SUMENEP, Sabtu, 16 Mei 2026 – Di tengah ramainya aktivitas pengunjung di Resto Lotus Sumenep, sebuah pertemuan kecil anak-anak muda kreatif dari Agensi Digital Marketing DRT Manajemen berlangsung dengan agenda yang cukup serius. Di tempat yang dikenal dengan aroma rempah dan sajian khas tersebut, mereka membahas penguatan arah pengembangan perusahaan ke depan.
Rapat digelar di Resto Lotus Sumenep, Jalan KH. Mansyur No.168, Pabean, di sela suasana restoran yang terus dipadati pengunjung. Aroma Tongseng Kambing Lotus dan Rawon Lotus yang menjadi menu andalan seolah menjadi latar alami dari diskusi tersebut.
Project Manager DRT Manajemen, Tufel, mengatakan pihaknya terus berupaya menata langkah agar agensi yang digerakkan anak-anak muda kreatif ini semakin terstruktur dan memiliki daya saing yang lebih kuat di bidang digital marketing.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menegaskan bahwa saat ini DRT Manajemen telah berkembang dan memiliki 20 karyawan yang aktif menjalankan berbagai lini kerja di dalam perusahaan.
“Harapan kami ke depan, DRT Manajemen bisa terus berkembang lebih besar dan stabil. Saat ini kami sudah memiliki 20 karyawan yang bekerja dan tumbuh bersama dalam satu tim,” ujar Tufel.
Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi langkah penting dalam perjalanan perusahaan, sekaligus dorongan untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar lebih adaptif terhadap perkembangan industri digital yang semakin cepat.
“Bagi kami, yang paling penting bukan hanya jumlahnya, tapi kekuatan tim dan semangat untuk terus berkembang bersama,” tambahnya.
Sementara itu, owner DRT Manajemen, Isol DRT, mengatakan bahwa perkembangan digital saat ini telah mengubah pola usaha secara signifikan, termasuk di daerah seperti Sumenep yang kini mulai bergerak menuju ekosistem bisnis berbasis teknologi.
Ia menegaskan bahwa transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan yang harus segera direspons oleh pelaku usaha agar tidak tertinggal dari kompetitor yang lebih dulu memanfaatkan platform digital.
“Perkembangan digital membuat pelaku usaha di Sumenep harus mulai beradaptasi dengan strategi pemasaran modern. Agency digital marketing hadir untuk membantu UMKM membangun branding, meningkatkan penjualan, dan memperluas pasar melalui media sosial secara lebih efektif,” jelasnya.
“Sekarang perilaku konsumen sudah berubah. Mereka mencari informasi, membandingkan produk, bahkan memutuskan pembelian lewat media sosial. Di sinilah peran digital marketing menjadi sangat penting,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Isol menjelaskan bahwa DRT Manajemen hadir bukan hanya sebagai penyedia jasa pemasaran digital, tetapi juga sebagai mitra pengembangan usaha yang mendampingi UMKM dari tahap awal hingga mampu membangun brand yang kuat dan berkelanjutan.
Ia menilai banyak pelaku usaha lokal memiliki potensi besar, namun masih membutuhkan pendampingan dalam hal strategi branding, konten digital, hingga pengelolaan media sosial yang konsisten dan profesional.
“Banyak usaha bagus di Sumenep, tapi belum maksimal di pemasaran digital. Tugas kami adalah menjembatani itu agar produk lokal bisa lebih dikenal luas, tidak hanya di daerah, tetapi juga ke luar kota bahkan nasional,” terangnya.
Isol juga menekankan pentingnya kolaborasi antara agency digital, pelaku UMKM, dan komunitas kreatif agar tercipta ekosistem yang saling menguatkan.
Menurutnya, perkembangan ekonomi digital akan lebih cepat jika seluruh pihak bergerak bersama dalam satu arah.
Dengan visi tersebut, DRT Manajemen diharapkan dapat terus menjadi bagian dari penggerak transformasi digital di Kabupaten Sumenep, sekaligus membuka lebih banyak peluang kerja dan ruang kreatif bagi generasi muda di daerah.
Sekadar diketahui, Resto Lotus Sumenep sendiri saat ini menjadi salah satu titik keramaian kuliner di Sumenep. Tidak hanya dikenal lewat menu andalannya seperti Tongseng Kambing Lotus dan Rawon Lotus, restoran ini juga menghadirkan pilihan menu yang sangat beragam dan lengkap.
Dengan ragam pilihan tersebut, Resto Lotus Sumenep kini bukan hanya sekadar tempat makan, tetapi juga ruang berkumpul yang cocok untuk keluarga, teman, hingga aktivitas bisnis di tengah kota Sumenep.
Di tengah dinamika itu, pertemuan DRT Manajemen menjadi gambaran kecil bagaimana anak-anak muda mulai membangun ekosistem kerja yang lebih profesional di tengah ruang-ruang usaha lokal yang terus berkembang.
Penulis : Redaksi







