Listrik Padam Tak Beraturan di Dungkek, Aktivis Lidik Hukum dan HAM Sumenep Minta Ganti Direksi PLN Bahkan Ancam Gelar Demo  

Jumat, 21 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep – Aktivis Lidik hukum dan HAM yang juga warga desa Dungkek, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, memberikan kritik tajam kepada pihak PLN yang belakangan ini melakukan pemadaman listrik tak beraturan bahkan tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu, Jum’at, 21/03/25. Malam.

Ahmad Amin Rifa’i, S.Sos, Pemuda Desa Lapa Laok  mengatakan, adanya pemadaman listrik tanpa adanya pemberitahuan sebelumnya sangat merugikan masyarakat banyak, khususnya bagi masyarakat di Kecamatan Dungkek.

“Adanya pemadaman tak beraturan dan tanpa pemberitahuan ini sangat merugikan kepada kami khususnya warga di kecamatan Dungkek, terlebih bagi para pelaku UMKM, tambak udang, dan masyarakat yang memiliki home industri,” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mestinya, lanjut Amin, PLN harus menghargai masyarakat. Jangan kemudian memberikan pelayanan seenak hati.

“Kalau tidak dihargai oleh PLN, masyarakat bisa marah karena bukan saja rugi dalam listrik tapi kan mereka punya kesulitan yang tidak dijamin oleh PLN. Apalagi soal bisnis tambak udangnya bisa rugi ratusan juta rupiah,” ujarnya.

Pemuda Desa yang selalu pro aktif akan kepentingan rakyat kecil ini meminta agar direksi PLN wilayah Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Madura, segera diganti guna kepentingan masyarakat banyak dan perubahan yang lebih baik lagi kedepannya.

“Kami meminta agar ini menjadi persoalan serius bagi pemerintah, khususnya Pimpinan Perusahaan Listrik Negara untuk segera mengganti direksi yang berada di wilayah Dungkek,” sambungnya.

Ia pun akan mengancam akan mengerahkan ratusan masyarakat untuk  menggelar aksi demontrasi apabila tidak ada perubahan dalam 2x 24 Jam.

“Saya berharap PLN Kecamatan Dungkek tidak main main dengan persoalan ini, jika masih tetap pemadaman tak beraturan dan tanpa adanya informasi sebelumnya ini terus terjadi, dalam hitungan hari kami akan bergerak cepat untuk menggelar aksi demonstrasi,” pungkasnya.

Penulis : ***

Berita Terkait

Forum Pedagang Kaki Lima Kabupaten Kebumen Resmi Deklarasi, Siap Perjuangkan Aspirasi Pedagang
Merajut Asa di Balik Jeruji: WBP Perempuan Rutan Pemalang Sulap Benang Jadi Karya Bernilai Ekonomi
Dari Ruang Kelas ke Lahan Hijau, Kepala SMP di Pemalang Raup Jutaan Rupiah dari Kangkung Organik
Kehadiran KPK dan Kejaksaan dalam SPMB Disorot, BPI KPNPA RI Bogor: Jangan Sampai Pendampingan Timbulkan Rasa Takut 
Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Perekat Kebersamaan, Kodim 0210/TU Dekatkan Diri dengan Warga
Antrean Mengular, SPBU 5483504 Lombok Tengah Tetap Layani Pembelian Pertalite Pakai Botol Plastik
Himpunan Mahasiswa Prodi Manajemen UNIMUGO Sukses Gelar MANAFERA FUTSAL CUP 2026, Ajang Futsal Pelajar Se-Jateng DIY Berlangsung Meriah
Pelatihan Startup Bisnis di STMIK Tazkia Bogor: Mahasiswa Belajar Bangun Bisnis Digital Langsung dari Nol

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:40 WIB

Forum Pedagang Kaki Lima Kabupaten Kebumen Resmi Deklarasi, Siap Perjuangkan Aspirasi Pedagang

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:52 WIB

Merajut Asa di Balik Jeruji: WBP Perempuan Rutan Pemalang Sulap Benang Jadi Karya Bernilai Ekonomi

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:35 WIB

Dari Ruang Kelas ke Lahan Hijau, Kepala SMP di Pemalang Raup Jutaan Rupiah dari Kangkung Organik

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:31 WIB

Kehadiran KPK dan Kejaksaan dalam SPMB Disorot, BPI KPNPA RI Bogor: Jangan Sampai Pendampingan Timbulkan Rasa Takut 

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:02 WIB

Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Perekat Kebersamaan, Kodim 0210/TU Dekatkan Diri dengan Warga

Berita Terbaru