Sumenep – Gegara ingin menstigma negatif. Paslon FiNal tega menstempel para tenaga kesehatan (Nakes) yang ada di sejumlah Puskesmas dan RSUD Sumenep disebut pelayanannya tidak ramah.
Begitu rendahnya kualitas SDM Para Nakes di Kabupaten Sumenep. Diolok-olok. Hingga disebut banyak warga Sumenep memilih berobat ke Pamekasan atau luar Sumenep.
Para Nakes itu Pahlawan. Ada di garda terdepan saat Covid-19. Mereka ikhlas berjuang melawan maut saat pandemi berlangsung.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketika ada kekhilafan, sebagai manusia. Begitu mudah menuding pelayanan Nakes tidak ramah.
INGAT. DEBAT PUBLIK ITU bukan sebatas uji gagasan visi misi Paslon. Lebih dari itu. Momentum Debat itu sejatinya bisa menjadi ruang menarik simpati PUBLIK. Yang pada gilirannya diharap memilih.
Tapi kenapa. Setiap debat berlangsung. Paslon FiNal selalu menebar sikap tak simpati publik. Selalu menyalahkan Paslon FaHam. Seakan akan kinerja incumbent tak ada hasil yang dirasa warga Sumenep.
Akhir kalam.
Pikiran tegang hanya berlaku saat debat.
Setelah itu, tergantung Para Nakes dan warga Sumenep yang menilai dan menjatuhkan pilihan ke siapa saat coblosan Pilkada 27 November mendatang.
Masihkah bersimpati ke Paslon FiNal?
Penulis : Relawan







