SUMENEP, Detikzone.id — Semarak Festival Garam Madura #2 2026 mulai digaungkan. Gelaran yang mengusung tema “Kemilau Garam Madura, Warisan dan Panggung Dunia” tersebut akan menghadirkan beragam kegiatan yang mengangkat potensi garam, kehidupan petani, UMKM hingga seni budaya Madura.
Festival Garam Madura #2 dijadwalkan berlangsung hari ini, Minggu, 30 Agustus 2026, mulai pukul 12.00 WIB hingga selesai, berpusat di Kantor Pergaraman 1, Desa Karanganyar, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep.
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi perayaan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan garam sebagai bagian dari potensi ekonomi sekaligus kehidupan masyarakat Sumenep.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Panitia Festival Garam Madura #2, Herli Wahyudi, mengatakan festival tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi garam Madura sekaligus memperkuat keterlibatan masyarakat dalam mengembangkan potensi desa.
“Festival ini bukan hanya tentang garam, tetapi juga bagaimana potensi garam, budaya dan UMKM masyarakat dapat diperkenalkan secara lebih luas,” kata Herli Wahyudi.
Beragam kegiatan telah disiapkan dalam gelaran tersebut, mulai dari doa bersama, santunan anak yatim, panen raya garam, pameran garam, jalan-jalan sehat, UMKM Desa Garam, FGD (Forum Group Diskusi), pentas seni budaya, lomba angkut garam hingga hiburan rakyat.
Aktivitas petani garam juga menjadi salah satu bagian utama festival. Proses panen dan pengangkutan garam akan ditampilkan untuk memperkenalkan aktivitas masyarakat yang selama ini menjadi bagian penting dari kehidupan kawasan pesisir Sumenep.
Tidak hanya memperlihatkan garam sebagai hasil produksi, festival ini juga memberikan ruang bagi UMKM Desa Garam untuk memperkenalkan berbagai produk olahan berbahan garam maupun produk lokal lainnya.
Pentas seni budaya Madura turut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan. Kehadiran seni budaya diharapkan memperkuat identitas festival sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat untuk menampilkan kekayaan budaya lokal.
Rangkaian kegiatan tersebut mempertemukan berbagai unsur, mulai dari garam, petani, UMKM hingga seni budaya dalam satu gelaran. Dari aktivitas di lahan garam hingga produk olahan, semuanya menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi Desa Karanganyar dan kawasan garam di Sumenep.
Festival ini melibatkan unsur pemerintah daerah, Kecamatan Kalianget, Pemerintah Desa Karanganyar dan Desa Pinggirpapas, masyarakat, petani garam serta pelaku UMKM.
Dengan mengusung tema “Kemilau Garam Madura, Warisan dan Panggung Dunia”, Festival Garam Madura #2 diharapkan menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi garam Madura secara lebih luas sekaligus memperkuat nilai budaya dan ekonomi masyarakat.







