Anggota DPRD Gresik Bustami Hazim Minta Pemerintah Percepat Bantuan Tahap 2 Gempa Bawean 

Minggu, 2 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Gresik Dapil Bawean Bustami Hazim (Kanan) saat berkoordinasi tindak lanjut dari keluhan masyarakat

Anggota DPRD Gresik Dapil Bawean Bustami Hazim (Kanan) saat berkoordinasi tindak lanjut dari keluhan masyarakat

Sangkapura – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Dapil Bawean, Bustami Hazim melakukan safari politik di wilayah konstituennya.

Disana, pria yang akrab disapa Gus Mimi ini, menerima keluhan dari beberapa masyarakat yang masih belum menerima bantuan dampak gempa.

“Masyarakat banyak kurang tau, tentang bantuan gempa di Bawean. Sebagian dari masyarakat yang tidak menerima bantuan mengira bantuan sudah tidak ada lagi,” ungkapnya, Sabtu (01/02/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal, lanjut dia, Pemkab Gresik melalui BPBD masih akan melakukan verifikasi lanjutan untuk bantuan dampak gempa bawean tahap kedua hingga seterusnya.

Informasi tersebut, diperoleh setelah pihaknya mendatangi kantor Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean. Bahwa bantuan dampak gempa akan berlanjut tahap dua. Sebelumnya sudah ada sekitar 1.115 warga yang menerima bantuan kategori ringan dan sedang.

“Untuk tahap kedua katanya kategori berat. Namun, masyarakat banyak yang tidak tau informasi tersebut. Seperti salah satu warga di Desa Balik Terus, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean. Rumahnya lansia tergolong paling parah kerusakannya. Belum dapat bantuan, hingga saat ini tinggal di huntara,” paparnya.

Selain itu, masyarakat juga kurang tau jika tidak semua yang disurvei oleh petugas BPBD maupun BNPB itu, pasti mendapatkan bantuan. Yang menentukan ringan, sedang, dan berat BPBD semuanya.

“Masyarakat beranggapan setelah survei dapat bantuan. Padahal itu tidak mesti. Dari data yang masuk, masih ada 3.000 warga dari data keseluruhan hasil survei yang masih belum menerima bantuan,” tandasnya.

Untuk itu, politisi Fraksi PKB ini, meminta Pemkab Gresik melalui BPBD Gresik, untuk segera melakukan koordinasi dengan pusat BNPB. Agar bantuan tahap dua bisa segara diberikan kepada warga terdampak. Khususnya kategori berat.

“Nantinya bantuan untuk kategori berat, tidak berupa uang, tapi vendor yang ditunjuk BNPB. Termasuk di Desa Dekatagung wilayah yang cukup banyak, terkena dampak gempa. Dengan dibangunkan standar rumah yang sudah ditentukan BPBD, tahan gempa dan lainnya,”tambahnya.

Penulis : Abd. Hamid

Berita Terkait

Dikukuhkan di Pendopo Keraton, Bupati Sumenep Dorong Paskibraka Jadi Generasi Berintegritas
10 Raperda Sumenep Masuk Fasilitasi Pemprov Jatim, Bapemperda Kejar Target Rampung Akhir Tahun
Bupati Sumenep Tantang Paskibraka Jadi Teladan Generasi Muda dan Penjaga Semangat Kebangsaan
Tekan Kemiskinan di Sumenep, BRIDA dan UIN Madura Bongkar Strategi Penguatan Ekonomi
74 Pelajar Terbaik Dikukuhkan, Paskibraka Probolinggo Siap Kibarkan Merah Putih di HUT RI ke-81
Tembus Skor 84,94, ITKP Kabupaten Probolinggo Tahun 2025 Sukses Melesat ke Predikat Baik
Merajut Disiplin di Alun-Alun Kraksaan, 74 Pelajar Pilihan Digembleng Membawa Misi Suci Kehormatan Bangsa
Bupati Sumenep Kobarkan Semangat Kemerdekaan Lewat Laga Mini Soccer Forkopimda-BMPD

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:28 WIB

Dikukuhkan di Pendopo Keraton, Bupati Sumenep Dorong Paskibraka Jadi Generasi Berintegritas

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:21 WIB

10 Raperda Sumenep Masuk Fasilitasi Pemprov Jatim, Bapemperda Kejar Target Rampung Akhir Tahun

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:09 WIB

Bupati Sumenep Tantang Paskibraka Jadi Teladan Generasi Muda dan Penjaga Semangat Kebangsaan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:49 WIB

Tekan Kemiskinan di Sumenep, BRIDA dan UIN Madura Bongkar Strategi Penguatan Ekonomi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:39 WIB

74 Pelajar Terbaik Dikukuhkan, Paskibraka Probolinggo Siap Kibarkan Merah Putih di HUT RI ke-81

Berita Terbaru