Lestarikan Budaya Agung Leluhur, Pemkab Sumenep Gelar Kirab Pusaka Keraton

Selasa, 16 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket: Para empu dan masyarakat Desa Aeng Tong-tong, Kecamatan Saronggi, melakukan kirab penyerahan pusaka keraton di Pendopo Agung Sumenep

Ket: Para empu dan masyarakat Desa Aeng Tong-tong, Kecamatan Saronggi, melakukan kirab penyerahan pusaka keraton di Pendopo Agung Sumenep

Sumenep, Detikzone.id- Lestarikan Budaya agung leluhur, Pemkab Sumenep gelar Kirab Pusaka Keraton di Pendopo Sumenep.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Sumenep, kepala OPD dan Jajaran Forkopimda.

Kirab penyerahan pusaka keraton dilaksanakan setelah sebelumnya para empu dan masyarakat Desa Aeng Tongtong, Kecamatan Saronggi melakukan penjamasan atau membersihkan benda-benda pusaka peninggalan raja Sumenep yang dikemas melalui Haul dan Jamasan Pusaka, di Asta Buluk Agung Desa setempat.

Prosesi kirab itu tidak hanya mengembalikan pusaka keraton semata, tetapi masyarakat hingga pejabat  berpakaian khas keraton.

Masyarakat membawa hasil panen desa setempat, seperti terong, tomat, kelapa dan kacang panjang sebagai tanda syukur pada pemimpin Kabupaten Sumenep.

Prosesi penyerahan pusaka dilakukan oleh salah seorang empu kepada Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, yang diakhiri dengan melakukan Tarek Topak Barlobaran, sebagai tanda selesainya penjamasan dan penyerahan pusaka Keraton Sumenep.

“Pemerintah daerah bersama masyarakat mengadakan kegiatan ini untuk melestarikan budaya dan tradisi agung yang dimiliki Kabupaten Sumenep,” ujar Bupati Sumenep. Selasa (16/07/2024).

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan upaya pemerintah daerah bersama masyarakat, dalam melestarikan budaya dan tradisi agung yang dimiliki Kabupaten Sumenep.

“Seluruh masyarakat memiliki tanggung jawab untuk melestarikan kekayaan tradisi dan budaya di tengah gempuran modernisasi, salah satunya adalah keris sebagai warisan budaya tak benda yang sangat berharga bagi Kabupaten Sumenep.,” ungkapnya.

Pada prosesi penyerahan pusaka tersebut, Pemerintah Daerah  menghadirkan pelajar, sebagai media edukasi agar mengetahui kekayaan budaya dan tradisi leluhur.

“Kami melibatkan pelajar pada kegiatan ini, guna membangun kesadaran kepada generasi muda untuk mencintai budaya dan tradisi leluhur,” tukasnya.

Penulis : Igusty -Amin

Berita Terkait

Kolaborasi Kemanusiaan, IWO Sumenep–DRT The Big Family Bantu Korban Puting Beliung di Karduluk
Tak Lagi Berbelit, Notaris Naghfir Permudah Layanan Hukum dan Kenotariatan di Sumenep
Madas Sedarah Sampang Tebar Kebaikan
Belanja BPPKAD Probolinggo Disorot, Ratusan Paket Administratif, Klarifikasi Normatif Dinilai Menghindari Substansi
Pate Alos: Gerbang Baru Diplomasi Ekonomi Situbondo
Surat Resmi Tak Dijawab, BPPKAD Probolinggo Klaim Klarifikasi Lewat WhatsApp
Sekda Sumenep 2026 di Titik Krusial: Mampukah Kuda Putih dan Kuda Terbang Menahan Laju Kuda Hitam?
Maduratani Award 2026: Sinergi Media dan Daerah Bangun Pertanian Madura

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 18:44 WIB

Kolaborasi Kemanusiaan, IWO Sumenep–DRT The Big Family Bantu Korban Puting Beliung di Karduluk

Senin, 9 Februari 2026 - 16:51 WIB

Tak Lagi Berbelit, Notaris Naghfir Permudah Layanan Hukum dan Kenotariatan di Sumenep

Senin, 9 Februari 2026 - 13:38 WIB

Madas Sedarah Sampang Tebar Kebaikan

Senin, 9 Februari 2026 - 11:30 WIB

Belanja BPPKAD Probolinggo Disorot, Ratusan Paket Administratif, Klarifikasi Normatif Dinilai Menghindari Substansi

Minggu, 8 Februari 2026 - 13:56 WIB

Pate Alos: Gerbang Baru Diplomasi Ekonomi Situbondo

Berita Terbaru