Tak Ada Ampun, Disdik Sumenep Ingin Berhentikan Oknum Guru Cabul SDN Kebunagung II

Jumat, 17 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kabid Ketenagaan Disdik Sumenep, Akhmad Fairusi.

Foto: Kabid Ketenagaan Disdik Sumenep, Akhmad Fairusi.

Sumenep, Detikzone.id – Coreng dunia pendidikan, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, ingin berhentikan. oknum guru cabul yang mengajar di SDN Kebunagung II.

“Karena korbannya banyak, kalau kami (Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep-red) menginginkan diberhentikan,” tegas Akhmad Fairusi. Jumat, (17/5).

Sementara saat ini, lanjut Akhmad Fairusi, sesuai arahan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Oknum Guru PNS Cabul itu sudah ‘dikandangkan’ dan tidak lagi mengajar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sesuai petunjuk pak Kadis, kita tarik ke Dinas Pendidikan sambil menunggu proses hukum yang dari kepolisian,” lanjutnya.

Oknum Guru PNS Cabul inisial ‘SO’ telah dilaporkan ke Polres Sumenep pada Selasa (14/5/2024) berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/111/V/2024/SPKT/POLRES SUMENEP/POLDA JAWA TIMUR tentang dugaan tindak pidana pencabulan sebagaimana dimaksud Pasal 82 Undang-undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 23 tahun 2022 tentang perlindungan anak.

Terkait kasus ini pun, Kepala SDN Kebunagung ll, Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, mengatakan bahwa dugaan pencabulan yang dilakukan oleh anak buahnya (Oknum Guru PNS inisial SO-red) terhadap siswanya yang masih anak dibawah umur bukti-buktinya kayaknya sudah cukup.

Kepala SDN Kebunagung ll, Kabupaten Sumenep, Raden Achmad Asy’ari memastikan tidak akan mempertahankan anak buahnya itu lantaran telah menodai dunia pendidikan.

“Mengenai Guru itu saya tidak mungkin mempertahankan dia, apalagi kayaknya bukti-buktinya sudah cukup,” ujar Raden Achmad Asy’ari.

Keyakinan tersebut datang setelah dirinya bersama puluhan wali murid dan perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep dipertemukan.

Masyarakat dan orang tua siswa menuntut agar Oknum Guru PNS Cabul inisial ‘SO’ yang telah dilaporkan ke Polres Sumenep terkait dugaan tindak pidana pencabulan agar dipecat.

“Saya tidak punya kekuatan untuk membela dia dengan bukti-bukti yang seperti itu. Saya mau mempertahan dia melalui cara apa,” tukas Kepala SDN Kebunagung ll Raden Achmad Asy’ari.

Penulis : Amin

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026, Sabu 4,28 Gram Berujung di Tangan Polisi Sumenep
Sosialisasi Bullying dan Undang-Undang Hukum oleh Mahasiswa KKN Universitas Wiraraja Sumenep di SDN Kambingan Timur
Dari Banner hingga QRIS, KKN Posko 12 Wiraraja Sumenep Bawa UMKM Kambingan Timur Go Digital
Perkuat Kolaborasi, KKG Gugus 01 dan Gugus 02 Pasongsongan Sumenep Dorong Literasi-Numerasi dari Teori ke Aksi
Di Tengah Antrean Panjang, Pengisian BBM ke Jeriken di SPBU Tamberu Barat Sampang Dipertanyakan
Limbah Jadi Berkah: Mahasiswa KKN Posko 12 Universitas Wiraraja Sumenep Ajarkan Warga Kambingan Timur Ubah Sampah Organik Jadi Pupuk Cair
UMKM Go Digital: Mahasiswa KKN Universitas Wiraraja Sumenep Dorong Digitalisasi UMKM melalui Google Maps dan Media Promosi
Mahasiswa KKN Posko 12 Terjun ke Lahan, Bantu Petani Kambingan Timur Sumenep Siram Tanaman Bawang

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:24 WIB

Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026, Sabu 4,28 Gram Berujung di Tangan Polisi Sumenep

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:32 WIB

Sosialisasi Bullying dan Undang-Undang Hukum oleh Mahasiswa KKN Universitas Wiraraja Sumenep di SDN Kambingan Timur

Rabu, 12 Agustus 2026 - 01:13 WIB

Dari Banner hingga QRIS, KKN Posko 12 Wiraraja Sumenep Bawa UMKM Kambingan Timur Go Digital

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:47 WIB

Perkuat Kolaborasi, KKG Gugus 01 dan Gugus 02 Pasongsongan Sumenep Dorong Literasi-Numerasi dari Teori ke Aksi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Di Tengah Antrean Panjang, Pengisian BBM ke Jeriken di SPBU Tamberu Barat Sampang Dipertanyakan

Berita Terbaru