Bikin Geleng-Geleng, Anggaran Pakaian Dinas Bupati dan Wabup Probolinggo Tembus Rp235 Juta

Selasa, 5 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pakaian dinas kepala daerah yang menjadi sorotan publik akibat nilainya mencapai ratusan juta rupiah.

Ilustrasi pakaian dinas kepala daerah yang menjadi sorotan publik akibat nilainya mencapai ratusan juta rupiah.

PROBOLINGGO– Pengadaan pakaian dinas Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo memicu sorotan publik. Pasalnya, anggaran yang dialokasikan untuk kebutuhan seragam kerja tersebut dinilai fantastis, yakni tembus ratusan juta rupiah.

Berdasarkan data yang dihimpun, paket bertajuk “Belanja alat/bahan untuk kegiatan kantor-perlengkapan dinas” pada sub kegiatan penyediaan pakaian dinas dan atribut kelengkapan kepala daerah dan wakil kepala daerah, dialokasikan pagu anggaran senilai Rp 235 juta.

Saat dikonfirmasi, Kepala Bagian Umum (Kabag) Setda Kabupaten Probolinggo, Yuanita, membenarkan adanya alokasi tersebut. Ia menjelaskan paket ini mencakup pengadaan berbagai jenis pakaian dinas beserta atributnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mulai dari seragam kerja harian Senin-Jumat, Pakaian Dinas Harian (PDH), Pakaian Sipil Harian (PSH), Pakaian Sipil Resmi (PSR), Pakaian Dinas Lapangan (PDL), hingga Pakaian Dinas Upacara (PDU) dan pakaian adat,” jelas Yuanita, Selasa (5/5/2026).

Namun, saat disinggung lebih rinci mengenai jumlah setelan pakaian dan atribut, Yuanita irit bicara. Ia enggan memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai detail rincian belanja pakaian yang memakan anggaran APBD hingga ratusan juta rupiah tersebut.

Tingginya alokasi anggaran ini menambah daftar panjang sorotan publik terhadap efisiensi anggaran belanja daerah.

Hingga berita ini diturunkan, transparansi mengenai jumlah setelan, bahan kain, maupun rincian harga satuan pakaian dinas tersebut masih dipertanyakan.

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

Menuju Probolinggo 2045, Dr. Aminuddin: Perencanaan Pembangunan Harus Berbasis Data, Bukan Tebakan
DLH Sumenep Jadikan WCD 2026 Momentum Bangun Kesadaran Lingkungan, 150 Peserta dari Berbagai Unsur Bersihkan Pantai Badur
Malam Ini, MEC 2026 Sumenep, Raja dan Sultan Nusantara Bakal Berdefile
Tak Sekadar Kejar Target Fisik, Dinkes Probolinggo Pastikan Mutu Layanan Kesehatan di Maron Berjalan Selaras
Saat Musik Melintasi Batas Negara Banyak Bunyik Republik Malaysia Siap Guncang Panggung ASH 2026 di Kaki Argopuro
Amanah Baru Salamet Supriyadi, Isi Kursi Kabag Perekonomian Sumenep yang Ditinggalkan Dadang
Camat, Sekcam hingga Pejabat RSUD Berganti, Wabup Sumenep Titip Pesan Soal Amanah dan Pelayanan
Jinakkan Kusut Lalu Lintas Bromo: Dishub Probolinggo Siapkan Free Area dan Uji Kelaikan Massal Jeep Wisata

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 21:56 WIB

Menuju Probolinggo 2045, Dr. Aminuddin: Perencanaan Pembangunan Harus Berbasis Data, Bukan Tebakan

Minggu, 20 September 2026 - 21:19 WIB

DLH Sumenep Jadikan WCD 2026 Momentum Bangun Kesadaran Lingkungan, 150 Peserta dari Berbagai Unsur Bersihkan Pantai Badur

Sabtu, 19 September 2026 - 17:14 WIB

Malam Ini, MEC 2026 Sumenep, Raja dan Sultan Nusantara Bakal Berdefile

Sabtu, 19 September 2026 - 10:57 WIB

Tak Sekadar Kejar Target Fisik, Dinkes Probolinggo Pastikan Mutu Layanan Kesehatan di Maron Berjalan Selaras

Sabtu, 19 September 2026 - 10:55 WIB

Saat Musik Melintasi Batas Negara Banyak Bunyik Republik Malaysia Siap Guncang Panggung ASH 2026 di Kaki Argopuro

Berita Terbaru