SUMENEP, Detikzone.id — Pelayanan publik di bidang administrasi kendaraan bermotor terus mendapat perhatian Satlantas Polresta Sumenep. Bukan sekadar menjalankan rutinitas, peningkatan kualitas pelayanan Samsat kini didorong melalui keterlibatan langsung masyarakat dan berbagai unsur terkait.
Hal itu mengemuka dalam Forum Konsultasi Publik KB. Samsat Kabupaten Sumenep yang digelar di Ruang Pertemuan UPT PPD Sumenep, Kamis (27/8/2026).
Forum yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut menjadi ruang bersama untuk mengevaluasi sekaligus menggali masukan terkait pelayanan KB. Samsat, sehingga pelayanan yang diberikan ke depan semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan tersebut dihadiri Rektor Universitas PGRI Sumenep Dr. Asmoni, M.Pd., Kepala UPT PPD Sumenep Samtiono, S.H., M.H., Direktur RRI Kabupaten Sumenep Istikomah, serta Kasubnit KB. Samsat Satlantas Polresta Sumenep Aipda Moh. Rudi Hartono, S.H.
Forum konsultasi publik ini menjadi bagian dari upaya membangun pelayanan yang lebih terbuka. Aspirasi, kritik maupun saran dari masyarakat dipandang penting sebagai bahan evaluasi untuk mengetahui sejauh mana pelayanan yang diberikan telah memenuhi harapan pengguna layanan.
Kasatlantas: Jangan Takut Kritik dan Masukan
Kasat Lantas Polresta Sumenep Kompol Eko Aprianto, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pelayanan publik harus terus mengalami perbaikan. Menurutnya, masyarakat harus diberikan ruang untuk menyampaikan pengalaman maupun persoalan yang ditemui ketika mengakses pelayanan Samsat.
“Forum ini bukan hanya sekadar kegiatan formal. Ini adalah ruang bagi kita untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan Samsat,” ujar Kompol Eko.
Ia menegaskan, kritik dan saran dari masyarakat justru menjadi bagian penting dalam proses pembenahan pelayanan.
“Kami tidak ingin masyarakat hanya datang, mendapatkan pelayanan, kemudian selesai. Kami juga ingin mengetahui apakah pelayanan yang kami berikan sudah benar-benar mudah, cepat, transparan dan responsif. Kalau masih ada kekurangan, sampaikan kepada kami, karena itu menjadi bahan evaluasi untuk kami perbaiki,” tegasnya.
Kompol Eko mengatakan, peningkatan kualitas pelayanan tidak bisa dilakukan hanya oleh satu institusi. Dibutuhkan sinergi dan komunikasi antara kepolisian, pemerintah daerah, akademisi, media, serta masyarakat.
“Pelayanan publik adalah tanggung jawab bersama. Karena itu, kolaborasi seperti ini sangat penting. Kami ingin membangun pelayanan yang semakin humanis, responsif dan memberikan kepastian kepada masyarakat,” katanya.
Ia berharap hasil dari Forum Konsultasi Publik tersebut tidak berhenti pada diskusi semata. Setiap masukan yang muncul diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan ditindaklanjuti dalam peningkatan pelayanan KB. Samsat di Kabupaten Sumenep.
“Harapan kami sederhana, masyarakat semakin mudah mendapatkan pelayanan dan semakin percaya terhadap pelayanan yang kami berikan. Kami akan terus berbenah dan membuka ruang komunikasi dengan masyarakat,” pungkasnya.
Dorong Pelayanan yang Benar-Benar Dirasakan Masyarakat
Kehadiran unsur akademisi dan media dalam forum tersebut turut memperkuat semangat keterbukaan dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
Forum ini sekaligus menjadi momentum untuk memastikan bahwa berbagai kebijakan dan pelayanan yang diberikan tidak hanya berjalan sesuai prosedur, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan.
Satlantas Polresta Sumenep menegaskan komitmennya untuk terus mendorong terwujudnya pelayanan yang empati, responsif dan unggul, sejalan dengan semangat Mahameru Lantas.
Dengan demikian, Forum Konsultasi Publik KB. Samsat diharapkan menjadi langkah konkret untuk menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat, sekaligus membuka ruang perbaikan secara berkelanjutan.
Ket foto: Kasat Lantas Polresta Sumenep Kompol Eko Aprianto, S.I.K., M.H., bersama sejumlah pemangku kepentingan mengikuti Forum Konsultasi Publik KB. Samsat Kabupaten Sumenep di Ruang Pertemuan UPT PPD Sumenep, Kamis (27/8/2026).







