Dakwah Kemanusiaan Jadi Ruh Perjuangan, Detikzone Dedikasikan Sebagian Besar Pendapatan untuk Anak Yatim dan Dhuafa

Rabu, 24 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dakwah kemanusiaan tak hanya hadir dalam kata-kata, namun harus menjadi langkah nyata untuk menguatkan yang lemah dan menolong yang membutuhkan

Dakwah kemanusiaan tak hanya hadir dalam kata-kata, namun harus menjadi langkah nyata untuk menguatkan yang lemah dan menolong yang membutuhkan

SUMENEP, Rabu, 24/6/2026 – Di tengah derasnya arus bisnis media yang semakin kompetitif, Detikzone.id memilih menempuh jalan yang berbeda. Jika banyak perusahaan media berlomba mengejar keuntungan dan memperbesar pasar, media yang lahir di Kabupaten Sumenep ini justru mempertegas identitasnya sebagai media yang menjadikan kemanusiaan sebagai ruh perjuangan.

Komitmen tersebut kembali ditegaskan seiring perjalanan Program Berbagi Setiap Hari yang kini memasuki hari ke-24. Program yang awalnya lahir dari kepedulian sederhana itu kini berkembang menjadi gerakan sosial yang secara konsisten menyapa masyarakat kecil, kaum dhuafa, anak yatim, lansia, hingga warga yang sedang berjuang menghadapi sakit dan keterbatasan ekonomi.

Di balik setiap bantuan yang disalurkan, tersimpan sebuah komitmen besar yang jarang diketahui publik. Detikzone.id memastikan bahwa sebagian besar hasil kerja sama yang diperoleh dari berbagai instansi pemerintah maupun pihak swasta akan kembali kepada masyarakat melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pimpinan Redaksi Detikzone.id, Igusty Madani, menegaskan bahwa sejak pertama kali didirikan, media ini memang tidak hanya dipersiapkan sebagai perusahaan informasi, tetapi juga sebagai ruang pengabdian sosial yang mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Sejak awal Detikzone memang diperuntukkan untuk memperjuangkan nilai-nilai sosial. Semakin hari komitmen media ini semakin bulat bahwa keberadaan media tidak boleh hanya menghasilkan informasi, tetapi juga harus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Menurutnya, Detikzone.id lahir dari keyakinan bahwa jurnalisme memiliki tanggung jawab yang lebih besar daripada sekadar menyampaikan berita. Media harus mampu menjadi jembatan yang menghubungkan kepedulian dengan kebutuhan masyarakat.

Karena itu, Detikzone.id menetapkan kebijakan khusus dalam pengelolaan hasil kerja sama yang diterima. Sebanyak 75 persen dialokasikan untuk kegiatan sosial dan kemanusiaan, sedangkan 25 persen sisanya digunakan untuk mendukung biaya operasional media agar tetap berjalan secara profesional dan berkelanjutan.

“Sebanyak 75 persen hasil kerja sama kami dedikasikan untuk masyarakat miskin, anak yatim, dhuafa, bantuan kesehatan, pendidikan, pembangunan fasilitas ibadah, serta berbagai program kemanusiaan lainnya. Adapun 25 persen digunakan untuk menopang operasional media agar gerakan sosial ini tetap bisa berjalan secara berkesinambungan,” tegasnya.

Igusty juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh mitra kerja, relasi, instansi pemerintah, perusahaan swasta, komunitas, serta para dermawan yang selama ini memberikan dukungan terhadap berbagai program sosial yang dijalankan Detikzone.id.

Menurutnya, keberlangsungan Program Berbagi Setiap Hari beserta berbagai aksi kemanusiaan lainnya tidak lepas dari kepercayaan dan dukungan banyak pihak yang memiliki kepedulian yang sama terhadap masyarakat.

“Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh mitra kerja dan relasi yang selama ini selalu memberikan support, dukungan, kepercayaan, dan semangat kepada Detikzone.id. Berkat dukungan mereka, berbagai program sosial yang kami jalankan dapat terus bergerak dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa setiap kerja sama yang terjalin bukan sekadar hubungan profesional, melainkan telah menjadi bagian dari gerakan bersama untuk menebar manfaat dan menghadirkan harapan bagi masyarakat kecil yang membutuhkan perhatian.

“Kami meyakini bahwa kebaikan tidak mungkin berjalan sendirian. Di balik setiap bantuan yang sampai kepada masyarakat, ada banyak orang baik yang ikut berkontribusi. Karena itu, kami ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan dakwah kemanusiaan ini,” katanya.

Ia berharap sinergi yang telah terbangun selama ini dapat terus diperkuat sehingga semakin banyak masyarakat miskin, anak yatim, dhuafa, lansia, serta warga yang sedang menghadapi kesulitan hidup dapat merasakan manfaat dari berbagai program sosial yang dijalankan bersama.

Baginya, angka 75 persen yang dialokasikan untuk kegiatan sosial bukan sekadar kebijakan administratif, melainkan bentuk tanggung jawab moral yang lahir dari pengalaman panjang menyaksikan langsung berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.

Hampir setiap hari, tim Detikzone.id turun ke lapangan. Mereka menyaksikan sendiri bagaimana masih banyak masyarakat yang hidup dalam keterbatasan. Ada keluarga yang kesulitan memenuhi kebutuhan makan sehari-hari, ada lansia yang hidup sebatang kara, ada anak-anak yang membutuhkan biaya pendidikan, hingga pasien yang harus berjuang melawan penyakit di tengah kondisi ekonomi yang serba terbatas.

Berbagai kisah itulah yang kemudian menguatkan keyakinan bahwa media tidak boleh hanya menjadi saksi atas penderitaan masyarakat.

