Dari Jeruji Ke Kolam Ikan,Warga Binaan Rutan Pemalang Serius Belajar Budidaya Ikan Lele

Kamis, 30 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pemalang menggelar Pelatihan Budidaya Ikan Lele bagi warga binaan pada Kamis, ( 30/7 ). sebagai upaya meningkatkan keterampilan dan mendukung program pembinaan kemandirian. Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB ini menghadirkan narasumber dari Balai Pelatihan Penyuluhan dan Pengembangan Perikanan (BP3) Tegal, yaitu Ibu Rika dan Ibu Wiwin, serta diikuti oleh 20 orang warga binaan.

 

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Kepala Rutan Kelas IIB Pemalang, Nur Febrianto, didampingi Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan, Akbar Priambodo. Dalam sambutannya, Kepala Rutan menyampaikan bahwa pembinaan kemandirian merupakan salah satu program penting dalam proses pembinaan warga binaan agar memiliki bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Pelatihan ini merupakan bentuk komitmen Rutan Pemalang dalam memberikan pembinaan yang produktif dan berkelanjutan. Kami berharap ilmu yang diperoleh hari ini tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi juga menjadi bekal keterampilan yang dapat diterapkan sehingga mampu membuka peluang usaha dan meningkatkan kemandirian warga binaan setelah bebas nanti,” ujar Nur Febrianto.

 

Memasuki sesi materi, Ibu Rika memaparkan berbagai aspek penting dalam manajemen budidaya ikan lele, mulai dari persiapan kolam, pemilihan benih unggul, pengelolaan kualitas air, pemberian pakan, hingga pengendalian penyakit. Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan penerapan metode probiotik dan Recirculating Aquaculture System (RAS) yang dinilai mampu meningkatkan produktivitas budidaya.

 

Dalam pemaparannya, Ibu Rika menjelaskan bahwa penggunaan probiotik dapat membantu menjaga kualitas air sekaligus meningkatkan kesehatan ikan, sedangkan sistem RAS memungkinkan penggunaan air yang lebih efisien melalui proses sirkulasi dan penyaringan secara berkelanjutan.

 

“Budidaya ikan lele saat ini tidak hanya bergantung pada pemberian pakan, tetapi juga pada pengelolaan lingkungan budidaya yang baik. Melalui penggunaan probiotik dan sistem RAS, pertumbuhan ikan menjadi lebih optimal, risiko penyakit dapat ditekan, serta biaya operasional dapat lebih efisien,” jelas Ibu Rika.

 

Sementara itu, Ibu Wiwin menambahkan bahwa keberhasilan budidaya juga dipengaruhi oleh kedisiplinan dalam melakukan pemeliharaan dan pencatatan perkembangan ikan.

 

Usai penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan studi lapangan ke kolam pembesaran ikan lele milik Rutan Pemalang. Pada sesi ini, para peserta memperoleh kesempatan untuk melihat secara langsung penerapan teknik budidaya yang telah dipaparkan, sekaligus berdiskusi mengenai pengelolaan kolam, kualitas air, dan pemeliharaan ikan.

 

Melalui kegiatan ini, Rutan Pemalang berharap warga binaan memperoleh pengetahuan dan keterampilan praktis di bidang budidaya perikanan yang dapat menjadi bekal untuk membangun usaha mandiri setelah selesai menjalani masa pidana, sekaligus mendukung keberhasilan program pembinaan kemandirian di lingkungan pemasyarakatan.( Ragil).

Berita Terkait

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura
Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura
Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026
Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik
Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757
Hari Jadi Sumenep ke-757, Cak Fauzi Dorong Gotong Royong Jadi Kekuatan Pembangunan
Fajar Baru Kamtibmas Probolinggo: Lepas AKBP Rico dengan Pendekatan Humanis, Sambut AKBP Lucky dengan Sinergi

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:14 WIB

JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB