Cegah Abrasi, Mahapala Unira dan Sispala Tanam 500 Mangrove di Pamekasan

Jumat, 24 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN — Momentum Hari Bumi dimanfaatkan Mahapala Unira dengan menggelar aksi nyata pelestarian lingkungan. Bersama Siswa Pecinta Alam (Sispala) se-Pamekasan, mereka menanam 500 bibit mangrove di pesisir Desa Ambat, Kecamatan Tlanakan.

Aksi ini dilakukan sebagai respons atas kondisi pesisir yang dinilai rentan terhadap abrasi. Ketua Umum Mahapala Unira, Hendri Hermawan, mengatakan bahwa penanaman mangrove menjadi langkah konkret untuk menjaga garis pantai.

“Kami ingin mengambil peran nyata dalam menjaga lingkungan, terutama di kawasan pesisir yang rawan abrasi,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini juga melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) dan perwakilan pemuda daerah. Kehadiran lintas komunitas ini memperkuat semangat kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Perwakilan Pokmaswas, Basid, menegaskan pentingnya keberlanjutan gerakan lingkungan agar tidak berhenti pada satu kegiatan saja. “Harapannya, ini menjadi awal dari kepedulian yang terus berlanjut,” katanya.

Sementara itu, Nur Faisal menilai mangrove memiliki peran penting sebagai pelindung alami pesisir dari abrasi dan gelombang laut.

“Mangrove adalah sabuk hijau yang menjaga daratan. Menanamnya berarti menjaga masa depan pesisir,” ujarnya.

Melalui penanaman 500 bibit mangrove ini, Mahapala Unira berharap muncul kesadaran kolektif masyarakat untuk terus menjaga ekosistem pesisir, sekaligus memperkuat upaya pelestarian lingkungan secara berkelanjutan di Pamekasan.

Berita Terkait

Forum Pedagang Kaki Lima Kabupaten Kebumen Resmi Deklarasi, Siap Perjuangkan Aspirasi Pedagang
Merajut Asa di Balik Jeruji: WBP Perempuan Rutan Pemalang Sulap Benang Jadi Karya Bernilai Ekonomi
Dari Ruang Kelas ke Lahan Hijau, Kepala SMP di Pemalang Raup Jutaan Rupiah dari Kangkung Organik
Kehadiran KPK dan Kejaksaan dalam SPMB Disorot, BPI KPNPA RI Bogor: Jangan Sampai Pendampingan Timbulkan Rasa Takut 
Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Perekat Kebersamaan, Kodim 0210/TU Dekatkan Diri dengan Warga
Antrean Mengular, SPBU 5483504 Lombok Tengah Tetap Layani Pembelian Pertalite Pakai Botol Plastik
Himpunan Mahasiswa Prodi Manajemen UNIMUGO Sukses Gelar MANAFERA FUTSAL CUP 2026, Ajang Futsal Pelajar Se-Jateng DIY Berlangsung Meriah
Pelatihan Startup Bisnis di STMIK Tazkia Bogor: Mahasiswa Belajar Bangun Bisnis Digital Langsung dari Nol

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:52 WIB

Merajut Asa di Balik Jeruji: WBP Perempuan Rutan Pemalang Sulap Benang Jadi Karya Bernilai Ekonomi

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:35 WIB

Dari Ruang Kelas ke Lahan Hijau, Kepala SMP di Pemalang Raup Jutaan Rupiah dari Kangkung Organik

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:31 WIB

Kehadiran KPK dan Kejaksaan dalam SPMB Disorot, BPI KPNPA RI Bogor: Jangan Sampai Pendampingan Timbulkan Rasa Takut 

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:02 WIB

Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Perekat Kebersamaan, Kodim 0210/TU Dekatkan Diri dengan Warga

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:38 WIB

Antrean Mengular, SPBU 5483504 Lombok Tengah Tetap Layani Pembelian Pertalite Pakai Botol Plastik

Berita Terbaru