S.Sos., M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa keberadaan anak tidak sekolah adalah “alarm keras” bagi masa depan kota.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setiap anak yang tidak bersekolah adalah potensi yang hilang. Ini bukan sekadar angka, ini masa depan yang terancam,” tegasnya.

Data di Kelurahan Kademangan memperlihatkan kondisi yang mengkhawatirkan. Sebanyak 47 anak tercatat tidak bersekolah, dengan rincian 17 anak putus sekolah, 7 anak lulus namun tidak melanjutkan, serta 23 anak yang bahkan belum pernah mengenyam pendidikan sama sekali. Angka ini menjadi tamparan keras bagi semua pihak.

Gerakan Sahabat ATS hadir sebagai jawaban atas persoalan tersebut. Program ini tidak hanya berfokus pada pendataan, tetapi juga menyasar akar persoalan secara menyeluruh—mulai dari faktor ekonomi, pernikahan dini, hingga kondisi sosial dan psikologis anak.

Dengan pendekatan berbasis data akurat “by name by address”, pemerintah memastikan setiap intervensi tepat sasaran. Tidak ada lagi ruang untuk kebijakan yang salah arah.

Lebih jauh, gerakan ini menuntut kolaborasi lintas sektor. Camat, lurah, RT, RW hingga satuan pendidikan didorong menjadi garda terdepan dalam menemukan, mendampingi, dan mengembalikan anak-anak ATS ke bangku sekolah. Sekolah pun diminta membuka diri, menjadi “rumah kedua” yang ramah bagi mereka yang kembali belajar.

Program ini juga menjadi bagian dari strategi besar meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dengan mendorong kenaikan angka partisipasi sekolah dan lama sekolah, Pemkot Probolinggo menargetkan penguatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang pada 2025 telah mencapai 78,50—di atas rata-rata Jawa Timur.

Tak berhenti pada wacana, target konkret pun ditetapkan. Seluruh data ATS harus tuntas diverifikasi paling lambat akhir Mei 2026. Harapannya, anak-anak tersebut sudah bisa kembali mengikuti pembelajaran pada tahun ajaran baru Juli 2026.

“Ini kerja bersama. Kita tidak boleh menunggu, kita harus menjemput mereka. Pastikan tidak ada anak yang tertinggal,” tegas Pj. Sekda.

Gerakan Sahabat ATS bukan sekadar program administratif. Ia adalah gerakan moral, panggilan kemanusiaan, dan bukti bahwa masa depan generasi tidak boleh dibiarkan hilang begitu saja

Berita Terkait

Upaya Penyelundupan Handphone oleh Pengunjung Rutan Kelas 1 Jakpus Berhasil Digagalkan Petugas
Desak Transparasi RAT Puluhan Anggota Koperasi UKP DLH Pemalang Gandeng Pengacara 
Pembangunan Koperasi Merah Putih di Kompleks Makam Kuna Sutan Nasinok Menuai Penolakan Ahli Waris
Ziarah HUT ke-81 TNI, Kodim 0827/Sumenep Kenang Jasa Pahlawan dan Teguhkan Pengabdian
Pondasi Koperasi Merah Putih Berdiri di Kompleks Makam Kuna Sutan Nasinok, Keturunan Keberatan
Bos CV Ayunda Menikahi Dian Mariana di Banyuwangi, Ribuan Tamu Dikejutkan Hadiah Umrah, 10 Oktober Resepsi Berlanjut di Pamekasan
Dugaan Kelalaian Medis di RSUD Waluyo Jati Kraksaan: Kuasa Hukum Soroti ‘Misteri’ 33 Jam Tanpa Visite Dokter Spesialis
SELESAI, TUNAI, TUNTAS

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 18:10 WIB

Upaya Penyelundupan Handphone oleh Pengunjung Rutan Kelas 1 Jakpus Berhasil Digagalkan Petugas

Selasa, 29 September 2026 - 18:08 WIB

Desak Transparasi RAT Puluhan Anggota Koperasi UKP DLH Pemalang Gandeng Pengacara 

Selasa, 29 September 2026 - 17:09 WIB

Pembangunan Koperasi Merah Putih di Kompleks Makam Kuna Sutan Nasinok Menuai Penolakan Ahli Waris

Selasa, 29 September 2026 - 14:06 WIB

Ziarah HUT ke-81 TNI, Kodim 0827/Sumenep Kenang Jasa Pahlawan dan Teguhkan Pengabdian

Selasa, 29 September 2026 - 13:31 WIB

Pondasi Koperasi Merah Putih Berdiri di Kompleks Makam Kuna Sutan Nasinok, Keturunan Keberatan

Berita Terbaru