BAWEAN – Perkemahan Penggalang Ma’arif (PERGAMA) V Tahun 2026 yang diselenggarakan Sako Pandu Ma’arif NU Bawean resmi dibuka melalui upacara pembukaan di Bumi Perkemahan Aswaja, Dusun Tanjungmulya, Desa Dekatagung, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik, Sabtu (1/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung hingga 3 Agustus 2026 ini diikuti ratusan Pramuka Penggalang dari berbagai lembaga pendidikan Ma’arif NU di Pulau Bawean. Mengusung tema “Menjelajah dengan Semangat, Berkarya dengan Hati, Mengabdi untuk Negeri,” PERGAMA V menjadi wadah pembinaan karakter, kepemimpinan, keterampilan, sekaligus mempererat ukhuwah antarpeserta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel peserta yang dilanjutkan upacara pembukaan sebagai penanda dimulainya seluruh agenda perkemahan. Suasana berlangsung khidmat dengan diikuti seluruh kontingen, pembina, panitia, serta tamu undangan.
Pembukaan PERGAMA V semakin semarak dengan penampilan drum band yang dipadukan atraksi Pencak Silat Bawean dari Yayasan Addina Al-Burdah. Penampilan tersebut mendapat apresiasi dari para tamu undangan karena berhasil memadukan seni budaya dengan semangat kepramukaan.

Dalam sambutannya, Ketua PC LP Ma’arif NU Bawean, Kiai Ali Subhan, mengajak seluruh peserta menjadikan PERGAMA V sebagai sarana belajar, berproses, dan membangun karakter sebagai generasi penerus bangsa. Menurutnya, kegiatan kepramukaan merupakan media pendidikan yang efektif untuk membentuk akhlak, kedisiplinan, kepemimpinan, dan kemandirian.
“Kegiatan Pramuka bukan sesuatu yang makruh ataupun syubhat. Justru melalui Pramuka, anak-anak dididik menjadi pribadi yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, dan berakhlakul karimah,” ujarnya.
Kiai Ali berharap seluruh peserta mampu menerapkan kemandirian selama mengikuti perkemahan, termasuk memasak sendiri di area perkemahan. Menurutnya, kemampuan tersebut telah dibekalkan melalui kegiatan DIANPINRU 2026 yang sebelumnya diselenggarakan Sako Pandu Ma’arif NU Bawean.
“Anak-anak sudah ditempa melalui DIANPINRU. Mereka belajar menjadi pemimpin, belajar mandiri, dan bertanggung jawab. Saya berharap setelah mengikuti PERGAMA mereka tumbuh menjadi generasi yang hebat, memiliki akhlak yang baik, serta siap menjadi teladan di madrasah maupun di tengah masyarakat,” katanya.
Ia juga mengapresiasi kehadiran Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Sangkapura di Bumi Perkemahan Aswaja sebagai bentuk sinergi dan kerja sama dalam memajukan pendidikan kepramukaan di Pulau Bawean.
Menurut Kiai Ali, pengalaman selama mendampingi peserta didik menunjukkan bahwa kegiatan kepramukaan mampu membawa perubahan positif terhadap karakter siswa. Ia mengaku melihat sejumlah siswa yang sebelumnya kurang disiplin mengalami perubahan sikap setelah mengikuti pembinaan kepramukaan.
“Saya berharap setelah mengikuti PERGAMA V ini, anak-anak tampil di barisan terdepan dalam setiap kegiatan, menjadi siswa yang berakhlak mulia, disiplin, serta mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya,” tuturnya.
Kiai Ali juga berpesan kepada Sako Pandu Ma’arif NU Bawean agar terus menjaga semangat pembinaan kader melalui pendidikan kepramukaan yang berkelanjutan.
“Teruslah mengembangkan kegiatan-kegiatan kepramukaan yang mampu mencetak kader Nahdlatul Ulama yang berkarakter, mandiri, dan memiliki jiwa kepemimpinan. Perkuat sinergi dengan madrasah, sekolah, pondok pesantren, serta seluruh elemen masyarakat agar Pramuka Ma’arif semakin maju dan memberikan manfaat yang lebih luas,” pesannya.
Menutup sambutannya, Kiai Ali mengajak seluruh keluarga besar Nahdlatul Ulama untuk terus memperkuat kebersamaan dan mendukung program-program kemandirian organisasi. Ia juga menyampaikan salam dari tokoh NU asal Bawean di Jawa, H. Syamwil, yang selama ini terus memberikan dukungan terhadap perjuangan Nahdlatul Ulama, termasuk mengajak warga memanfaatkan layanan kesehatan milik NU dan memperkuat ekonomi warga melalui BMT.
Usai upacara pembukaan, peserta langsung mengikuti berbagai agenda hari pertama, di antaranya Scouting Skill, Scout Tech, Pandu Nusantara Carnival, hingga Panggung Bintang Regu pada malam hari sebagai ajang kreativitas, kebersamaan, dan penguatan persaudaraan antarkontingen.
Melalui PERGAMA V 2026, Sako Pandu Ma’arif NU Bawean berharap lahir generasi Pramuka Penggalang yang beriman, berkarakter, terampil, berwawasan kebangsaan, serta siap menjadi pemimpin masa depan yang mengamalkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah dalam kehidupan bermasyarakat.







