Ribuan Orang Tumpah Ruah Padati Tajamara Food Court, Ekonomi Meningkat, Kemiskinan Menurun

Minggu, 9 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ribuan orang tumpah ruang padati  Tajamara Food Court.

Foto: Ribuan orang tumpah ruang padati Tajamara Food Court.

Sumenep, Detikzone.id- Ribuan orang tumpah ruah padati acara Tajamara Food Court yang dimeriahkan musik tongtong Arya Madhura di sebelah Barat toko DNR, desa Kolor, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep.

Event yang diadakan Pemerintah Daerah bekerjasama dengan Paguyuban UMKM tersebut merupakan rangkaian acara Kalender event bertajuk Sumenep Pentahelix sekaligus momentum bulan Bung Karno.

Pantauan wartawan, Tajamara Food Court yang dimeriahkan musik Tongtong Arya Madhure berlangsung meriah.

Lantaran itu, para pelaku UMKM di seputar lokasi pun kecipratan berkah dan mendapat keuntungan berlipat.

Ketua Paguyuban PKL Tajamara Sumenep, Heri Santoso bersyukur dengan adanya event pendorong perekonomian masyarakat tersebut.

“Tentu kami bersyukur dengan adanya sejumlah Event pendorong perekonomian masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan malam ini,” ujar Heri kepada Wartawan. Sabtu, 08/06/2024, malam.

Heri memuji kontribusi nyata Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo terhadap masyarakat bawah.

“Siapa sangka puluhan  PKL direlokasi ke tempat ini. Kebijakan Bupati-lah yang menolong kami semua, sehingga para pedagang yang awalnya jualan di jalanan dapat menempati tempat ini,” puji Heri.

Heri bercerita bagaimana dulu banting tulang untuk menghidupi keluarganya hingga ia harus rela menjadi driver.

“Sebelum puluhan PKL dipindah ke Tajamara, hanya istri yang jaga jualan karena sepi berjualan di pinggir jalan, bahkan saya harus menjadi driver. Namun saat ini Alhamdulillah saya fokus berjualan di Tajamara karena bisa mencukupi kebutuhan keluarga,” tukasnya.

Sementara itu,  Nanik Kusumawati, warga Pasean Pamekasan yang hadir di event Tajamara Food Court mengaku takjub dengan Tajamara yang sekarang.

“Padahal dulunya kan sepi ya. Kok tiba- tiba ramai dan berubah menjadi Taman Wisata Kuliner,” katanya.

Nanik menyebut, dirinya datang bersama adik sepupunya karena diajak temannya untuk menyaksikan musik tongtong.

“Ternyata setelah tahu Taman Tajamara yang sekarang pengen kesini lagi. Karena tidak hanya tersedia jajanan kuliner, namun tempatnya adem dan bikin nyaman,” ungkapnya.

Sekedar diketahui, bahwa  dalam beberapa bulan terakhir, Taman Jajanan Masyarakat (Tajamara) telah menjelma menjadi magnet perekonomian masyarakat berkat kebijakan Bupati Sumenep terhadap wong cilik.

Taman Tajamara yang sebelumnya sepi layaknya kuburan disulap menjadi taman wisata kuliner yang banyak dikunjungi masyarakat. Baik masyarakat lokal maupun dari luar daerah.

Selain menjadi salah satu jantung perekonomian, Taman Jajanan Masyarakat (Tajamara) yang terletak di sebelah barat DNR juga menjadi pusat kreasi anak anak muda dalam menyalurkan bakat seni bernyanyi.

Tak ayal, jika setiap pekan, taman wisata kuliner yang ada di jantung kota Sumenep itu selalu tersedia Live Musik.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, Tajamara Food court merupakan rangkaian dalam memeriahkan Bulan Bung Karno.

“Tajamara Found Court  yang dimeriahkan musik Arya Madhure merupakan rangkaian kegiatan Bulan Bunga Karno yang masuk dalam Kalender Event 2024,” kata Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

Bupati mengajak masyarakat dan seluruh pihak untuk terus bersama sama dan satu tekad menyukseskan Kalender event 2024.

“Kalender off event 2024 merupakan sebuah event yang orientasinya untuk kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan UMKM karena faktanya, Kabupaten Sumenep mengalami loncatan pertumbuhan ekonomi dan penurunan angka kemiskinan, salah satunya melalui UMKM,” jelasnya.

Bupati menegaskan, Pertumbuhan ekonomi Pemerintah Kabupaten Sumenep pada tahun 2021 mengalami loncatan 2,16 persen.

“Kemudian pada tahun 2022 capaian melonjak menjadi 3,11 persen dan tahun 2023 pertumbuhan loncatan ekonomi menjadi 5,5 persen,” tegas Bupati Sumenep

Menurutnya, UMKM telah banyak memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sumenep dan telah mengurangi angka kemiskinan.

“Karena indikator penurunan angka kemiskinan itu salah satunya melalui makan dan minum. Intinya, UMKM ini sangat produktif menumbuhkan perekonomian. Bahkan angka kemiskinan di kabupaten Sumenep sudah menurun. Ini berkat kerja keras bersama. Siapapun bupatinya maka harus terus bersama- sama,” pungkasnya.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Dana Desa Dipangkas Brutal, Pembangunan Desa di Situbondo Terancam Lumpuh
Harapan Baru Birokrasi Sumenep: Seleksi Terbuka Sekda 2026 Siap Menguji Para Kandidat
DD Sumenep Anjlok Gila-gilaan, Rencana Besar Desa Hancur Mendadak
Pemerintah Desa se Kabupaten Blitar Desak Pengembalian ADD 2026
Tak Beres! Alun-Alun Probolinggo Rp4 Miliar Jadi Kolam Raksasa, Warga Tersiksa Setiap Hujan
Dugaan Pesta Miras 2 Oknum DPRD Bangkalan: Ujian Ketegasan Gerindra dan Presiden Prabowo
Skandal Kuota Haji: NBI Desak KPK Buka Dugaan Aliran Dana Korupsi
Rasa Jadi Senjata: Kedai Bintang Sumenep, Sederhana tapi Beromzet Rp3–6 Juta per Hari

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 03:26 WIB

Dana Desa Dipangkas Brutal, Pembangunan Desa di Situbondo Terancam Lumpuh

Selasa, 13 Januari 2026 - 02:21 WIB

DD Sumenep Anjlok Gila-gilaan, Rencana Besar Desa Hancur Mendadak

Senin, 12 Januari 2026 - 16:02 WIB

Pemerintah Desa se Kabupaten Blitar Desak Pengembalian ADD 2026

Minggu, 11 Januari 2026 - 22:41 WIB

Tak Beres! Alun-Alun Probolinggo Rp4 Miliar Jadi Kolam Raksasa, Warga Tersiksa Setiap Hujan

Minggu, 11 Januari 2026 - 12:10 WIB

Dugaan Pesta Miras 2 Oknum DPRD Bangkalan: Ujian Ketegasan Gerindra dan Presiden Prabowo

Berita Terbaru

PENDIDIKAN

Bagio Utomo: Gizi Berkualitas, Fondasi Masa Depan

Rabu, 14 Jan 2026 - 13:38 WIB

NASIONAL

Subuh Membara di Asembagus Situbondo, Dua Rumah Rusak Berat

Rabu, 14 Jan 2026 - 09:18 WIB