SUMENEP, Senin, 20 Juli 2026 – Memasuki hari ke-50, Program Berbagi Setiap Hari yang digagas Detikzone.id kembali menyasar anak yatim dan keluarga dhuafa di Kabupaten Sumenep. Perjalanan selama lima puluh hari tanpa jeda ini menjadi bukti bahwa sebuah media tidak hanya dapat menjalankan fungsi kontrol sosial melalui pemberitaan, tetapi juga mampu menghadirkan kepedulian secara nyata di tengah masyarakat.
Di tengah derasnya arus informasi digital yang silih berganti setiap detik, Detikzone.id memilih menapaki jalan berbeda. Media ini tidak hanya menghadirkan berita, tetapi juga berupaya menghadirkan harapan bagi mereka yang hidup dalam keterbatasan melalui semangat Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim, sebuah konsep jurnalisme yang mengedepankan nilai kemanusiaan, kepedulian, dan kebermanfaatan.
Pada hari ke-50 ini, bantuan kembali disalurkan kepada anak-anak yatim dan keluarga dhuafa. Kehadiran tim Detikzone.id disambut hangat oleh para penerima manfaat. Bagi mereka, bantuan tersebut bukan sekadar paket sembako atau kebutuhan pokok, tetapi menjadi tanda bahwa masih ada orang-orang yang peduli terhadap perjuangan hidup mereka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejak pertama kali diluncurkan, Program Berbagi Setiap Hari terus bergerak tanpa pernah terputus. Selama lima puluh hari berturut-turut, bantuan telah disalurkan kepada berbagai kalangan yang membutuhkan, mulai dari lansia sebatang kara, janda kurang mampu, anak yatim, penyandang disabilitas, penderita stroke, buruh harian lepas, tukang becak, nelayan, pemulung, pedagang kecil, pekerja informal, hingga keluarga dhuafa yang tersebar di berbagai desa di Kabupaten Sumenep.
Pimpinan Redaksi Detikzone.id, Igusty Madani, mengatakan konsistensi program tersebut tidak akan mungkin berjalan tanpa doa, dukungan keluarga, dan dukungan orang orang baik.
“Memasuki hari ke-50 ini menjadi momentum untuk semakin menguatkan komitmen kami. Program ini bukan tentang seberapa besar bantuan yang diberikan, melainkan bagaimana kepedulian terus hidup setiap hari. Kami ingin Detikzone.id dikenal bukan hanya karena pemberitaannya, tetapi juga karena manfaat yang bisa dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, seluruh penerima bantuan dipastikan telah melalui proses peninjauan langsung agar bantuan benar-benar tepat sasaran.
Selain menjalankan Program Berbagi Setiap Hari, Detikzone.id juga terus memperluas gerakan sosial melalui berbagai kegiatan kemanusiaan. Di antaranya santunan ratusan anak yatim, bantuan pendidikan bagi pelajar kurang mampu, khitan gratis, bantuan biaya pengobatan, layanan ambulans gratis, rumah singgah keluarga pasien, pembangunan musala umat, wakaf Al-Qur’an, pembagian sembako, hingga bantuan bagi korban bencana alam.
Ke depan, Detikzone.id juga telah menyiapkan sejumlah program pemberdayaan masyarakat, seperti Rumah Makan Gratis bagi Pejuang Nafkah, Orang Tua Asuh Anak Yatim, Sedekah Air Bersih, Gerobak Usaha Gratis, Bantuan Modal UMKM, Pengobatan Gratis, serta Bantuan Perlengkapan Sekolah bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Bagi Detikzone.id, lima puluh hari bukanlah garis akhir. Justru angka tersebut menjadi awal untuk terus memperluas manfaat bagi masyarakat. Dengan membawa semangat Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim, media ini ingin membuktikan bahwa jurnalisme yang berpihak kepada kemanusiaan mampu melahirkan gerakan sosial yang nyata, berkelanjutan, dan memberi harapan bagi mereka yang selama ini hidup dalam keterbatasan.
“Selama Allah SWT masih memberikan kesehatan, kekuatan, umur panjang, dan rezeki kepada kami, insyaallah Program Berbagi Setiap Hari akan terus berjalan. Kami berharap ikhtiar kecil ini menjadi ladang amal, menginspirasi lebih banyak orang untuk berbagi, serta menumbuhkan budaya saling peduli di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Penulis : Red







