Pemkab Sumenep Alokasikan DBHCHT untuk Maksimalkan Layanan Kesehatan

Senin, 21 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Detikzone.id- Pemerintah Kabupaten Sumenep mengalokasikan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) sebesar Rp 31,6 miliar untuk program Penerima Bantuan Iuran Daerah (PBID) BPJS Kesehatan.

Alokasi ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Sumenep, agar lebih optimal bagi masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep, drg. Ellya Fardasah, melalui Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Moh. Nur Insan, menyampaikan bahwa pihaknya memiliki dua kegiatan yang bersumber dari DBHCHT.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertama, pembayaran asuransi kesehatan masyarakat PBID sebesar Rp 31,6 miliar. Kedua, kebutuhan barang habis pakai dengan anggaran Rp 2,5 miliar.

“Jadi, yang paling besar peruntukannya adalah di PBID, yakni Rp 31,6 miliar,” jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya.

Nur Insan menambahkan bahwa serapan DBHCHT untuk PBID per September 2024 adalah 61 persen, dengan sisa anggaran yang akan dibayarkan pada bulan-bulan berikutnya. Dinkes P2KB Sumenep menargetkan serapan anggaran DBHCHT untuk PBID mencapai 100 persen pada bulan Desember 2024.

“Target kami, pada bulan Desember nanti, anggaran DBHCHT untuk PBID akan terserap sepenuhnya,” ucapnya.

Dia juga menegaskan bahwa manfaat DBHCHT dalam sektor kesehatan dirasakan langsung oleh masyarakat Kabupaten Sumenep, khususnya melalui program PBID. Dengan program ini, masyarakat dapat memperoleh layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis hanya dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) di seluruh fasilitas kesehatan setempat.

“Alhamdulillah luar biasa, penerima manfaatnya adalah langsung masyarakat. Melalui PBID, jelas bahwa masyarakat bisa mendapatkan layanan kesehatan secara gratis,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam, Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, mengajak masyarakat untuk terus mendukung program DBHCHT dengan membeli rokok legal yang memiliki pita cukai.

“Tarif cukai yang dikenakan terhadap rokok dan hasil tembakau lainnya tidak hanya masuk ke kas negara, tetapi juga didistribusikan kembali ke daerah penghasil cukai seperti Sumenep, melalui mekanisme DBHCHT,” paparnya.

Penulis : **

Berita Terkait

Rawat Jalan Libur 1 Juni 2026, Puskesmas Pandian Sumenep Pastikan UGD dan Bersalin Tetap 24 Jam
RSUD Sumenep Sampaikan Selamat Hari Raya Idul Adha 2026, dr. Erliyati Ajak Perkuat Solidaritas Kemanusiaan
Puskesmas Pandian Sumenep Gelar CKG dan KESJAOR dengan Lakukan Tes Kebugaran Jasmani kepada Staff Melalui Aplikasi SIPGAR, Dorong Nakes Tetap Prima dan Siap Melayani
Kader Desa Siaga TBC Desa Grujugan Sumenep Gelar Skrining Sistematis, 100 Warga Ikuti Pemeriksaan
Nyawa dan Waktu Jadi Taruhan, Rujukan Pasien dari Nonggunong ke Daratan Sumenep Berlangsung Dramatis
Puskesmas Pandian Sumenep Umumkan Libur Kenaikan Isa Almasih, Layanan Rawat Jalan Tutup Dua Hari namun UGD Tetap Siaga 24 Jam
RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Umumkan Penutupan Sementara, Layanan Darurat Tetap Siaga Nonstop
Validasi Data Diperkuat di RSUD Sumenep, Langkah Strategis Wujudkan Pelayanan Kesehatan yang Aman dan Berkualitas

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:17 WIB

Rawat Jalan Libur 1 Juni 2026, Puskesmas Pandian Sumenep Pastikan UGD dan Bersalin Tetap 24 Jam

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:52 WIB

RSUD Sumenep Sampaikan Selamat Hari Raya Idul Adha 2026, dr. Erliyati Ajak Perkuat Solidaritas Kemanusiaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:09 WIB

Puskesmas Pandian Sumenep Gelar CKG dan KESJAOR dengan Lakukan Tes Kebugaran Jasmani kepada Staff Melalui Aplikasi SIPGAR, Dorong Nakes Tetap Prima dan Siap Melayani

Selasa, 19 Mei 2026 - 01:11 WIB

Kader Desa Siaga TBC Desa Grujugan Sumenep Gelar Skrining Sistematis, 100 Warga Ikuti Pemeriksaan

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:26 WIB

Nyawa dan Waktu Jadi Taruhan, Rujukan Pasien dari Nonggunong ke Daratan Sumenep Berlangsung Dramatis

Berita Terbaru