Keraton Sumenep Tak Sekadar Bangunan Tua, FSKN dan BPK Jatim Perkuat Upaya Pelestarian Budaya

Selasa, 12 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Judul Pilihan

FSKN Sumenep Sambut Tim BPK Jatim, Sejarah dan Warisan Keraton Mulai Dikupas Mendalam

Keraton Sumenep Jadi Sorotan, Tim BPK Jatim Turun Telusuri Jejak Sejarah dan Kondisi Warisan Budaya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

FSKN dan BPK Jatim Bahas Masa Depan Keraton Sumenep, Warisan Leluhur Diminta Tetap Terjaga

SUMENEP, Selasa (12/5/2026) – Upaya menjaga marwah sejarah dan warisan budaya Madura kembali mendapat perhatian serius. Forum Silaturahmi Kraton Nusantara (FSKN) Kasultanan Sumenep menerima kunjungan tim pengumpul data dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Jawa Timur untuk membahas perjalanan panjang sejarah Keraton Sumenep beserta kondisi warisannya hingga saat ini.

Pertemuan yang berlangsung hangat di kawasan Keraton Sumenep tersebut dipimpin langsung Ketua FSKN Kasultanan Sumenep, RBM Chairil Anwar Gondodiwiryo. Dalam diskusi itu, tim BPK Jatim melakukan wawancara mendalam terkait sejarah pemerintahan kerajaan, perkembangan budaya, hingga kondisi berbagai peninggalan bersejarah yang masih tersisa.

Chairil Anwar Gondodiwiryo menegaskan bahwa Keraton Sumenep bukan hanya simbol kekuasaan masa lalu, melainkan pusat peradaban dan kebudayaan Madura yang memiliki nilai sejarah tinggi.

“Keraton Sumenep bukan sekadar bangunan tua. Di dalamnya ada jejak perjalanan peradaban, budaya, seni, dan identitas masyarakat Sumenep yang harus dijaga bersama,” ujarnya.

Ia juga memaparkan berbagai kondisi peninggalan keraton, mulai dari bangunan bersejarah, benda pusaka, hingga tantangan pelestarian di tengah perkembangan zaman modern yang terus berubah.

Sementara itu, tim dari BPK Jawa Timur menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya dokumentasi sekaligus penguatan data kebudayaan di Jawa Timur, khususnya terkait eksistensi keraton dan cagar budaya.

“Penggalian informasi ini penting untuk mengetahui perkembangan kondisi Keraton Sumenep dari masa ke masa, termasuk langkah-langkah pelestarian warisan budaya agar tetap hidup di tengah perubahan zaman,” ungkap salah satu perwakilan tim BPK Jatim.

Kunjungan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat perhatian publik terhadap pelestarian sejarah lokal. Sebab, Keraton Sumenep dinilai memiliki kekayaan budaya yang tidak hanya menjadi kebanggaan Madura, tetapi juga bagian dari identitas budaya bangsa Indonesia.

Di tengah derasnya arus modernisasi, keberadaan Keraton Sumenep diharapkan tetap menjadi pusat edukasi sejarah, wisata budaya, sekaligus pengingat akan panjangnya perjalanan peradaban di ujung timur Pulau Madura.

Berita Terkait

Hari ke-31 Program Berbagi Setiap Hari Tanpa Jeda di Sumenep, Detikzone.id Bangun Peradaban Baru Lewat Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim
Pokmaswas Hijau Daun Santuni 50 Anak Yatim, PLN Nusantara Power Perkuat Komitmen Pelestarian Mangrove di Bawean Gresik
Genap Sebulan Menyalakan Asa! Hari Ke-30 Program Berbagi Setiap Hari Detikzone.id Kembali Santuni Abang Becak Sumenep sekaligus Dengarkan Jeritan Hatinya
Gema Sholawat dan Doa Anak Yatim, Cara Warga Kalibuntu Probolinggo Rawat Alam dan Tradisi
Hari ke-29 Berbagi Setiap Hari, Detikzone.id Santuni Abang Becak Sumenep yang Kerap Pulang Tanpa Membawa Uang
Santuni Ribuan Disabilitas, Kaum Dhuafa, dan Anak Yatim di Musola Ainun Pantai Badur Sumenep, Founder BIP H. Ali Zainal Abidin: Doakan Saya Sehat, Kekuatan Saya Ada Pada Kalian
Hampir Tak Pernah Sepi! Arinna Cafe & Resto Diserbu Pengunjung Sejak Buka hingga Malam, Iga Bakar dan Sop Buntut Bikin Ketagihan
Gratis untuk Semua! Kampung Semarak DRT di Manding Sumenep Hadirkan Pesta Rakyat Penuh Hiburan dan Sedekah
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:25 WIB

Hari ke-31 Program Berbagi Setiap Hari Tanpa Jeda di Sumenep, Detikzone.id Bangun Peradaban Baru Lewat Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:23 WIB

Pokmaswas Hijau Daun Santuni 50 Anak Yatim, PLN Nusantara Power Perkuat Komitmen Pelestarian Mangrove di Bawean Gresik

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:21 WIB

Genap Sebulan Menyalakan Asa! Hari Ke-30 Program Berbagi Setiap Hari Detikzone.id Kembali Santuni Abang Becak Sumenep sekaligus Dengarkan Jeritan Hatinya

Senin, 29 Juni 2026 - 17:58 WIB

Gema Sholawat dan Doa Anak Yatim, Cara Warga Kalibuntu Probolinggo Rawat Alam dan Tradisi

Senin, 29 Juni 2026 - 15:44 WIB

Hari ke-29 Berbagi Setiap Hari, Detikzone.id Santuni Abang Becak Sumenep yang Kerap Pulang Tanpa Membawa Uang

Berita Terbaru