Tekan Angka Pengangguran, Disnaker Probolinggo Gandeng Sektor Swasta Lewat MoU Strategis

Kamis, 16 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Probolinggo bergerak cepat memperkuat sinergi dengan sektor swasta demi mempercepat penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT). Langkah taktis ini diwujudkan melalui pembahasan draft Memorandum of Understanding (MoU) yang melibatkan sejumlah pimpinan perusahaan swasta di wilayah Kabupaten Probolinggo pada Rabu (15/7/2026).

 

Agenda strategis yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh Kepala Disnaker Kabupaten Probolinggo Saniwar, Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Moh. Syarifuddin, serta perwakilan manajemen dari berbagai perusahaan swasta yang beroperasi di wilayah setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kepala Disnaker Kabupaten Probolinggo, Saniwar, menegaskan bahwa pembahasan draft MoU ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari transformasi dan komitmen nyata pemerintah daerah dalam merangkul dunia usaha.“Kegiatan ini merupakan pembahasan draft MoU dalam rangka transformasi percepatan pengurangan Tingkat Pengangguran Terbuka di Kabupaten Probolinggo melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dengan perusahaan-perusahaan swasta,” ujar Saniwar di sela-sela kegiatan.

 

Saniwar menambahkan, fokus utama pertemuan kali ini adalah menyusun formula dan langkah strategis bersama. Targetnya, perusahaan swasta dapat memberikan ruang yang lebih luas dan memprioritaskan penyerapan tenaga kerja lokal bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo.

 

“Harapannya, kolaborasi ini dapat memperkuat dan mempercepat upaya kita bersama dalam menurunkan angka pengangguran terbuka,” imbuhnya.

 

Berdasarkan data ketenagakerjaan tahun 2025, TPT di Kabupaten Probolinggo sebenarnya menunjukkan tren positif dengan menyentuh angka 2,92 persen. Angka ini mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang berada di posisi 3 persen.Meski persentase tersebut menurun, Saniwar mengingatkan semua pihak agar tidak cepat berpuas diri.

 

Sebab, jika dikonversikan ke jumlah riil penduduk, angka 2,92 persen tersebut masih menyisakan sekitar 20 ribu warga Probolinggo yang masuk dalam kategori pengangguran terbuka dan membutuhkan lapangan pekerjaan.“Walaupun secara persentase turun, jika melihat jumlah riil penduduk, masih ada sekitar 20 ribu warga kita yang belum bekerja. Karena itu, intervensi melalui kolaborasi dengan perusahaan swasta ini menjadi sangat krusial agar angka tersebut bisa kita tekan serendah mungkin,” pungkas Saniwar optimistis.

Berita Terkait

SMKS Islam Kota Blitar Perkuat Karakter Siswa Baru Lewat Diklat Bela Negara, Libatkan Kodim 0808 Blitar
Gandeng Pihak Swasta, DLH Pemalang Atasi Krisis Sampah
Menakar Nyali Penegak Hukum di Pusaran Judi Sabung Ayam di Kauman Blitar
Respons Sidak Kades, Pengusaha Kopra Mojokerto Tegaskan Patuh Aturan Berdayakan Warga
Makin Banyak Dijumpai Pengamen dan Pengemis Anak di Pemalang,Satpol PP Turun Tangan Beri Pengarahan
PRABOWO SUBIANTO UNTUK INDONESIA RAYA
Anniversary ke-9 MR Ball dan ke-16 JBL Sumenep, Menapaki Babak Baru dengan Semangat Melayani
Tak Sekadar Beri Edukasi, Satlantas Polres Sumenep Bagikan Helm untuk Pelajar SD

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:14 WIB

SMKS Islam Kota Blitar Perkuat Karakter Siswa Baru Lewat Diklat Bela Negara, Libatkan Kodim 0808 Blitar

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:06 WIB

Gandeng Pihak Swasta, DLH Pemalang Atasi Krisis Sampah

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:04 WIB

Menakar Nyali Penegak Hukum di Pusaran Judi Sabung Ayam di Kauman Blitar

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:02 WIB

Respons Sidak Kades, Pengusaha Kopra Mojokerto Tegaskan Patuh Aturan Berdayakan Warga

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:20 WIB

Makin Banyak Dijumpai Pengamen dan Pengemis Anak di Pemalang,Satpol PP Turun Tangan Beri Pengarahan

Berita Terbaru

DETIK ZONE

Gandeng Pihak Swasta, DLH Pemalang Atasi Krisis Sampah

Kamis, 16 Jul 2026 - 14:06 WIB