SUMENEP, Detikzone.id — Hampir tiga bulan berjalan tanpa putus, Program Berbagi Setiap Hari Detikzone.id kembali hadir menyapa masyarakat yang membutuhkan. Memasuki hari ke-83, Minggu (23/8/2026), program sosial tersebut menyasar para pencari nafkah yang setiap hari mengandalkan jalanan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.
Di tengah kondisi ekonomi yang tidak selalu mudah, langkah kecil untuk berbagi terus dipertahankan. Bantuan diberikan kepada mereka yang ditemui sedang berjuang mencari penghasilan dengan cara sederhana, mulai dari bekerja di jalanan hingga pekerjaan harian lainnya.
Program Berbagi Setiap Hari Detikzone.id selama ini tidak hanya menyasar satu kelompok masyarakat. Bantuan secara bergantian diberikan kepada kaum dhuafa, janda tua, anak yatim, lansia, ibu hamil dari keluarga kurang mampu, penyandang disabilitas, warga yang sakit hingga masyarakat yang tengah menghadapi persoalan ekonomi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pimpinan Redaksi Detikzone.id, Igusty Madani, mengatakan keberlanjutan program tersebut bukan karena memiliki kemampuan ekonomi yang berlebih. Justru, semangat berbagi dijalankan di tengah keterbatasan.
“Walaupun di tengah keterbatasan penghasilan setiap hari, kami tetap berusaha untuk membuat senyum mereka,” ujarnya.
Menurutnya, kepedulian tidak harus menunggu seseorang memiliki banyak harta. Hal terpenting adalah kemauan untuk berbagi sesuai kemampuan dan melihat kebutuhan orang yang menerima.
“Bantuan yang diberikan tidak semata-mata diukur dari nominal, tetapi disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan program,” katanya.
Hampir Tiga Bulan Tak Terputus
Sejak pertama kali dijalankan, Program Berbagi Setiap Hari telah menyentuh berbagai lapisan masyarakat. Hampir tiga bulan perjalanan program tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian bisa dilakukan secara sederhana, tetapi konsisten.
Setiap penerima memiliki cerita dan persoalan masing-masing. Ada yang harus berjuang memenuhi kebutuhan keluarga, ada yang menghadapi biaya pengobatan, dan ada pula yang setiap hari bekerja di jalanan demi mendapatkan penghasilan untuk dibawa pulang.
Bagi Detikzone.id, kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa masih banyak masyarakat yang membutuhkan perhatian.
Bantuan tidak selalu harus bernilai besar. Bagi sebagian orang, perhatian kecil dan bantuan yang diberikan pada saat yang tepat bisa menjadi penyemangat untuk kembali menjalani kehidupan.
Selain Program Berbagi Setiap Hari, Detikzone.id juga menjalankan sejumlah kegiatan sosial lainnya, di antaranya santunan anak yatim, bantuan pendidikan, bantuan biaya pengobatan, rumah singgah keluarga pasien, wakaf Al-Qur’an, pembangunan Musala Detikzone.id, pembagian sembako serta bantuan bagi warga yang tertimpa musibah.
Detikzone.id juga tengah mempersiapkan program Rumah Makan Gratis bagi kaum dhuafa di Kabupaten Sumenep.
Jurnalisme yang Menyentuh Persoalan Sosial
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari semangat Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim yang dikembangkan Detikzone.id.
Menurut dia, kerja jurnalistik tidak hanya berhenti pada aktivitas menyampaikan informasi. Jurnalis juga memiliki kesempatan untuk melihat secara langsung berbagai persoalan sosial yang terjadi di tengah masyarakat.
“Jurnalisme bukan hanya menyampaikan informasi. Kami juga berusaha memberikan perhatian terhadap persoalan sosial yang ditemukan di masyarakat,” katanya.
Ia menegaskan, seluruh kegiatan sosial tetap dilakukan sesuai kemampuan yang ada.
Tidak ada target untuk terlihat besar, melainkan menjaga agar kepedulian tetap hidup dan bisa dilakukan secara istiqamah.
Memasuki hari ke-83, Program Berbagi Setiap Hari kembali dilanjutkan. Para pencari nafkah jalanan menjadi sasaran berbagi kali ini.
Hampir tiga bulan berjalan, langkah tersebut menjadi pengingat bahwa di balik kesibukan kehidupan sehari-hari, masih banyak orang yang harus bekerja keras hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarganya.
Di tengah keterbatasan, Detikzone.id berharap program sederhana ini tetap bisa bertahan dan memberikan manfaat.
“Semoga besok, lusa dan seterusnya Detikzone.id masih diberikan kemampuan untuk melanjutkan program mulia ini. Semoga setiap langkah kecil yang dilakukan dapat terus memberikan manfaat bagi mereka yang membutuhkan,” ujarnya.
Hari ke-83 mungkin hanya sebuah angka. Namun bagi mereka yang menerima, sebuah kepedulian kecil bisa menjadi tanda bahwa perjuangan mereka masih dilihat dan masih ada orang yang peduli.
Detikzone.id — Berbagi bukan tentang seberapa banyak yang diberikan, tetapi seberapa tulus kepedulian itu terus dijaga.







