Bayi Laki-Laki Lahir di RSUD Moh. Anwar, Pasangan Dhuafa Panaongan Rasakan Manfaat UHC Sumenep di Bawah Kepemimpinan Bupati Fauzi

Minggu, 23 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket Foto: Hulwatun Faridah bersama suaminya, Ahmad Junaidi, dan putri sulungnya saat berada di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep usai melahirkan bayi laki-laki. Pasangan dhuafa asal Panaongan, Pasongsongan, tersebut mengaku sangat terbantu Program UHC Sumenep di bawah kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.

Ket Foto: Hulwatun Faridah bersama suaminya, Ahmad Junaidi, dan putri sulungnya saat berada di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep usai melahirkan bayi laki-laki. Pasangan dhuafa asal Panaongan, Pasongsongan, tersebut mengaku sangat terbantu Program UHC Sumenep di bawah kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.

SUMENEP, Detikzone.id — Kebahagiaan menyambut kelahiran buah hati harus dilewati Hulwatun Faridah (41) dan suaminya, Ahmad Junaidi (38), dalam kondisi ekonomi yang serba terbatas.

Hulwatun merupakan perempuan asal Purbalingga yang kini berdomisili di Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan, sedangkan Ahmad Junaidi merupakan warga asli Panaongan.

Di tengah keterbatasan itu, keduanya harus menghadapi proses persalinan dengan hanya membawa uang sekitar Rp100 ribu. Uang tersebut bukan disiapkan untuk biaya persalinan, melainkan menjadi bekal kebutuhan sehari-hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi tersebut membuat pasangan dhuafa ini sempat diliputi kekhawatiran. Namun, kekhawatiran itu berubah menjadi rasa syukur setelah Hulwatun mendapatkan pelayanan melalui Program Universal Health Coverage (UHC) Kabupaten Sumenep.

Buah hati yang dinanti akhirnya lahir dengan selamat. Bayi berjenis kelamin laki-laki itu lahir pada Jumat, 21 Agustus 2026.
Hingga Minggu, 23 Agustus 2026, Hulwatun bersama bayinya telah empat hari berada di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep. Mereka masih menunggu keputusan dokter mengenai kapan diperbolehkan pulang ke kampung halaman.

“Alhamdulillah, kami sangat terbantu. Kami hanya membawa uang Rp100 ribu untuk kebutuhan sehari-hari. Kalau harus membayar biaya persalinan sendiri, kami pasti sangat kesulitan,” ujar Hulwatun.

Dengan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan terima kasih kepada Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo dan Dirut RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyanti, M.Kes, beserta seluruh jajaran rumah sakit.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati, Ibu Direktur RSUD dan seluruh jajarannya. Program UHC ini sangat membantu kami, terutama masyarakat yang kurang mampu,” tuturnya.

Bukan Hanya Soal Gratis

Bagi Hulwatun, manfaat UHC tidak berhenti pada persoalan biaya pelayanan kesehatan.
Selama menjalani perawatan, ia justru mendapatkan pengalaman yang membuatnya semakin terharu. Menurutnya, tenaga kesehatan memberikan pelayanan dengan ramah dan manusiawi.

“Pelayanannya ramah. Kami dilayani dengan baik dan manusiawi. Kami merasa dihargai. Itu yang membuat saya terharu,” katanya.

Ia mengaku keramahan petugas membuat dirinya lebih tenang menjalani proses persalinan hingga perawatan setelah melahirkan.

Menurutnya, masyarakat kurang mampu tidak hanya membutuhkan kemudahan biaya, tetapi juga pelayanan yang membuat mereka merasa dihargai.

“Semoga pelayanan seperti ini terus dipertahankan. Kami masyarakat kecil sangat terbantu,” harapnya.

Detikzone.id Ikut Hadir

Di tengah kebahagiaan kelahiran bayi laki-laki tersebut, perhatian juga datang dari Detikzone.id.

Detikzone.id memberikan santunan kepada keluarga Hulwatun untuk membantu memenuhi kebutuhan bayi yang baru lahir dan kebutuhan sehari-hari.
Bantuan tersebut kembali membuat pasangan dhuafa itu terharu.

