Jakarta – Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Jakarta Pusat, Sumaryo, memimpin kegiatan penguatan Tugas dan Fungsi (Tusi) kepada seluruh jajaran petugas di Aula Gedung Utama, pada Rabu (26/08). Dalam arahannya, Karutan menegaskan bahwa seluruh petugas wajib bekerja sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) guna memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat dan warga binaan.
Khususnya bagi jajaran pengamanan, agar selalu waspada, dan tidak apatis pada keadaan sekitar.
“Lakukan kontrol rutin pada blok hunian maupun area-area rawan dan segera laporkan apabila ada kejanggalan,” tambah Sumaryo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sumaryo juga menyoroti pentingnya seluruh jajaran agar mengedepankan aspek humanis dan keterbukaan, terutama dalam melakukan pembinaan kepada para warga binaan. Pendekatan humanis ini dinilai menjadi kunci suksesnya program pembinaan di dalam Rutan.
“Lakukan pembinaan secara humanis kepada warga binaan. Keterbukaan dan pendekatan yang baik akan memberikan dampak positif yang luar biasa bagi proses pembinaan mereka selama berada di Rutan,” arah Sumaryo kepada seluruh petugas yang hadir.
Selain aspek pembinaan, Karutan juga menaruh atensi khusus pada standar pelayanan, baik layanan untuk masyarakat luar maupun hak-hak warga binaan. Sumaryo mewajibkan setiap bentuk pelayanan dieksekusi dengan prinsip kecepatan dan ketepatan.
“Untuk pelayanan publik dan pemenuhan hak integrasi, semuanya harus dilakukan secara cepat, tepat, cermat, dan teliti. Kecepatan itu penting, tapi ketelitian dan kecermatan tidak boleh dikesampingkan agar pelayanan kita benar-benar maksimal dan tepat sasaran,” tegasnya.
Melalui kegiatan penguatan ini, seluruh jajaran Rutan Kelas I Jakarta Pusat diharapkan dapat menyamakan persepsi dan langkah dalam menjalankan tugas sehari-hari. Dengan memegang teguh SOP, dan mengedepankan nilai humanisme menjadi tanda jika Rutan Kelas I Jakarta Pusat selalu berkomitmen untuk mewujudkan pelayanan publik yang prima dan berintegritas.( Ragil).








