Siswa SMP di Pemalang Panik Lantaran Cincin di Jarinya Tak Bisa Dilepaskan, Tim Damkar Segera Bertindak

Selasa, 25 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang, Detikzone.id- Ada-ada saja laporan yang masuk ke Call Center regu Damkar Pemalang, akan tetapi apapun itu tetap dilayani dengan respon cepat, regu Damkar melepas cincin milik Chandra nanda saputra (14 ) Seorang siswa SMP negeri 02 Ampelgading, warga Desa Ujung gede RT.06/03 Kecamatan Ampelgading, Pemalang.

Nanda tak bisa melepas cincinnya, lantaran ukurannya lebih besar dari pada jarinya. Akibatnya, jari korban membengkak.

Dirinya menghubungi Call Center posko Damkar Comal, Pemalang dengan keluhan tersebut pada Selasa ( 25/2 ) ) sore , Tim Damkar Regu 3 pun segera merespon panggilan tersebut dan memberikan bantuan langsung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Muhammad Iqwan Anggota Tim Rescue Damkar Comal ketika dihubungi melalui sambungan teleponnya mengatakan, ada yang menelepon posko damkar untuk meminta bantuan atas kejadian tersebut.

” Siswa SMP bernama Nanda ini memakai bekas cincin jaman dulu, terus dipakai di jari manis dan tidak bisa dilepaskan karena jari mulai membengkak lantaran ukuran cincin kekecilan,” terang Iqwan

Dirinya menambahkan, jika pihaknya berusaha untuk mengatasi situasi ini dengan hati-hati dan cermat agar tidak menyebabkan cedera atau luka pada jari siswa SMP tersebut.

“Perlu waktu beberapa saat bagi petugas untuk mengevaluasi kondisi cincin dan mencari solusi terbaik,” ujarnya.

Rupanya Remaja yang masih duduk di bangku SMP tersebut memakai cincin tidak sesuai ukuran jarinya , sehingga, cincin yang berada di jari manis tangannya tidak bisa dilepaskan

Beruntungnya, pihak damkar berhasil melepaskan cincin dengan menggunakan teknik dan alat khusus yang sesuai. 4 personel beserta kepala pos Damkar diterjunkan dalam evakuasi cincin tersebut.( Ragil)

Penulis : Ragil

Berita Terkait

Hari ke-16 TMMD ke-129 Kodim 0210/TU, Pembukaan Jalan Sijarango–Pusuk 2 Hutari Tembus 83,02 Persen, Akses Ekonomi Warga Kian Dekat
APTRI Ancam Gelar Aksi di Istana Jika Pemerintah Tak Segera Naikkan HPP Gula 16.875/kg
LPKAN Jatim Prihatin Nasib Petani Tembakau, Dukung Penindakan Rokok Ilegal dan Minta Pemerintah Jangan Salah Ambil Kebijakan
Diperiksa Belasan Jam oleh KPK, Kadisdikpora Pemalang Dipulangkan, Tak Ikut Dibawa ke Jakarta
Launching Posyandu 6 Bidang SPM, Gresik Perluas Pelayanan Terpadu hingga Desa di Bawean
Lapas Kendal Fasilitasi Peninjauan Ruang Sidang Daring oleh Pengadilan Negeri
Diskominfo Sumenep Siapkan Layanan Informasi Publik Terintegrasi hingga Tingkat Desa
DUOMAMA Resmi Diluncurkan! SDN Panaongan III Jadi Pelopor Kebangkitan Bahasa dan Budaya Madura di Pasongsongan Sumenep

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:58 WIB

Hari ke-16 TMMD ke-129 Kodim 0210/TU, Pembukaan Jalan Sijarango–Pusuk 2 Hutari Tembus 83,02 Persen, Akses Ekonomi Warga Kian Dekat

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:01 WIB

LPKAN Jatim Prihatin Nasib Petani Tembakau, Dukung Penindakan Rokok Ilegal dan Minta Pemerintah Jangan Salah Ambil Kebijakan

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:19 WIB

Diperiksa Belasan Jam oleh KPK, Kadisdikpora Pemalang Dipulangkan, Tak Ikut Dibawa ke Jakarta

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:54 WIB

Launching Posyandu 6 Bidang SPM, Gresik Perluas Pelayanan Terpadu hingga Desa di Bawean

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:43 WIB

Lapas Kendal Fasilitasi Peninjauan Ruang Sidang Daring oleh Pengadilan Negeri

Berita Terbaru