“Terima kasih atas bantuannya. Ini sangat berarti bagi kami, terutama untuk kebutuhan bayi dan kebutuhan sehari-hari,” ungkap Hulwatun.

Bagi keluarga kecil tersebut, santunan itu menjadi tambahan kekuatan setelah mereka menjalani persalinan dalam kondisi ekonomi yang terbatas.

UHC Jadi Harapan Keluarga Kurang Mampu
Program Universal Health Coverage (UHC) Kabupaten Sumenep resmi diberlakukan sejak 7 November 2022.

Program tersebut merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Melalui skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), masyarakat yang memenuhi ketentuan dapat memperoleh pelayanan kesehatan sesuai prosedur yang berlaku.
Bagi Hulwatun, UHC bukan sekadar program pemerintah yang hanya terdengar dalam pemberitaan. Ia merasakan sendiri manfaatnya ketika harus menjalani persalinan dalam kondisi ekonomi yang terbatas.

Uang Rp100 ribu yang dibawanya menjadi gambaran betapa berat kondisi yang dihadapi keluarga tersebut. Namun, keterbatasan itu tidak menjadi penghalang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Program UHC sangat membantu masyarakat, apalagi orang yang tidak mampu seperti kami. Semoga terus berjalan dan semakin baik,” katanya.

Di bawah pemerintahan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, program UHC diharapkan terus menjadi jembatan bagi masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan.

Kisah Hulwatun dan Ahmad menjadi potret kecil tentang arti sebuah jaminan kesehatan bagi keluarga dhuafa.

Saat uang hanya tersisa Rp100 ribu untuk kebutuhan sehari-hari, mereka tetap bisa mendapatkan pelayanan persalinan, menyaksikan kelahiran bayi laki-laki dengan selamat, dan merasakan pelayanan yang menurut mereka ramah serta manusiawi.

Kini, mereka hanya tinggal menunggu keputusan dokter untuk membawa buah hati mereka pulang ke Panaongan.
Di tengah segala keterbatasan, keluarga kecil itu membawa pulang satu hal yang tak ternilai: seorang bayi laki-laki dan rasa syukur karena telah mendapatkan pertolongan di saat paling membutuhkan.

Berita Terkait

DIDUGA GUNAKAN 6 BIDANG TANAH, PT KASTUBIN JAYA RAYA RESMI DIADUKAN KE POLRES NGAWI
Pastikan Mutu dan Legalitas, Diperta Probolinggo Bersama Provinsi Jatim Awasi Peredaran Obat Hewan
Lupa Status, Puluhan Guru SMPN 1 Petarukan Kejar-kejaran Bawa Bola Plastik hingga Garis Finish
Rutan Pemalang Tutup PORSENAP dengan Semangat Kebersamaan dan Apresiasi Prestasi
Upacara HUT ke-81 RI di Sangkapura Berlangsung Khidmat dan Penuh Nasionalisme
Renungan Suci TMP Jokotole, Bupati Fauzi Tabur Bunga dan Berdoa untuk Para Pejuang Bangsa
Kerja Inovatif Berbuah Manis, Polresta Tuban Raih Dua Gelar Juara Tingkat Nasional
Anggun dalam Kebaya Nusantara, Acha Christie Gracelia Raih Juara 1 Putri Berkebaya 2026

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Bayi Laki-Laki Lahir di RSUD Moh. Anwar, Pasangan Dhuafa Panaongan Rasakan Manfaat UHC Sumenep di Bawah Kepemimpinan Bupati Fauzi

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:18 WIB

DIDUGA GUNAKAN 6 BIDANG TANAH, PT KASTUBIN JAYA RAYA RESMI DIADUKAN KE POLRES NGAWI

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:32 WIB

Pastikan Mutu dan Legalitas, Diperta Probolinggo Bersama Provinsi Jatim Awasi Peredaran Obat Hewan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Lupa Status, Puluhan Guru SMPN 1 Petarukan Kejar-kejaran Bawa Bola Plastik hingga Garis Finish

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:18 WIB

Rutan Pemalang Tutup PORSENAP dengan Semangat Kebersamaan dan Apresiasi Prestasi

Berita Terbaru