Kolaborasi Entaskan Kemiskinan, Baznas, BPRS Bhakti Sumekar dan LKK-NU Serahkan Bantuan Alat dan Modal Usaha

Selasa, 9 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Baznas- BPRS Bhakti Sumekar dan LKK-NU Serahkan Bantuan Alat dan Modal Usaha kepada puluhan Perempuan Kepala Keluarga

Baznas- BPRS Bhakti Sumekar dan LKK-NU Serahkan Bantuan Alat dan Modal Usaha kepada puluhan Perempuan Kepala Keluarga

Sumenep, Detikzone.id- Sebagai wujud komitmen mendukung program pemerintah daerah dalam pengentasan kemiskinan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAZ) Sumenep, BPRS Bhakti Sumekar dan Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdatul Ulama (LKK- NU) memberikan bantuan alat dan modal usaha kepada 48 Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA).

Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Aula Potre Koneng Kantor Bappeda Sumenep, Selasa (09/07/2024).

“Tiga elemen tersebut berkolaborasi sehingga menghasilkan suatu kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat berupa pemberian bantuan alat usaha dari Baznas, Modal usaha dari BPRS Bhakti Sumekar,” ujar Ketua Baznas, Moh. Sukri.

Bantuan tersebut diberikan kepada 48 orang penerima.

“Kami memberikan bantuan alat usaha kepada Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) menyesuaikan dengan jenis usahanya,” ungkapnya.

Tujuan kegiatan tersebut kata Sukri adalah bagaimana bisa membantu program pemerintah dalam pengentasan kemiskinan.

“Dengan bantuan tersebut bagaimana dari Perempuan Kepala Keluarga(PEKKA) hidupnya menjadi sejahtera dengan usaha yang dilakukan oleh masing- masing penerima manfaat,” kata Moh. Sukri kepada Detikzone.id.

Bantuan yang diberikan berupa peralatan usaha, diantaranya kompor, blender, wajan, Cup Seller dan mesin penyegel plastik serta modal usaha yang diberikan oleh BPRS Bhakti Sumekar.

Bantuan tersebut diserahkan langsung Wabup Sumenep Nyai Dewi Khalifah didampingi ketua Baznas Moh. Sukri dan elemen Pemkab.

“Kami mengharapkan para penerima bantuan bisa memanfaatkan untuk mengembangkan usahanya,” tandas Wakil Bupati Sumenep Dewi Khalifah.

 

Penulis : Igusty - Amin

Berita Terkait

Belanja BPPKAD Probolinggo Disorot, Ratusan Paket Administratif, Klarifikasi Normatif Dinilai Menghindari Substansi
Di Persimpangan Lampu Merah, Kopi Peceng Jadi Ikon Kopi Tradisional Sumenep
Pate Alos: Gerbang Baru Diplomasi Ekonomi Situbondo
Surat Resmi Tak Dijawab, BPPKAD Probolinggo Klaim Klarifikasi Lewat WhatsApp
Sekda Sumenep 2026 di Titik Krusial: Mampukah Kuda Putih dan Kuda Terbang Menahan Laju Kuda Hitam?
Maduratani Award 2026: Sinergi Media dan Daerah Bangun Pertanian Madura
Skandal Mamin BPPKAD Probolinggo: Rp1,1 Miliar Diduga Dikuasai Perorangan
Bupati Sumenep: Bantuan Stimulan Dua Wujud Nyata Tanggung Jawab Pemkab

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 11:30 WIB

Belanja BPPKAD Probolinggo Disorot, Ratusan Paket Administratif, Klarifikasi Normatif Dinilai Menghindari Substansi

Senin, 9 Februari 2026 - 07:59 WIB

Di Persimpangan Lampu Merah, Kopi Peceng Jadi Ikon Kopi Tradisional Sumenep

Minggu, 8 Februari 2026 - 13:56 WIB

Pate Alos: Gerbang Baru Diplomasi Ekonomi Situbondo

Minggu, 8 Februari 2026 - 13:31 WIB

Surat Resmi Tak Dijawab, BPPKAD Probolinggo Klaim Klarifikasi Lewat WhatsApp

Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:20 WIB

Sekda Sumenep 2026 di Titik Krusial: Mampukah Kuda Putih dan Kuda Terbang Menahan Laju Kuda Hitam?

Berita Terbaru