Cetak SDM Konstruksi Berdaya Saing, DPUPR Probolinggo Genjot Sertifikasi Pekerja Level 4 dan 5

Rabu, 5 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Probolinggo bergerak cepat memperkuat kualitas pembangunan infrastruktur daerah. Langkah taktis ini diwujudkan dengan menggenjot kompetensi para pekerja lapangan lewat Pelatihan dan Uji Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi Jabatan Kerja Level 4 dan Level 5.Agenda krusial ini berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis (4-6/8/2026), bertempat di Kampoeng Kita Hotel & Resto, Desa Condong, Kecamatan Gading.Sebanyak 48 peserta digembleng secara intensif dalam kegiatan ini.

Mereka bukan pekerja sembarangan, melainkan para ujung tombak proyek di lapangan yang memegang berbagai jabatan vital. Mulai dari pelaksana lapangan pekerjaan gedung, personel keselamatan dan kesehatan kerja (K3), pelaksana pemeliharaan jalan, pelaksana operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi, pelaksana konstruksi SPAM, teknisi laboratorium beton, pengawas struktur bangunan gedung, hingga supervisor pengawas gedung bertingkat.

Untuk memastikan materi yang didapat berstandar tinggi, DPUPR menghadirkan para pakar dari Perkumpulan Ahli Keselamatan Konstruksi Indonesia (PAKKI) Jawa Timur dan Perkumpulan Konsultan Indonesia (PERKONINDO) Jawa Timur. Tak hanya itu, proses uji kompetensi dikawal langsung oleh asesor berpengalaman dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Tenaga Kerja Konstruksi Nasional serta LSP Kompetensi Konstruksi Mandiri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama pelatihan, atmosfer ruang kelas tampak dinamis. Para peserta dicekoki berbagai materi esensial, mulai dari penerapan regulasi K3 konstruksi, seni komunikasi dan koordinasi di lokasi proyek, hingga manajemen pengawasan yang mencakup penyusunan program, evaluasi, serta pelaporan.Selain aspek teknis pengawasan, materi penunjang seperti Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK), manajemen pemeliharaan irigasi, taktik penanganan darurat, hingga penyusunan laporan berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) juga dikupas tuntas.

 

Pembina Jasa Konstruksi Ahli Muda DPUPR Kabupaten Probolinggo, Cahyo Rachmad Dany, menegaskan bahwa peningkatan kompetensi ini merupakan kebutuhan mutlak yang tidak bisa ditawar lagi. Ritme pembangunan infrastruktur modern yang kian kompleks menuntut adaptasi teknologi dan metode kerja yang cepat.”Pembangunan infrastruktur yang semakin kompleks menuntut peningkatan kualitas sumber daya manusia konstruksi agar mampu mengikuti perkembangan teknologi dan metode kerja konstruksi modern,” ujar Cahyo di sela-sela kegiatan.

 

Cahyo menguraikan, kehadiran tenaga kerja yang mengantongi sertifikat resmi memiliki nilai strategis yang besar. Hal ini selaras dengan mandat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi. Pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk terus membina dan meng-upgrade kapasitas para pekerja lokal agar tidak kalah saing.”Pelatihan dan sertifikasi ini bukan sekadar kegiatan rutin. Ini dirancang berbasis SKKNI untuk menjawab kesenjangan kompetensi yang sering kita temui di lapangan. Gol utamanya adalah memenuhi tuntutan mutu, ketepatan waktu, dan efisiensi biaya pekerjaan konstruksi,” tegasnya secara lugas.

 

Lewat program terukur ini, Cahyo menaruh harapan besar agar 48 peserta yang hadir mampu menyerap ilmu dengan maksimal dan mengaplikasikannya langsung di dunia kerja nyata demi mendongkrak daya saing daerah di kancah nasional.”Saya sangat mengapresiasi semangat seluruh peserta. Semoga ilmu ini menjadi modal berharga dalam pekerjaan sehari-hari untuk mendongkrak kualitas jasa konstruksi di Kabupaten Probolinggo. Kami juga berharap seluruh peserta lulus uji sertifikasi dan membawa pulang sertifikat kompetensi keahliannya,” pungkasnya.

Cahyo.Melalui investasi SDM yang masif ini, DPUPR Kabupaten Probolinggo optimistis dapat melahirkan generasi pekerja konstruksi yang profesional, kompeten, dan tangguh. Ujungnya, fondasi infrastruktur yang aman, berkualitas tinggi, dan berkelanjutan di Kabupaten Probolinggo bukan lagi sekadar impian, melainkan realitas yang siap diwujudkan.

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

Limbah Jadi Berkah: Mahasiswa KKN Posko 12 Universitas Wiraraja Sumenep Ajarkan Warga Kambingan Timur Ubah Sampah Organik Jadi Pupuk Cair
260 KDKMP di Blitar Rampung 100 Persen, Kodim 0808 Jadi yang Tercepat di Indonesia
Menahun Numpang di Eks Dispora Pemkab, Fasilitas SMKN 1 Dringu Memprihatinkan dan Tanpa Perbaikan
Hari Jadi Sumenep 2026 Makin Berwarna, Lomba Dayung Hidupkan Tradisi Bahari di Kangayan
Kangayan Jadi Panggung Tradisi Bahari, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Budaya Pesisir
Karhutla Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Wagub Jatim Tinjau Langsung Penanganan Darurat
Berburu PAD, Surat Sakti Dinas PUPR Kota Probolinggo Dinilai Salah Sasaran
Mbak Wali Buka Pasar Rakyat Kota Kediri 2026, Ruang UMKM Tumbuh dan Ekonomi Masyarakat Bergerak

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Limbah Jadi Berkah: Mahasiswa KKN Posko 12 Universitas Wiraraja Sumenep Ajarkan Warga Kambingan Timur Ubah Sampah Organik Jadi Pupuk Cair

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:25 WIB

260 KDKMP di Blitar Rampung 100 Persen, Kodim 0808 Jadi yang Tercepat di Indonesia

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:21 WIB

Menahun Numpang di Eks Dispora Pemkab, Fasilitas SMKN 1 Dringu Memprihatinkan dan Tanpa Perbaikan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Hari Jadi Sumenep 2026 Makin Berwarna, Lomba Dayung Hidupkan Tradisi Bahari di Kangayan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Kangayan Jadi Panggung Tradisi Bahari, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Budaya Pesisir

Berita Terbaru

NASIONAL

Rutan Pemalang Terima Delapan Peserta

Senin, 10 Agu 2026 - 13:35 WIB