Di Tengah Efisiensi Anggaran, Pemdes Kapongan Tetap Sisihkan BLT-DD untuk Warga Miskin Ekstrem

Jumat, 8 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situbondo, Detikzone.id – Di saat banyak desa harus memutar otak akibat efisiensi Dana Desa tahun 2026, Pemerintah Desa Kapongan, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, justru menunjukkan keberpihakannya kepada warga paling rentan. Sebanyak 9 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) kategori miskin ekstrem dipastikan tetap menerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) yang dicairkan sekaligus untuk tiga bulan.

Penyaluran bantuan berlangsung di Balai Desa Kapongan, Jumat (8/5/2026), dengan pengawalan aparat desa, BPD, pendamping desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas. Suasana berlangsung tertib namun penuh haru, terutama saat sejumlah lansia menerima bantuan tunai sebesar Rp900 ribu per KPM.

Kepala Desa Kapongan, Hendro Adi Suryono menegaskan, keterbatasan anggaran bukan alasan untuk mengurangi perhatian terhadap masyarakat miskin ekstrem.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Anggaran boleh turun, tapi kepedulian kepada warga kecil tidak boleh ikut turun. Kami tetap prioritaskan mereka yang benar-benar membutuhkan. Karena itu bantuan kami rapel tiga bulan supaya dampaknya lebih terasa,” ujarnya.

Kebijakan tersebut diambil menyusul aturan baru dalam PMK Nomor 108 Tahun 2024 yang membatasi alokasi BLT-DD maksimal 15 persen dari total Dana Desa dan difokuskan hanya bagi kategori kemiskinan ekstrem. Kondisi itu membuat banyak desa harus melakukan penyesuaian anggaran secara ketat.

Meski demikian, Pemdes Kapongan tetap mengalokasikan dana agar bantuan sosial tetap berjalan. Penetapan penerima pun dilakukan melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) dan verifikasi berlapis bersama BPD agar tepat sasaran.

Ketua BPD Kapongan, Dedi Suherman memastikan pengawasan dilakukan sejak awal proses pendataan hingga penyaluran.

“Kami pastikan tidak ada titipan. Yang menerima memang warga yang kondisinya sangat memprihatinkan. BPD wajib mengawal agar bantuan tepat sasaran,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Kapongan, Roi Hidayat mengapresiasi langkah Pemdes Kapongan yang tetap memprioritaskan warga miskin ekstrem di tengah keterbatasan fiskal desa.

“Ini bukti Dana Desa masih berpihak kepada masyarakat bawah. Kapongan bisa menjadi contoh bagaimana anggaran yang terbatas tetap dikelola secara transparan dan menyentuh warga rentan,” katanya.

Bantuan tersebut langsung dirasakan manfaatnya oleh warga. Salah satu penerima, seorang janda lansia, mengaku bersyukur karena bantuan tiga bulan sekaligus sangat membantu kebutuhan sehari-hari.

“Alhamdulillah bisa buat beli beras dan kebutuhan cucu di rumah. Terima kasih pemerintah desa masih ingat orang kecil seperti kami,” tuturnya lirih.

Pendamping Desa Kapongan juga menilai skema rapel tiga bulan cukup efektif karena dapat mengurangi biaya transportasi warga saat pencairan dan memberi kesempatan bagi penerima untuk mengatur kebutuhan rumah tangga atau modal usaha kecil.

Dengan penyaluran yang berlangsung lancar dan kondusif, Pemdes Kapongan berharap bantuan tersebut mampu sedikit meringankan beban masyarakat di tengah harga kebutuhan pokok yang masih belum stabil.

Ke depan, Pemdes Kapongan berjanji akan terus membuka peluang program lain seperti ketahanan pangan dan padat karya agar warga miskin ekstrem tetap mendapat prioritas bantuan pemerintah desa.

 

Penulis : ANton

Berita Terkait

Komitmen Jadikan Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim sebagai Ruh Perjuangan, Hari ke-76 Detikzone Kembali Sasar Yatim-Lansia Sumenep
Semarak HUT RI ke-81, Sangkapura Gresik Gelar Lomba Baris Berbaris Pelajar
Semarak HUT RI ke-81, Warga RW 03 Kelurahan Bawang Kediri Tebar 8 Kwintal Lele, Ratusan Peserta Serbu Sungai Centong untuk Mancing Bareng
Di Tengah Keterbatasan Ekonomi, Hari ke-75 Program Sedekah Setiap Hari Detikzone.id Hadir untuk Janda Tua di Sumenep
Bang Ali Wujudkan Harapan Bocah Difabel Pasongsongan Sumenep, Keluarga Irsya: Semoga Allah Membalas Semua Kebaikannya
Di Hari Pramuka, Agus Sugianto Antar Irsya Menjemput Harapan di Pamekasan: Air Mata Haru Saat Kaki Palsu Mulai Mengajarkan Langkah Baru
Hari ke-74 Program Sedekah Setiap Hari, Detikzone.id Kembali Menyusuri Jejak Dhuafa di Tengah Kerasnya Perjuangan Hidup
Hari ke-73 Sedekah Setiap Hari di Sumenep, Detikzone.id Sasar Dhuafa Tak Berpenghasilan

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 17:44 WIB

Komitmen Jadikan Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim sebagai Ruh Perjuangan, Hari ke-76 Detikzone Kembali Sasar Yatim-Lansia Sumenep

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:31 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Sangkapura Gresik Gelar Lomba Baris Berbaris Pelajar

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:45 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Warga RW 03 Kelurahan Bawang Kediri Tebar 8 Kwintal Lele, Ratusan Peserta Serbu Sungai Centong untuk Mancing Bareng

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:38 WIB

Di Tengah Keterbatasan Ekonomi, Hari ke-75 Program Sedekah Setiap Hari Detikzone.id Hadir untuk Janda Tua di Sumenep

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:18 WIB

Bang Ali Wujudkan Harapan Bocah Difabel Pasongsongan Sumenep, Keluarga Irsya: Semoga Allah Membalas Semua Kebaikannya

Berita Terbaru