Tari Kreasi dari 10 Daerah Tapal Kuda Tampil Memukau pada MCF 2024, GOR A Yani Sumenep Jadi Lautan Manusia

Sabtu, 7 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Madura Culture Festival 2024 mampu menyedot perhatian masyarakat hingga GOR A Yani Sumenep jadi lautan manusia

Foto: Madura Culture Festival 2024 mampu menyedot perhatian masyarakat hingga GOR A Yani Sumenep jadi lautan manusia

Sumenep, Detikzone.id- Penampilan para penari kreasi dari 10 daerah Tapal Kuda se-Jatim pada pagelaran Madura Culture Festival  (MCF) 2024 di GOR A.Yani berhasil memukau puluhan ribu pengunjung.

Acara spektakuler yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Sumenep tersebut mampu membuat seisi stadion bergemuruh.

Seketika, GOR A. Yani Sumenep menjadi lautan manusia.

Peserta dari 10 daerah Daerah tersebut masing masing menampilkan seni tari kreasi diiringi dengan musik tradisonal  kebanggaan.

Selaku tuan rumah Madura Culture Festival 2024, Kabupaten Sumenep memamerkan The Art of Pentahelix, Kabupaten  Sampang  dengan Tari Malate Sato’or,  Pamekasan Tari Pornama, dan  Bangkalan Tari Rampak Lalapan.

Kemudian dari luar Madura, Kabupaten Lumajang akan menununjukkan Tari Batik Lumajang, Kabupaten Bondowoso dengan Tari Sonar Ki Ronggo.

Sementara, Pasuruan tampil dengan Tari Tanjung Tambikar, Kabupaten Jember Tari Gendewa, Situbondo Tari Saro’an dan Banyuwangi Tari Omprog.

Pemerintah Kabupaten Sumenep mengadakan acara Madura Culture Festival 2024 dalam rangka membangun semangat kolaborasi lintas Daerah sekaligus sebagai media promosi potensi kekayaan seni budaya.

Warga asal Pamekasan Edy Susanto mengaku bangga dengan Sumenep yang memberikan kesempatan bagi para seniman untuk tampil pada Madura Culture Festival 2024.

“Saya bersama keluarga datang ke Sumenep hanya untuk menonton Madura Culture Festival. Apalagi ada perwakilan Kabupaten Pamekasan yang tampil pada Festival ini,” katanya.

Sementara, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, Madura Culture Festival merupakan panggung kreativitas seni budaya lintas daerah sekaligus promosi.

“Kegiatan Madura Culture Festival tidak hanya menjadi wadah bagi para seniman tari untuk menjaga budayanya masing masing daerah, namun juga menjadi media promosi pariwisata Kabupaten Sumenep agar semakin dikenal oleh masyarakat luas,” ujar Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

Bupati juga membangunkan semangat para pelaku seniman tari tradisional itu agar terus meningkatkan kreativitas agar dapat membawa nama harum daerahnya masing masing.

“Madura Culture Festival ini diharapkan dapat membangun semangat kebersamaan dalam rangka memajukan pembangunan daerah di segala bidang. Termasuk bidang Pariwisata,” tandasnya.

Pantauan di lokasi, 100 stand UMKM yang ada di GOR A. Yani tidak ada satu pun yang sepi pengunjung.

Hal itu menandakan bahwa kegiatan event yang diadakan Pemerintah Daerah mampu memberikan kontribusi positif terhadap perputaran ekonomi kerakyatan di Kabupaten Sumenep.

Penulis : Igusty - Amin

Berita Terkait

Belanja BPPKAD Probolinggo Disorot, Ratusan Paket Administratif, Klarifikasi Normatif Dinilai Menghindari Substansi
Di Persimpangan Lampu Merah, Kopi Peceng Jadi Ikon Kopi Tradisional Sumenep
Pate Alos: Gerbang Baru Diplomasi Ekonomi Situbondo
Surat Resmi Tak Dijawab, BPPKAD Probolinggo Klaim Klarifikasi Lewat WhatsApp
Sekda Sumenep 2026 di Titik Krusial: Mampukah Kuda Putih dan Kuda Terbang Menahan Laju Kuda Hitam?
Maduratani Award 2026: Sinergi Media dan Daerah Bangun Pertanian Madura
Skandal Mamin BPPKAD Probolinggo: Rp1,1 Miliar Diduga Dikuasai Perorangan
Bupati Sumenep: Bantuan Stimulan Dua Wujud Nyata Tanggung Jawab Pemkab

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 11:30 WIB

Belanja BPPKAD Probolinggo Disorot, Ratusan Paket Administratif, Klarifikasi Normatif Dinilai Menghindari Substansi

Senin, 9 Februari 2026 - 07:59 WIB

Di Persimpangan Lampu Merah, Kopi Peceng Jadi Ikon Kopi Tradisional Sumenep

Minggu, 8 Februari 2026 - 13:56 WIB

Pate Alos: Gerbang Baru Diplomasi Ekonomi Situbondo

Minggu, 8 Februari 2026 - 13:31 WIB

Surat Resmi Tak Dijawab, BPPKAD Probolinggo Klaim Klarifikasi Lewat WhatsApp

Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:20 WIB

Sekda Sumenep 2026 di Titik Krusial: Mampukah Kuda Putih dan Kuda Terbang Menahan Laju Kuda Hitam?

Berita Terbaru