Kepala BPBD Bersama Sang Istri Tampil di Parade Batik Pentahelix, Dukung Batik Sumenep dan Madura Naik Kelas

Senin, 9 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kepala BPBD Sumenep bersama sang istri tampil di Parade Fashion Show Batik Pentahelix

Foto: Kepala BPBD Sumenep bersama sang istri tampil di Parade Fashion Show Batik Pentahelix

Sumenep, Detikzone.id- Ikuti Parade Fashion Show Batik Pentahelix, Kepala BPBD Sumenep Ach. Liaili Maulidy bersama istri tercintanya tampil romantis dengan balutan busana Batik Madura produk UMKM.

Dihadapan ribuan pasang mata yang hadir di GOR A Yani pada grand Final Sumenep Batik Festival, Minggu, 08/09, malam, keduanya menunjukkan kekompakan dan harmonisasi.

Penuh percaya diri, pasang halal tersebut kemudian melambaikan kedua tangannya penuh dengan keceriaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tepuk tangan penonton pun acap kali terdengar riuh untuk memberikan apresiasinya.

Walaupun ditengah tengah kegiatan tersebut ada Runner Up Putri Indonesia Jawa Timur bersama perwakilan dari 10 Daerah Jatim, Ach. Laili Maulidy bersama istinya tidak tampak canggung bahkan sumringah menandakan rasa kebahagiaan.

Kepala BPBD Sumenep Ach. Laili Maulidy menyatakan optimismenya terhadap batik Sumenep dan Madura bisa naik kelas dan dikenal dunia.

“Kegiatan ini menjadi menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan budaya yang kita miliki agar kedepan semakin dikenal dunia,” katanya.

Menurutnya, Batik memiliki peranan penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat, khususnya bagi para pengrajin dan penjual aksesoris batik.

“Oleh karenanya, melalui parade batik Pentahelix ini, pemerintah daerah membutuhkan peranan seluruh pihak untuk untuk mewujudkan itu semua,” tuturnya.

Laili berharap, parade festival batik dapat membangun semangat kebersamaan dan melahirkan solusi masa depan bagi perekonomian masyarakat.

“Acara seperti Festival Batik perlu sekali dilakukan, tentunnya untuk pengambangan Batik. Terutama Batik Sumenep dan Madura,” tandasnya.

 

Penulis : Igusty - Amin

Berita Terkait

Suhu Dingin Tak Biasa Selimuti Kediri Raya, BPBD Minta Warga Waspada Fenomena Bediding
Indonesia Menang 1-0, Nobar Timnas Bersama Polres Kediri Berlangsung Meriah
Disambut Seni Budaya Mandiling, 40 Anggota Rombongan Singapura Menginap di Hotel Miranda Bawean Gresik
Buka Pesta Pra Siaga dan Siaga Kwarran Mojoroto 2026, Mbak Wali Tanamkan Nilai Disiplin dan Gotong Royong
Api Perjuangan Bung Karno Menyala di Madura, 113 Peserta Berebut Piala Bupati Sumenep
Dari Masjid Kecil Menjadi Lebih Besar, Pembangunan Masjid Al-Mukarramah Dusun Duku, Desa Sungairujing Capai 50 Persen
Taufiq Hidayat Menang Telak di Pilkades PAW Sumberanyar Situbondo, Raih Suara Tertinggi dan Kantongi Amanah Warga
Sembilan Hari Tanpa Jeda, Detikzone.id Istiqamah Menyalakan Cahaya Kemanusiaan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:56 WIB

Suhu Dingin Tak Biasa Selimuti Kediri Raya, BPBD Minta Warga Waspada Fenomena Bediding

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:46 WIB

Indonesia Menang 1-0, Nobar Timnas Bersama Polres Kediri Berlangsung Meriah

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:45 WIB

Disambut Seni Budaya Mandiling, 40 Anggota Rombongan Singapura Menginap di Hotel Miranda Bawean Gresik

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:58 WIB

Buka Pesta Pra Siaga dan Siaga Kwarran Mojoroto 2026, Mbak Wali Tanamkan Nilai Disiplin dan Gotong Royong

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:25 WIB

Api Perjuangan Bung Karno Menyala di Madura, 113 Peserta Berebut Piala Bupati Sumenep

Berita Terbaru