“Kami sering bertemu orang-orang yang berjuang dalam diam. Mereka tidak pernah mengeluh, tidak pernah menjadi perhatian publik, tetapi setiap hari harus berjuang menghadapi kehidupan yang tidak mudah. Dari situ kami belajar bahwa kepedulian tidak boleh berhenti pada rasa iba. Kepedulian harus diwujudkan dalam tindakan nyata,” tuturnya.

Melalui Program Berbagi Setiap Hari, Detikzone.id terus bergerak menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Dari desa ke desa, dari rumah sederhana ke rumah sederhana lainnya, bantuan terus disalurkan sebagai bentuk ikhtiar untuk menghadirkan manfaat di tengah masyarakat.

Tidak hanya itu, berbagai program kemanusiaan lain juga terus dijalankan. Mulai dari santunan anak yatim dan dhuafa, bantuan kesehatan, layanan ambulans gratis, rumah singgah gratis bagi keluarga pasien, bantuan pendidikan, pembagian sembako, bantuan korban bencana, pembangunan dan renovasi Musala Umat, hingga berbagai aksi sosial insidental lainnya.

Semua program tersebut lahir dari keyakinan bahwa media tidak cukup hanya menulis tentang kepedulian, tetapi harus menjadi bagian dari kepedulian itu sendiri.

“Media tidak boleh hanya menjadi penonton. Kami ingin menjadi bagian dari kebaikan itu sendiri. Jika berita mampu membuka mata masyarakat terhadap sebuah persoalan, maka aksi kemanusiaan harus mampu menghadirkan solusi dan harapan bagi mereka yang membutuhkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh gerakan sosial yang dijalankan Detikzone.id juga dipersembahkan untuk keluarga tercinta serta orang-orang baik yang selama ini tidak pernah berhenti memberikan doa, dukungan, dan semangat.

“Saya persembahkan program ini untuk keluarga tercinta dan seluruh orang baik yang selama ini terus memberikan dukungan. Tanpa mereka, program ini tidak mungkin mampu berjalan hingga sejauh ini,” ungkapnya.

Di tengah kehidupan yang semakin individualistis, Detikzone.id percaya bahwa nilai-nilai gotong royong dan solidaritas sosial harus terus dirawat. Sebab, di balik kemajuan zaman, masih banyak masyarakat yang membutuhkan uluran tangan dan perhatian.

Memasuki hari ke-24 Program Berbagi Setiap Hari, komitmen tersebut kembali ditegaskan. Bahwa setiap kerja sama yang terjalin bukan semata tentang keuntungan, melainkan tentang bagaimana manfaatnya dapat kembali dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Karena pada akhirnya, keberhasilan sebuah media tidak hanya diukur dari jumlah pembaca, tingginya trafik, atau luasnya jaringan pemberitaan. Lebih dari itu, keberhasilan media juga diukur dari seberapa besar manfaat yang mampu dihadirkan bagi masyarakat.

Dan selama masih ada anak yatim yang membutuhkan perhatian, dhuafa yang memerlukan bantuan, lansia yang hidup dalam keterbatasan, serta masyarakat kecil yang berjuang mempertahankan harapan, selama itu pula Detikzone.id berkomitmen menjadikan jurnalisme bukan hanya sebagai profesi, melainkan sebagai jalan pengabdian, dakwah kemanusiaan, dan gerakan nyata untuk menghadirkan manfaat bagi sesama.

Penulis : Ahmadineja

Berita Terkait

Menghidupkan Semangat Kepedulian di Bulan Suro, Praneda Care Foundation Salurkan Bantuan ke Pesantren Nurul Ikhlas Nizamuddin
Hari Ke-24 Program Detikzone.id Berbagi Setiap Hari Kembali Sasar Dhuafa di Pelosok Desa Sumenep, Dakwah Kemanusiaan Terus Menebar Manfaat
Haul Akbar Ponpes Al Falah Ploso Kota Kediri, Gus Qowim Tekankan Estafet Perjuangan Ulama Harus Dilanjutkan
Meriah dan Khidmat, Haflatul Imtihan Nurul Falah Al-Amin Jadi Momentum Lahirnya Generasi Beradab
Hari ke-23 Program Berbagi Setiap Hari, Detikzone.id Menyasar Dhuafa Sumenep, Salah satunya Pengidap Kanker, Siap Kawal Pengobatan hingga Tuntas
Pencak Silat Bawean Gresik Buka Gebyar Budaya Harlah Penaber ke-25
Setiap Hari Bergerak dalam Kebaikan, Founder BIP H. Ali Zainal Abidin Tinjau Pembangunan Padepokan AOLENG K. Baher di Sumenep
Panduan Teknis MADURA POP TALENT 2026 di Sumenep Resmi Dirilis, Ini Aturan Lengkap Peserta

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:56 WIB

Menghidupkan Semangat Kepedulian di Bulan Suro, Praneda Care Foundation Salurkan Bantuan ke Pesantren Nurul Ikhlas Nizamuddin

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:05 WIB

Dakwah Kemanusiaan Jadi Ruh Perjuangan, Detikzone Dedikasikan Sebagian Besar Pendapatan untuk Anak Yatim dan Dhuafa

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:48 WIB

Hari Ke-24 Program Detikzone.id Berbagi Setiap Hari Kembali Sasar Dhuafa di Pelosok Desa Sumenep, Dakwah Kemanusiaan Terus Menebar Manfaat

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:16 WIB

Haul Akbar Ponpes Al Falah Ploso Kota Kediri, Gus Qowim Tekankan Estafet Perjuangan Ulama Harus Dilanjutkan

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:57 WIB

Meriah dan Khidmat, Haflatul Imtihan Nurul Falah Al-Amin Jadi Momentum Lahirnya Generasi Beradab

Berita Terbaru