Luhut Dilantik sebagai Ketua Dewan Ekonomi Nasional: Strategi Baru dalam Kabinet Merah Putih

Senin, 21 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-Pada Senin, 21 Oktober 2024, Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Ketua Dewan Ekonomi Nasional di Istana Negara, Jakarta Pusat.

Pelantikan ini menandai perubahan signifikan dalam struktur kabinet, di mana Luhut, yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi di era Joko Widodo, kini diharapkan dapat memainkan peran kunci dalam mengawasi dan mengembangkan kebijakan ekonomi nasional.

Acara pelantikan ini juga diwarnai dengan pengangkatan 48 menteri dan kepala lembaga lainnya dalam Kabinet Merah Putih. Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan komitmennya untuk setia pada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta menjalankan peraturan perundang-undangan demi darma bakti kepada bangsa dan negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan latar belakang Luhut yang kuat dalam bidang ekonomi dan investasi, banyak pihak berharap bahwa kehadirannya di Dewan Ekonomi Nasional dapat membawa perspektif baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.

Pelantikan ini juga mencerminkan upaya Prabowo untuk mengoptimalkan pengalaman dan keahlian dari tokoh-tokoh yang pernah menduduki posisi strategis sebelumnya.

Dalam kabinet baru ini, terdapat nama-nama penting seperti Meutya Viada Hafid sebagai Menteri Komunikasi dan Digital, Andi Amran Sulaiman sebagai Menteri Pertanian, dan Erick Thohir sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara, yang akan berkolaborasi untuk mencapai visi ekonomi yang lebih baik bagi Indonesia.

Keberadaan Luhut di posisi ini juga menjadi sinyal bagi investor dan pelaku bisnis bahwa pemerintahan Prabowo-Gibran serius dalam mengatasi tantangan ekonomi, terutama dalam konteks global yang terus berubah. Dengan visi dan misi yang jelas, kabinet ini berupaya untuk menghadapi tantangan ekonomi dan memastikan bahwa kebijakan yang diambil dapat menguntungkan masyarakat luas.

Pelantikan ini tidak hanya menandai langkah baru bagi Luhut, tetapi juga bagi seluruh kabinet dalam mewujudkan agenda ekonomi yang lebih responsif dan adaptif terhadap dinamika yang ada. Apakah langkah-langkah ini akan berhasil? Waktu yang akan menjawab.

Penulis : Rahman

Berita Terkait

Dinkes Probolinggo Perkuat Kapasitas Pelaku IRTP Melalui Bimtek Keamanan Pangan
Paripurna DPRD Sumenep Dinamis, Tujuh Fraksi Sampaikan Pandangan atas Tiga Raperda 2026
Pemeriksaan KPK Warnai Upaya Realisasi KEK Tembakau Madura
Halal Bihalal DWP Disperkimhub Sumenep Berbalut Semangat Hari Kartini 2026, Sri Sumarni Dzulkarnain Gaungkan Peran Perempuan Tangguh
Dispendik Kota Probolinggo Disorot, 100 Paket Pengadaan Barang dan Jasa Diduga Dikuasai Satu Orang
Talk Show Inklusi Keuangan Syariah, BPRS Bhakti Sumekar Sumenep Perkuat Ekonomi Umat
Motor Karyawan Dispendukcapil Probolinggo Raib di Parkiran MPP, Aksi Pelaku Terekam CCTV
BAZNAS Sumenep Buka Beasiswa Cendekia 2026 Gelombang 2, Ini Syarat dan Jadwalnya

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 10:08 WIB

Dinkes Probolinggo Perkuat Kapasitas Pelaku IRTP Melalui Bimtek Keamanan Pangan

Rabu, 15 April 2026 - 23:11 WIB

Paripurna DPRD Sumenep Dinamis, Tujuh Fraksi Sampaikan Pandangan atas Tiga Raperda 2026

Rabu, 15 April 2026 - 22:50 WIB

Pemeriksaan KPK Warnai Upaya Realisasi KEK Tembakau Madura

Rabu, 15 April 2026 - 13:42 WIB

Halal Bihalal DWP Disperkimhub Sumenep Berbalut Semangat Hari Kartini 2026, Sri Sumarni Dzulkarnain Gaungkan Peran Perempuan Tangguh

Rabu, 15 April 2026 - 12:45 WIB

Dispendik Kota Probolinggo Disorot, 100 Paket Pengadaan Barang dan Jasa Diduga Dikuasai Satu Orang

Berita Terbaru

Haji Khairul Umam (Haji Her) Pamekasan saat menghadiri undangan silaturahmi Presiden Prabowo Subianto bersama para kiai dan tokoh organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Kepresidenan Jakarta.

EKONOMI

Pemeriksaan KPK Warnai Upaya Realisasi KEK Tembakau Madura

Rabu, 15 Apr 2026 - 22:50 WIB