Pemalang- Suasana hangat namun serius tampak di Gedung sasana Bhakti Praja lingkungan kantor Bupati Pemalang, saat ratusan wartawan dari berbagai platform, baik cetak, siber (online), maupun elektronik, memenuhi ruangan atas undangan resmi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).
Pertemuan akbar ini digelar untuk menyampaikan aturan baru terkait kriteria verifikasi dan tata kelola kemitraan publikasi pemerintah.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pemalang Dian Ika Siswanti, menyampaikan bahwa,Peran insan pers atau wartawan sangat strategis sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat, tanpa dukungan pemberitaan yang objektif dan edukatif dari rekan-rekan media, program pembangunan daerah tidak akan tersampaikan secara utuh kepada warga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami di Diskominfo Pemalang berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi ini agar keterbukaan informasi publik dapat terwujud dengan baik,” tutur Ika,pada Kamis ( 6/8 ).
Terkait dengan kejadian OTT Bupati Pemalang, Kemarin merupakan hal yang tidak menyenangkan bagi warga kabupaten Pemalang, peran serta awak media dalam hal ini diperlukan,guna publikasi pemberitaan yang berimbang,
“Teman- teman semua pada hari ini kita sedang melatih hal yang tidak menyenangkan di kabupaten pemalang, sehingga dari rekan rekan kita semua pasti semakin sepesial untuk menjaga kondisi kita agar masyrakat juga tetap tenang,sehingga dengan harapan dan doa kita bersama, mudah mudahan pemalang ke depan menjadi semakin baik”tumbah Ika.
Lanjut, Ika menambahkan bahwa penataan hubungan kemitraan antara Pemkab dan awak media, agar lebih sehat dan tepat sasaran. Peningkatan jumlah media yang masif menuntut pemerintah daerah untuk bersikap objektif dalam mengelola anggaran publikasi.
“Kemitraan yang baik harus berlandaskan pada profesionalisme. Melalui sosialisasi ini, kami ingin menyamakan persepsi mengenai kriteria administrasi, legalitas badan hukum perusahaan pers, hingga sertifikasi wartawan yang terlibat,” tutupnya.
Terpisah,Suhari ( 45 ) salah satu wartawan yang hadir pada acara tersebut mengatakan, bahwa pertemuan antara Pemkab melalui Diskominfo masih diperlukan, guna membangun komunikasi dan silaturahmi, antara Penyelenggara negara dan awak media,
“Rapat koordinasi seperti ini masih sangat diperlukan, sehingga terbangun kembali hubungan komunikasi antara Pemkab dan awak media,” tuturnya,
Melalui rakor ini, diharapkan seluruh media massa di daerah dapat meningkatkan profesionalisme. Wartawan juga diminta terus aktif menyampaikan informasi yang akurat dan mendidik kepada masyarakat luas.( Ragil).







