SUMENEP, Jumat, 15/5/2026 – Sebuah perjalanan rujukan pasien dari Kecamatan Nonggunong menuju daratan Sumenep berubah menjadi momen menegangkan ketika perahu yang digunakan mengalami kerusakan di tengah laut.
Perjalanan itu bermula saat Vera Nur Alisa, perawat Puskesmas Nonggunong, menerima panggilan darurat untuk mendampingi pasien bernama Mas’ud, warga Sokarammi Paseser, yang harus segera dirujuk ke RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep karena kondisinya membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Tanpa menunggu pagi, proses rujukan langsung dilakukan. Sekitar pukul 17.30 WIB, Vera bersama tim menyiapkan pasien sebelum berangkat menuju Pelabuhan Sokarammi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun setibanya di lokasi, perjalanan yang dibayangkan berjalan normal ternyata harus menggunakan perahu nelayan sederhana untuk menyeberang menuju Pelabuhan Dungkek.
Di tengah suasana malam yang mulai gelap, pasien dipindahkan ke atas perahu dengan penuh kehati-hatian. Keluarga pasien ikut mendampingi, sementara Vera tetap berada di sisi pasien untuk memastikan kondisinya tetap stabil selama perjalanan laut.
Sekitar pukul 19.00 WIB, perahu mulai meninggalkan dermaga. Laut malam itu awalnya cukup tenang. Ombak tidak terlalu tinggi dan perjalanan berlangsung lancar.
Namun ketika berada di sekitar perairan dekat Pulau Gili Iyang, suasana mendadak berubah. Mesin kapal dimatikan setelah nahkoda mengetahui setir perahu mengalami kerusakan.
Perahu sempat terombang-ambing di tengah laut selama beberapa menit sementara awak kapal berusaha memperbaiki kerusakan tersebut. Di tengah kondisi itu, Vera tetap mendampingi pasien sambil menenangkan keluarga yang mulai cemas.
Beruntung, kerusakan akhirnya berhasil diatasi dan perjalanan kembali dilanjutkan menuju Pelabuhan Dungkek. Sekitar pukul 20.30 WIB, rombongan tiba dengan selamat sebelum pasien melanjutkan perjalanan menuju RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep.
Perjalanan tersebut menjadi gambaran tantangan yang dihadapi tenaga kesehatan di wilayah kepulauan. Di tengah keterbatasan sarana dan kondisi geografis, pelayanan kepada pasien tetap harus berjalan, bahkan dalam situasi yang penuh risiko dan ketidakpastian.
Penulis : Red







