BEM Universitas Wiraraja Sumenep Gelorakan Jiwa Entrepreneur, Mahasiswa Didorong Lebih Kompetitif dan Berdaya Saing Tinggi

Sabtu, 2 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muhammad Romli, Ketua Generasi Emas Nusantara sekaligus Komisaris PT Sumekar (Perseroda).

Muhammad Romli, Ketua Generasi Emas Nusantara sekaligus Komisaris PT Sumekar (Perseroda).

SUMENEP – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Wiraraja tancap gas dalam mencetak mahasiswa berdaya saing tinggi. Melalui Workshop Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Kewirausahaan yang digelar pada Jumat, 2 Mei 2026 di Graha 1, kampus setempat disulap menjadi ruang lahirnya ide-ide segar dan semangat inovasi yang membara.

Kegiatan ini diikuti mahasiswa lintas program studi yang antusias menyerap ilmu dan strategi menghadapi persaingan, baik di ajang PKM tingkat nasional maupun di dunia usaha yang kian kompetitif. Workshop ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah serius BEM dalam membentuk karakter mahasiswa yang berani, kreatif, dan siap “bertarung” di dunia nyata.

Presiden Mahasiswa Universitas Wiraraja, Ibnu Al Jazary, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk komitmen nyata untuk mendorong mahasiswa keluar dari zona nyaman. Menurutnya, PKM bukan hanya soal lomba, tetapi tentang bagaimana mahasiswa ditempa menjadi pribadi yang inovatif dan mandiri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“PKM itu bukan sekadar kompetisi. Ini ruang pembelajaran yang membentuk mental, cara berpikir, dan keberanian mahasiswa untuk menciptakan sesuatu yang bernilai. Kami ingin mahasiswa tidak hanya jadi penonton, tapi pelaku yang siap bersaing,” tegasnya.

Suasana workshop semakin hidup dengan kehadiran narasumber inspiratif, Muhammad Romli, Ketua Generasi Emas Nusantara sekaligus Komisaris PT Sumekar (Perseroda). Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya pola pikir optimis dan lingkungan yang positif sebagai fondasi utama menuju kesuksesan.

“Optimisme itu bahan bakar. Kalau cara berpikir kita sudah negatif, maka langkah kita akan terhambat. Bangun circle yang sehat, yang saling dorong untuk maju. Lingkungan itu menentukan, apakah kita akan stagnan atau berkembang,” ujarnya dengan penuh semangat.

Tak kalah tajam, dosen Universitas Wiraraja, Baqir, memberikan “tamparan” motivasi kepada peserta. Ia menyoroti kebiasaan mahasiswa yang sering berhenti di tahap ide tanpa berani mengeksekusi.

“Ide besar tidak ada artinya kalau tidak diwujudkan. Banyak yang pintar bermimpi, tapi sedikit yang berani memulai. Kunci sukses itu ada pada keberanian bertindak dan konsistensi dalam proses,” ungkapnya lugas.

Workshop ini tidak hanya menyajikan teori, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk langsung berpikir kritis, menyusun gagasan, dan mengubah ide menjadi rencana nyata. Diskusi interaktif yang berlangsung menunjukkan tingginya semangat peserta dalam menggali peluang usaha yang inovatif dan relevan dengan perkembangan zaman.

Melalui kegiatan ini, BEM Universitas Wiraraja ingin menegaskan satu pesan kuat: mahasiswa tidak boleh hanya menjadi pencari kerja, tetapi harus berani menjadi pencipta peluang.

Di tengah persaingan global yang semakin ketat, hanya mereka yang kreatif, adaptif, dan berani yang akan mampu bertahan dan unggul.

Workshop PKM Kewirausahaan ini menjadi bukti bahwa kampus bukan sekadar tempat belajar teori, tetapi juga kawah candradimuka bagi lahirnya generasi muda yang siap mengubah ide menjadi aksi dan mimpi menjadi kenyataan.

Berita Terkait

Dr. Sri Roekminiati Ukir Capaian Sempurna, Lulus Doktor dengan IPK 4,00
Sakit Flu Tak Halangi Davina Raih Juara 3 FTBI, Pantiga Jaga Tradisi Prestasi Empat Tahun Berturut-turut
FTBI Sumenep 2026: Ketika Anak-Anak Menjadi Penjaga Bahasa Madura
Pendidikan dan Kemiskinan Madura Jadi Sorotan UTM, Pamekasan Disebut Tak Lagi Masuk Kabupaten Miskin
KKG PJOK Pasongsongan Perkuat Soliditas Guru Olahraga, Siapkan Pembinaan Bibit Sepak Bola
KKG PAI Kecamatan Pasongsongan Perkuat Profesionalisme Guru, dari Disiplin ASN hingga Harmoni dengan Kepala Sekolah
Pelajar SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong Medali Nasional hingga Internasional, AZ-Syahra Nastiti Ramadhani Ukir Prestasi di Bidang Matematika
Guru di Sumenep Didorong Mahir AI, PGRI POWER Wilayah 2 Gelar Workshop Digitalisasi Pembelajaran

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 10:49 WIB

Dr. Sri Roekminiati Ukir Capaian Sempurna, Lulus Doktor dengan IPK 4,00

Jumat, 25 September 2026 - 19:24 WIB

Sakit Flu Tak Halangi Davina Raih Juara 3 FTBI, Pantiga Jaga Tradisi Prestasi Empat Tahun Berturut-turut

Kamis, 24 September 2026 - 16:07 WIB

FTBI Sumenep 2026: Ketika Anak-Anak Menjadi Penjaga Bahasa Madura

Kamis, 24 September 2026 - 12:19 WIB

Pendidikan dan Kemiskinan Madura Jadi Sorotan UTM, Pamekasan Disebut Tak Lagi Masuk Kabupaten Miskin

Rabu, 23 September 2026 - 19:14 WIB

KKG PJOK Pasongsongan Perkuat Soliditas Guru Olahraga, Siapkan Pembinaan Bibit Sepak Bola

Berita Terbaru

Ilustrasi

DETIK ZONE

Petaka Jam Pelajaran: Siswa SMAN 1 Ambunten Tewas Tenggelam

Sabtu, 3 Okt 2026 - 00:06 WIB