Sekda Sumenep Ingatkan Masyarakat Jangan Percaya Makelar PPPK dan CPNS

Selasa, 14 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Detikzone.net- Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sumenep, Ir. Edy Rasiyadi, M.Si memberikan pesan edukatif kepada masyarakat yang ingin mengikuti tes seleksi PPPK dan CPNS yang dibuka dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemen-PAN RB), agar tidak mempercayai oknum mekelar/calo yang menjanjikan dapat meluluskan peserta.

“Dengan adanya kabar penerimaan PPPK dan CPNS tersebut, tidak menutup kemungkinan akan dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk mengiming-imingi masyarakat bisa lulus. Jadi, sekali lagi jangan percaya kepada calo,” tegasnya.

Sekda menegaskan, rekrutmen PPPK dan CPNS 2024, direncanakan bakal dilaksanakan antara Juli dan Agustus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Semoga segera terlaksana seleksi PPPK dan CPNS ini,” ujar Sekdakab Sumenep. Selasa (14/05/2024).

Menurut Sekda, pada penerimaan PPPK dan CPNS 2024, Kabupaten Sumenep mendapat kuota 420 orang. Meliputi 46 formasi CPNS dan 374 untuk PPPK.

“Jumlah formasi memang lebih banyak PPPK dibandingkan dengan CPNS. Itu karena kebutuhan dan tenaga kontrak di Kabupaten Sumenep masih banyak. Kami ingin PPPK yang kontrak harus segera habis,” tuturnya.

Seleksi berdasarkan surat dari Menteri PAN-RB terkait kebutuhan ASN di lingkungan Pemkab Sumenep, Kuota CPNS terdiri atas 21 tenaga kesehatan dan 25 tenaga teknis.

Tenaga kesehatan itu terdiri atas dokter spesialis dan apoteker. Sedangkan tenaga teknis bisa menyangkut akuntan, auditor, tenaga komputer, dan sebagainya.

Kemudian untuk PPPK yakni 203 tenaga guru 46 tenaga kesehatan dan 125 tenaga teknis.

“Kuota yang disetujui Menteri PAN-RB sesuai dengan usulan Pemkab Sumenep. Segera siapkan diri untuk ikut seleksi PPPK dan CPNS ini. Karena yang bisa menolong untuk lulus hanya dirinya sendiri,” tandas Sekda.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Menuju Probolinggo 2045, Dr. Aminuddin: Perencanaan Pembangunan Harus Berbasis Data, Bukan Tebakan
DLH Sumenep Jadikan WCD 2026 Momentum Bangun Kesadaran Lingkungan, 150 Peserta dari Berbagai Unsur Bersihkan Pantai Badur
Malam Ini, MEC 2026 Sumenep, Raja dan Sultan Nusantara Bakal Berdefile
Tak Sekadar Kejar Target Fisik, Dinkes Probolinggo Pastikan Mutu Layanan Kesehatan di Maron Berjalan Selaras
Saat Musik Melintasi Batas Negara Banyak Bunyik Republik Malaysia Siap Guncang Panggung ASH 2026 di Kaki Argopuro
Amanah Baru Salamet Supriyadi, Isi Kursi Kabag Perekonomian Sumenep yang Ditinggalkan Dadang
Camat, Sekcam hingga Pejabat RSUD Berganti, Wabup Sumenep Titip Pesan Soal Amanah dan Pelayanan
Jinakkan Kusut Lalu Lintas Bromo: Dishub Probolinggo Siapkan Free Area dan Uji Kelaikan Massal Jeep Wisata

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 21:56 WIB

Menuju Probolinggo 2045, Dr. Aminuddin: Perencanaan Pembangunan Harus Berbasis Data, Bukan Tebakan

Minggu, 20 September 2026 - 21:19 WIB

DLH Sumenep Jadikan WCD 2026 Momentum Bangun Kesadaran Lingkungan, 150 Peserta dari Berbagai Unsur Bersihkan Pantai Badur

Sabtu, 19 September 2026 - 17:14 WIB

Malam Ini, MEC 2026 Sumenep, Raja dan Sultan Nusantara Bakal Berdefile

Sabtu, 19 September 2026 - 10:57 WIB

Tak Sekadar Kejar Target Fisik, Dinkes Probolinggo Pastikan Mutu Layanan Kesehatan di Maron Berjalan Selaras

Sabtu, 19 September 2026 - 10:55 WIB

Saat Musik Melintasi Batas Negara Banyak Bunyik Republik Malaysia Siap Guncang Panggung ASH 2026 di Kaki Argopuro

Berita Terbaru