Tak Memandang Jabatan, Dirut RSUD Sumenep dr. Erliyati Beri Penghormatan kepada Pegawai Purna Tugas, Bukti Budaya Saling Menghargai

Kamis, 2 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirut RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes, memberikan penghormatan kepada pegawai yang memasuki masa purna tugas dalam apel sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka selama bertahun-tahun.

Dirut RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes, memberikan penghormatan kepada pegawai yang memasuki masa purna tugas dalam apel sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka selama bertahun-tahun.

SUMENEP, Kamis, 2 Juli 2026 – Besarnya sebuah institusi tidak hanya tercermin dari kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat, tetapi juga dari cara institusi tersebut menghargai setiap orang yang telah menjadi bagian dari perjalanannya. Nilai itulah yang terus dijaga RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep di bawah kepemimpinan dr. Erliyati, M.Kes, dengan menempatkan penghargaan terhadap sumber daya manusia sebagai bagian dari budaya organisasi.

Komitmen tersebut terlihat dalam apel yang dirangkaikan dengan prosesi pelepasan pegawai purna tugas. Di hadapan seluruh jajaran rumah sakit, manajemen memberikan penghormatan kepada para pegawai yang telah menuntaskan masa pengabdiannya sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah mereka berikan selama bertahun-tahun.

Penghormatan itu diberikan tanpa membedakan jabatan maupun bidang tugas. Pegawai yang bertugas di unit pelayanan, administrasi, bagian dapur, hingga helper yang setiap hari membantu distribusi kebutuhan laboratorium memperoleh apresiasi yang sama. Hal tersebut menjadi wujud bahwa setiap profesi memiliki peran penting dalam mendukung pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Seksi Informasi RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Erfin Sukayati, S.Sos., S.Farm., M.Kes, mengatakan bahwa penghormatan kepada pegawai purna tugas merupakan bentuk rasa hormat sekaligus ucapan terima kasih dari manajemen kepada seluruh pegawai yang telah mengabdikan diri bagi rumah sakit.

“Di bawah kepemimpinan Ibu Direktur, seluruh pegawai yang memasuki masa purna tugas diberikan apresiasi tanpa membedakan jabatan. Semua telah menjadi bagian dari perjalanan RSUD Sumenep dan memiliki kontribusi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurut Erfin, tradisi tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan cerminan budaya organisasi yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan, penghargaan, dan rasa saling menghormati. Setiap pegawai, apa pun tugasnya, merupakan mata rantai penting yang turut menentukan kualitas pelayanan rumah sakit.

Karena itu, lanjut Erfin, manajemen ingin memastikan bahwa setiap pegawai mengakhiri masa baktinya dengan penuh penghormatan. Pengabdian yang telah mereka berikan akan selalu menjadi bagian dari perjalanan dan sejarah RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep.

Suasana apel pun berlangsung hangat dan penuh rasa kekeluargaan. Tepuk tangan seluruh peserta mengiringi prosesi pelepasan para pegawai purna tugas sebagai ungkapan terima kasih atas dedikasi yang telah mereka persembahkan.

Momen sederhana tersebut menjadi pengingat bahwa di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep tidak ada pengabdian yang dianggap kecil. Setiap kontribusi memiliki arti, dan setiap jasa akan selalu dikenang meski masa tugas telah berakhir.

 

Penulis : Red

Berita Terkait

Jurus Dinkes Probolinggo Gandeng Dokter Spesialis Demi Lindungi Ibu Hamil Risiko Tinggi
DBHCHT Jadi Penopang Layanan Kesehatan, Pemkab Situbondo Gelontorkan Rp26,24 Miliar untuk Jaminan Kesehatan dan Kader Posyandu
Tak Sekadar Berobat, RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Buktikan Lompatan Mutu Layanan, Kepuasan dan Keselamatan Pasien Jadi Prioritas
Koperasi Kebanggaan RSUD Sumenep Raih Predikat Sehat, Bukti Profesionalisme Tak Sekadar Slogan
27 Dokter di Probolinggo ‘Digembleng’ 10 Hari di Lawang, Targetkan Eliminasi Total Malaria
Bupati Fauzi: Kepercayaan Kemenkes Harus Dijawab dengan Kerja Nyata, dr. Erliyati Matangkan Layanan KJSU di RSUD Sumenep
Telah Hadir Layanan Neurorestorasi di Bali
Tekan Stunting Sejak Remaja, TPPS dan Puskesmas Gending Probolinggo Gelar Edukasi Kesehatan di Pesantren

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 19:23 WIB

Jurus Dinkes Probolinggo Gandeng Dokter Spesialis Demi Lindungi Ibu Hamil Risiko Tinggi

Senin, 20 Juli 2026 - 16:24 WIB

DBHCHT Jadi Penopang Layanan Kesehatan, Pemkab Situbondo Gelontorkan Rp26,24 Miliar untuk Jaminan Kesehatan dan Kader Posyandu

Senin, 20 Juli 2026 - 15:56 WIB

Tak Sekadar Berobat, RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Buktikan Lompatan Mutu Layanan, Kepuasan dan Keselamatan Pasien Jadi Prioritas

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:22 WIB

Koperasi Kebanggaan RSUD Sumenep Raih Predikat Sehat, Bukti Profesionalisme Tak Sekadar Slogan

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:06 WIB

27 Dokter di Probolinggo ‘Digembleng’ 10 Hari di Lawang, Targetkan Eliminasi Total Malaria

Berita Terbaru