Terjadi Lagi Laka Lantas di Jalur Pantura, Anggota DPR -RI Ingatkan Polres dan Lantas Terapkan Aturan Truk Sumbu 3

Sabtu, 25 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang – Jalur Pantura Comal Pemalang kembali memakan korban jiwa,kali ini seorang ibu yang diboncengkan anaknya mengendarai sepeda motor meninggal dunia,setelah sebelumnya sempat menjalani perawatan dan anaknya selamat, akibat kendaraan yang dinaikinya jatuh di tengah jalan lalu melintas kendaraan truk dari arah barat menuju ke timur dan kecelakaan pun tidak bisa dihindari di jalan raya Ambo wetan, kecamatan ulujami, Pemalang Jawa Tengah.

Beberapa hari sebelumnya tepatnya tanggal 21 April 2026 juga terjadi laka lantas antara Coltdiseel dengan Truk Trailer menyebabkan korban jiwa,

Padahal aturan larangan truk sumbu 3 atau lebih melintas di Jalur Pantura Pemalang–Pekalongan–Batang sudah resmi diberlakukan secara efektif sejak 1 Agustus 2025 tahun kemarin, Pembatasan ini berlaku setiap hari mulai pukul 05.00 hingga 21.00 WIB untuk meningkatkan keselamatan dan mengurangi kepadatan lalu lintas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akan tetapi kenyataan di lapangan masih banyak kendaraan yang masuk kategori sumbu 3 sampai hari ini, masih banyak yang melintas di Jalur Pantura antara Pemalang sampai Batang.

Rizal Bawazier, Anggota DPR -RI dari Dapil X Jawa Tengah yang meliputi Kabupaten Pemalang, Pekalongan, Batang dan Pekalongan kota pun merasa geram, dengan masih banyaknya pelanggaran truk sumbu 3 masih melintas di Jalur Pantura tersebut.

Menurut Rizal, aturan pembatasan yang sejatinya sudah diterbitkan Kementerian Perhubungan masih berjalan di tempat karena minimnya penindakan di lapangan.

“Pembatasan ini tidak akan berguna jika tidak ada konsolidasi dan aksi nyata,” tegas Rizal saat dikonfirmasi melalui sambungan teleponnya, pada Sabtu malam ( 25/4 ).

Rizal menyebut, Kapolres dan Dinas Perhubungan wajib turun tangan langsung melakukan sosialisasi dan razia di titik-titik rawan seperti exit tol Kandeman dan Exit Tol Gandulan Pemalang.

Rizal menilai, meski pemerintah telah memberikan insentif berupa diskon tol 20 persen, para pengusaha truk tetap enggan melaksanakan. *( Ragil)*

Berita Terkait

Pelantikan PGRI Ranting KKG Gugus III SD dan Halal Bihalal Perkuat Solidaritas Guru di Sangkapura
Kunjungi Ponpes Hasan Jufri, BI Gelar ERB 2026 di Bawean Gresik
Cegah Abrasi, Mahapala Unira dan Sispala Tanam 500 Mangrove di Pamekasan
Wabup Sumenep Dorong HMT Perkuat Peran Sosial dan Dakwah Digital di Tengah Masyarakat
Lapas Cipinang Perluas Akses Pendidikan bagi Warga Binaan
TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 Dibuka Bupati Pemalang
Unjuk Rasa Berujung Ricuh Disimulasikan di Depan Balaikota Tegal, Aparat Tunjukkan Kesiapsiagaan Penuh
Halal Bihalal DPD LASQI Kabupaten Bogor: Perkuat Silaturahmi dan Syiar Seni Religi

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 22:45 WIB

Terjadi Lagi Laka Lantas di Jalur Pantura, Anggota DPR -RI Ingatkan Polres dan Lantas Terapkan Aturan Truk Sumbu 3

Sabtu, 25 April 2026 - 13:13 WIB

Pelantikan PGRI Ranting KKG Gugus III SD dan Halal Bihalal Perkuat Solidaritas Guru di Sangkapura

Jumat, 24 April 2026 - 16:41 WIB

Kunjungi Ponpes Hasan Jufri, BI Gelar ERB 2026 di Bawean Gresik

Jumat, 24 April 2026 - 13:41 WIB

Cegah Abrasi, Mahapala Unira dan Sispala Tanam 500 Mangrove di Pamekasan

Jumat, 24 April 2026 - 09:57 WIB

Wabup Sumenep Dorong HMT Perkuat Peran Sosial dan Dakwah Digital di Tengah Masyarakat

Berita Terbaru