SUMENEP – Antusiasme masyarakat terhadap gelaran Soekarno Fun Run Sumenep 2026 terus meningkat. Event lari sejauh 5 kilometer yang akan digelar pada Minggu, 14 Juni 2026, di sisi timur Taman Adipura Sumenep ini diprediksi menjadi salah satu agenda olahraga terbesar dan paling meriah tahun ini.
Menariknya, pendaftaran dibuka gratis untuk masyarakat umum. Panitia juga menyiapkan jersey gratis bagi 300 pendaftar pertama yang terdiri dari 200 peserta dewasa dan 100 peserta anak-anak. Tak hanya itu, 1.000 voucher jajan gratis senilai Rp15 ribu juga telah disiapkan untuk para peserta.
Selain menghadirkan semangat olahraga dan kebersamaan, kegiatan ini juga menjadi ajang pemberdayaan ekonomi masyarakat. Sedikitnya 250 lapak UMKM akan dilibatkan untuk meramaikan kawasan kegiatan, sehingga peserta dan pengunjung dapat menikmati beragam kuliner serta produk unggulan lokal Sumenep.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Panitia Soekarno Fun Run Sumenep 2026, Herman Felani, mengatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan mengajak masyarakat hidup sehat, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi kerakyatan melalui keterlibatan para pelaku UMKM.
“Kami ingin Soekarno Fun Run menjadi event yang memberi manfaat luas. Selain mengajak masyarakat berolahraga, kami juga melibatkan sekitar 250 pelaku UMKM agar mereka mendapatkan dampak ekonomi dari kegiatan ini,” ujarnya.
Herman menegaskan, pelaksanaan Soekarno Fun Run 2026 merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan daerah. Kegiatan ini terselenggara melalui dukungan swadaya masyarakat dan sponsorship tanpa menggunakan dana APBD.
“Kegiatan ini murni swadaya masyarakat dan dukungan sponsor. Tidak menggunakan anggaran APBD. Ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kolaborasi masyarakat mampu menghadirkan event besar yang bermanfaat bagi banyak pihak,” tegasnya.
Dengan mengusung slogan “Semangat Bung Karno, Semangat Olahraga, Semangat Indonesia”, Soekarno Fun Run Sumenep 2026 diharapkan menjadi momentum yang memperkuat persatuan, mendorong gaya hidup sehat, sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat lokal.








