Dari Daratan hingga Kepulauan, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Jadikan Pancasila Nafas Pembangunan

Selasa, 2 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Semangat Hari Lahir Pancasila 2026 menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk kembali meneguhkan nilai-nilai kebangsaan sebagai fondasi pembangunan daerah.

Di tengah keberagaman masyarakat yang membentang dari wilayah daratan hingga kepulauan, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar simbol negara, melainkan kompas yang harus menjadi pedoman dalam setiap langkah pembangunan dan kehidupan bermasyarakat.

Pesan tersebut disampaikan saat Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di halaman Kantor Bupati Sumenep, Selasa (2/6/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Bupati, Kabupaten Sumenep merupakan daerah yang dianugerahi kekayaan budaya, tradisi, dan keberagaman yang luar biasa. Namun hingga saat ini, masyarakat tetap mampu menjaga persatuan dan keharmonisan di tengah berbagai perbedaan yang ada.

“Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya harus terus diimplementasikan dalam setiap aspek pembangunan dan kehidupan bermasyarakat,” tegasnya.

Bupati menjelaskan, sila Ketuhanan Yang Maha Esa mengajarkan pentingnya menjunjung tinggi nilai religiusitas sekaligus memperkuat toleransi antarumat beragama. Sementara sila Kemanusiaan mengingatkan seluruh elemen masyarakat untuk menghormati sesama, menjunjung hak asasi manusia, serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap mereka yang membutuhkan.

Tidak hanya itu, semangat Persatuan Indonesia juga dinilai menjadi kekuatan utama masyarakat Sumenep sejak dahulu. Tradisi gotong royong yang masih hidup hingga saat ini menjadi modal sosial penting dalam membangun daerah yang lebih maju.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kemajuan daerah membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Semangat kebersamaan dan gotong royong adalah kekuatan besar yang harus terus dijaga,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menekankan pentingnya nilai kerakyatan dalam setiap proses pembangunan. Pemerintah daerah, kata dia, terus membuka ruang partisipasi masyarakat agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan rakyat.

Sementara itu, nilai keadilan sosial menjadi tujuan utama dalam mewujudkan kesejahteraan yang merata, baik bagi masyarakat di wilayah daratan maupun kepulauan.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen menghadirkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan sehingga manfaatnya dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat toleransi, dan menghidupkan semangat gotong royong demi mewujudkan Kabupaten Sumenep yang maju, mandiri, harmonis, dan sejahtera.

“Dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup, Sumenep akan semakin kuat menghadapi berbagai tantangan dan mampu mewujudkan pembangunan yang berkeadilan serta berkelanjutan bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Doa untuk Sang Proklamator Satukan 2.050 Warga di Pendopo Keraton Sumenep, Bupati Fauzi: Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah
Doa untuk Sang Proklamator Satukan Ribuan Masyarakat di Sumenep, Semangat Bung Karno Kobarkan Nasionalisme Pemuda
Khidmat di Bulan Bung Karno, Camat Kangayan dan Mohammad Syafei AG Ikuti Doa Bersama untuk Sang Proklamator dari Pendopo Agung Sumenep
Forkopimcam Lumbang Probolinggo Gelar Tasyakuran, Bangkitkan Kembali Pesona Wisata Forest Park Reborn
WTP Beruntun dan SPBE Sangat Baik, Saatnya Sumenep Berani Melangkah Lebih Jauh
Siaga 24 Jam untuk Warga, Diskominfo Sumenep Matangkan SOP Layanan Darurat 112
Peternak Ayam Petelur Blitar Bagikan Sejuta Telur Gratis, Soroti Anjloknya Harga Pasar
Fasilitas Sepi Bak “Wisata Gaib”, Anggaran Kebersihan Gerbang Wisata Sukapura Probolinggo Sedot Rp400 Juta Lebih

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:37 WIB

Doa untuk Sang Proklamator Satukan 2.050 Warga di Pendopo Keraton Sumenep, Bupati Fauzi: Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:19 WIB

Doa untuk Sang Proklamator Satukan Ribuan Masyarakat di Sumenep, Semangat Bung Karno Kobarkan Nasionalisme Pemuda

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:12 WIB

Dari Daratan hingga Kepulauan, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Jadikan Pancasila Nafas Pembangunan

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:09 WIB

Forkopimcam Lumbang Probolinggo Gelar Tasyakuran, Bangkitkan Kembali Pesona Wisata Forest Park Reborn

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:24 WIB

WTP Beruntun dan SPBE Sangat Baik, Saatnya Sumenep Berani Melangkah Lebih Jauh

Berita Terbaru