SUMENEP, Jumat, 3 Juli 2026 – Di balik dinding-dinding rumah sederhana yang nyaris luput dari perhatian, masih banyak keluarga yang menjalani hidup dalam keterbatasan. Mereka berjuang dalam diam, menggantungkan harapan pada rezeki yang tak selalu pasti. Namun pada hari ke-33, harapan itu kembali datang melalui langkah kecil yang tak pernah lelah mengetuk pintu demi pintu.
Dengan membawa bantuan dan ketulusan, Detikzone.id kembali melanjutkan Program Berbagi Setiap Hari dengan menyasar warga dhuafa di Kabupaten Sumenep secara door to door. Bukan sekadar menyerahkan bantuan, tetapi menghadirkan kepedulian dan memastikan mereka yang hidup dalam keterbatasan tidak merasa sendirian.
Di tengah kesibukan menjalankan tugas jurnalistik, media ini memilih untuk tidak hanya menjadi saksi kehidupan masyarakat melalui tulisan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi lewat aksi nyata.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Program tersebut merupakan implementasi Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim, sebuah konsep yang menjadikan profesi jurnalistik bukan hanya sebagai penyampai informasi, melainkan jalan untuk menebarkan manfaat dan membangun kepedulian sosial.
Pimpinan Redaksi Detikzone.id, Igusty Madani, mengatakan perjalanan hingga hari ke-33 menjadi pengingat bahwa berita terbaik bukan hanya yang ramai dibaca, tetapi yang mampu menghadirkan perubahan dan senyum bagi mereka yang membutuhkan.
“Kami percaya, media tidak cukup hanya memberitakan kesulitan masyarakat. Media juga harus hadir di tengah mereka, mendengar, merasakan, dan sebisa mungkin membantu. Itulah yang terus kami ikhtiarkan setiap hari,” ujarnya.
Menurutnya, konsistensi berbagi selama 33 hari berturut-turut bukan untuk mencari pujian ataupun pengakuan. Semua dilakukan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus dakwah sosial agar keberadaan media benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.
Baginya, setiap pintu rumah yang diketuk menyimpan cerita perjuangan. Ada lansia yang hidup sendiri, buruh harian yang menunggu pekerjaan setiap pagi, hingga keluarga dhuafa yang tetap bertahan meski dihimpit berbagai kesulitan ekonomi.
“Senyum mereka adalah kekuatan kami untuk terus melangkah. Kami yakin, sekecil apa pun kebaikan yang dilakukan dengan ikhlas akan selalu memiliki arti,” katanya.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada keluarga, sahabat, relasi, mitra kerja, para donatur, dan seluruh pihak yang selama ini terus memberikan doa serta dukungan sehingga Program Berbagi Setiap Hari dapat terus berjalan tanpa terputus.
Selama 33 hari terakhir, program tersebut telah menjangkau anak yatim, kaum dhuafa, penyandang disabilitas, lansia sebatang kara, nelayan, pedagang kecil, pemulung, tukang becak, buruh harian, hingga masyarakat yang menggantungkan hidup dari pekerjaan serabutan.
Selain itu, Detikzone.id juga konsisten menjalankan berbagai program kemanusiaan lainnya, seperti santunan anak yatim dan dhuafa, bantuan pendidikan, bantuan kesehatan, ambulans gratis, rumah singgah gratis bagi keluarga pasien, renovasi musala, bantuan rumah tidak layak huni, penyaluran Al-Qur’an, pembagian sembako, hingga bantuan bagi korban bencana.
“Selama Allah masih memberikan kesehatan dan kemampuan, kami akan terus melangkah. Kami ingin membuktikan bahwa media bukan hanya tempat lahirnya berita, tetapi juga tempat tumbuhnya kepedulian. Sebab bagi kami, berita yang paling indah bukan sekadar dibaca ribuan orang, melainkan yang mampu mengetuk hati, menyalakan harapan, dan menghadirkan manfaat bagi sesama,” pungkasnya.
Penulis : Red







