TAMBAK — Pengurus Ranting (PR) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) se-Kecamatan Tambak masa khidmat 2026–2030 resmi dikukuhkan oleh Pengurus Cabang (PC) PGRI Tambak dalam kegiatan yang berlangsung khidmat di Aula Gusdur Islamiyah Tambak, Kecamatan Tambak, Kabupaten Gresik, Sabtu (23/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri para pengurus PGRI, kepala sekolah, guru, serta tamu undangan dari berbagai lembaga pendidikan di Kecamatan Tambak. Suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan tampak mewarnai jalannya acara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mewakili Camat Tambak, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Tambak, Supaji Alatas, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa di tengah perkembangan zaman, para guru dituntut mampu menjalani profesionalisme dengan mengikuti perkembangan digital dan teknologi pendidikan.
Menurutnya, tantangan dunia pendidikan saat ini semakin kompleks sehingga guru harus terus beradaptasi agar mampu menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan generasi masa kini.
Dalam sambutannya, ia juga berpesan tiga hal penting kepada seluruh pengurus dan anggota PGRI se-Kecamatan Tambak. Pertama, menjaga semangat kebersamaan dan solidaritas antar sesama guru agar organisasi tetap kuat dan harmonis.
Kedua, meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dalam menghadapi tantangan zaman, khususnya di era digital yang menuntut tenaga pendidik lebih kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Ketiga, menjaga marwah profesi guru sebagai sosok pendidik yang memiliki tanggung jawab moral dan menjadi teladan di tengah masyarakat.

Ia berharap dengan dikukuhkannya kepengurusan yang baru, profesionalisme guru di Kecamatan Tambak semakin meningkat seiring berkembangnya tantangan dunia pendidikan saat ini.
“PGRI harus sehat dan PGRI harus semangat. Dengan kebersamaan dan profesionalisme, kita bisa terus memajukan pendidikan,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua PC PGRI Kecamatan Tambak, Drs. Ali Wafah, M.M., menyampaikan bahwa pengukuhan pengurus ranting ini menjadi momentum penting untuk memperkuat solidaritas dan soliditas organisasi serta meningkatkan peran PGRI dalam memajukan dunia pendidikan.
Menurutnya, PGRI harus terus hadir sebagai wadah perjuangan nasib guru dan pengabdian para pendidik, sekaligus mempererat hubungan antar tenaga pendidik di Kecamatan Tambak.
Ia juga berharap kepengurusan yang baru mampu menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab serta menjaga kekompakan antar anggota demi kemajuan pendidikan di Kecamatan Tambak.
“Melalui kebersamaan dan semangat organisasi, PGRI harus menjadi rumah besar bagi para guru untuk terus berkembang, saling mendukung, dan memperjuangkan kualitas pendidikan yang lebih baik,” ujarnya.
Selain prosesi pengukuhan, kegiatan juga diisi dengan sosialisasi. Acara berlangsung lancar dan penuh semangat persaudaraan antar sesama tenaga pendidik.
Penulis : Abd Hamid







