Makin Banyak Dijumpai Pengamen dan Pengemis Anak di Pemalang,Satpol PP Turun Tangan Beri Pengarahan

Kamis, 16 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang- Pemandangan jalanan protokol dan lampu merah di beberapa sudut kota Pemalang belakangan ini kian memprihatinkan. Fenomena pengemis dan pengamen jalanan yang membawa anak balita hingga bayi semakin marak dijumpai.

 

Guna mengantisipasi eksploitasi anak dan menjaga ketertiban umum, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pemalang, menggelar operasi simpatik dan memberikan pengarahan langsung di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak pagi hari, petugas menyisir sejumlah titik rawan yang kerap dijadikan lokasi mangkal. Tidak sedikit dari para penyandang masalah kesejahteraan sosial ini, memanfaatkan kehadiran anak kecil untuk memancing rasa iba para pengguna jalan.

 

Langkah ini dinilai membahayakan keselamatan, baik bagi sang anak maupun pengendara yang melintas,Kepala Satpol PP Pemalang Achmad Hidayat, menyatakan bahwa tindakan kali ini mengedepankan pendekatan humanis. Petugas sengaja tidak langsung melakukan penertiban paksa, melainkan mengajak mereka berdialog.

 

Para orang tua diberikan edukasi mengenai hak-hak anak, bahaya jalanan, serta aturan hukum terkait larangan mengemis menggunakan anak.

 

“Kami fokus pada pembinaan. Kami beri pengarahan bahwa jalanan bukan tempat bermain atau mencari nafkah bagi anak-anak. Mereka punya hak untuk belajar dan hidup layak,”ujar Hidayat saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, pada Kamis ( 16/7 ).

 

Setelah diberikan pengarahan dan pendataan, mereka yang terjaring diarahkan untuk mendapatkan pembinaan lebih lanjut. Satpol PP juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial setempat agar para keluarga ini bisa masuk ke dalam program pemberdayaan ekonomi atau pelatihan keterampilan, sehingga mereka tidak perlu kembali turun ke jalanan.

 

Terpisah, Seorang pengendara yang melintas dari arah kota Pemalang menuju Comal bernama Sono ( 45 ), mengaku prihatin dengan adanya, pengamen di perempatan Traffic light Gandulan yang membawa anak balita,

 

“Jalur perempatan Traffic light Gandulan merupakan jalur cepat dan kendaraan besar,saya prihatin dan ngeri hanya berjarak beberapa meter atau tepi jalan ada anak balita bermain sementara orangtuanya atau entah bukan orangtuanya melakukan aktifitas mengamen, andaikan balita itu lari ke jalan bagimana?” ungkapnya dengan nada Prihatin. ( Ragil).

Berita Terkait

GLB Resmi Dilantik di Batang-Batang, Masyudi: Kami Hadir Membawa Gagasan Masa Depan Sumenep
Warga Sungapan Patungan Dukung Calon Kades, Dinpermades Pemalang: Bukan Politik Uang
Jalan Sehat Warnai Pengabdian KPM STIT Aqidah Usymuni di Campor Barat Sumenep, Warga Antusias Ikut Meriahkan
Budaya Hidup, UMKM Bergerak, Ekonomi Tumbuh, Madura Culture Festival Bawa Banyak Manfaat bagi Masyarakat Sumenep
Bukannya Kejar Cita Cita, Belasan Pelajar Malah Asyik Kuliah di Pinggir Sungai Bojongbata Bolos Berjamaah
Pameran Pembangunan Dibuka, Sekda Sumenep Ingin Masyarakat Kenali Capaian dan Inovasi Daerah
Cek Kesehatan 50 Warga Batuan Sumenep, Lima Hasil Gula Darah Tembus di Atas 200
Motor Korban Curanmor Burnik City Kembali, Polres Situbondo Tegaskan Gratis

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 09:30 WIB

Warga Sungapan Patungan Dukung Calon Kades, Dinpermades Pemalang: Bukan Politik Uang

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:36 WIB

Jalan Sehat Warnai Pengabdian KPM STIT Aqidah Usymuni di Campor Barat Sumenep, Warga Antusias Ikut Meriahkan

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:36 WIB

Budaya Hidup, UMKM Bergerak, Ekonomi Tumbuh, Madura Culture Festival Bawa Banyak Manfaat bagi Masyarakat Sumenep

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Bukannya Kejar Cita Cita, Belasan Pelajar Malah Asyik Kuliah di Pinggir Sungai Bojongbata Bolos Berjamaah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:37 WIB

Pameran Pembangunan Dibuka, Sekda Sumenep Ingin Masyarakat Kenali Capaian dan Inovasi Daerah

Berita Terbaru