Harlah Lasbumi NU Ke -65, Riadi Ngasiran Ingatkan Pentingnya Pencerahan Budaya

Minggu, 27 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya, Detikzone.id — Memasuki usia ke-65, Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia Nahdlatul Ulama (Lesbumi NU) Jawa Timur mengajak seluruh kader dan masyarakat untuk berefleksi serta memperkuat misi pencerahan di tengah arus budaya yang terus berubah.

Ketua Lesbumi PWNU Jawa Timur, Riadi Ngasiran, dalam keterangannya pada Rabu (23/4/2025), mengingatkan pentingnya mewaspadai jebakan mitos dalam dunia kebudayaan, yang berpotensi menghambat gerakan pencerahan Lesbumi.

“Kita harus waspada terhadap kecenderungan mengkultuskan karya budaya masa lalu, seperti keris dan benda pusaka lainnya. Mereka harus dihormati sebagai simbol budaya, bukan diagung-agungkan secara berlebihan,” ujar Riadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, tugas Lesbumi adalah memberi pemahaman bahwa karya-karya tersebut merupakan representasi kejayaan budaya masa lampau. Lesbumi mendorong agar semangat kebudayaan itu dihidupkan kembali melalui karya-karya generasi masa kini, bukan sekadar mengagumi masa lalu.

Lesbumi NU resmi berdiri pada 21 Syawal 1381 H atau 28 Maret 1962, dengan pendiri antara lain Djamaluddin Malik, Usmar Ismail, dan Asrul Sani. Sejak era reformasi, Lesbumi mempertegas identitasnya dengan tambahan nama “Nahdlatul Ulama” sebagai bentuk komitmen terhadap misi kebangkitan dan pencerahan budaya dalam koridor ajaran Ahlussunnah wal Jamaah.

Riadi menjelaskan, semangat “nahdlah” atau kebangkitan yang menjadi ruh Nahdlatul Ulama juga tercermin dalam misi Lesbumi.

“Pencerahan dalam pemikiran dan keruhanian adalah dua sisi yang wajib dikembangkan. Cara berpikir harus dipandu oleh nilai-nilai luhur pesantren dan Ahlussunnah wal Jamaah,” tegasnya.

Pesan Lesbumi PBNU: Evaluasi dan Semangat Baru

Ketua Lesbumi PBNU, KH Muhammad Jadul Maula, turut mengingatkan pentingnya refleksi di momentum Harlah ke-65 Lesbumi. Ia menilai, masih banyak kalangan yang kurang mengenal atau bahkan meremehkan eksistensi Lesbumi.

“Kita harus menerima kenyataan itu dengan lapang dada. Jadikan sebagai bahan evaluasi dan pelecut semangat untuk terus berkhidmat mengembangkan Lesbumi,” ujarnya.

Sebagai bentuk syukur dan peringatan, Jadul Maula mengimbau seluruh pengurus Lesbumi di semua tingkatan untuk menggelar acara sederhana. Cukup dengan minimal tujuh orang, mereka diajak membaca Surat Al-Fatihah sebanyak 1.000 kali secara kolektif, dilanjutkan dengan dzikir, tahlil, dan doa untuk para ulama, muassis NU, serta seniman dan budayawan Nusantara.

Momentum ini diharapkan menjadi titik tolak memperkuat kembali tekad Lesbumi NU untuk terus menghidupkan budaya yang mencerahkan dan membangkitkan umat, sebagaimana warisan luhur para ulama dan pendiri NU.

Penulis : Anam

Berita Terkait

Gas Terus! Setelah Bantu Ribuan Anak Yatim, Dhuafa, ODGJ, Lansia dan Disabilitas, BIP Foundation Kembali Bedah Rumah Ibu Salmawati di Proppo Pamekasan
Bismillah! Media Detikzone.id Luncurkan Gerakan Berbagi Setiap Hari, Menyasar Wong Cilik di Sumenep
Haul Akbar KH. Subhan ke-48 Jadi Momentum Meneladani Akhlak Ulama dan Rasulullah
DMI Sangkapura Gresik Evaluasi Turba, Siapkan Program Sosial Berbasis Masjid
Ikuti Jejak Sang Ayah yang Dermawan, Putri Bos DRT Jadi Magnet Baru Madura Fest 2026 di Sumenep
Valen Jadi Magnet Madura Fest 2026 di Sumenep, Rokok Lokal DRT Exclusive dan DRT Apel Banjir Respons Positif dari Masyarakat
BIP Terus Ngegas Kebaikan Tanpa Jeda! Kali Ini Penyandang Disabilitas Sumenep Jadi Perhatian Khusus, PPDS Sampaikan Terima Kasih kepada Founder Ali Zainal Abidin
Selamat Ulang Tahun Kadinkes Sumenep drg. Ellya Fardasah, M.Kes! Detikzone.id Doakan Karier Gemilang dan Pengabdian Tanpa Batas

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:09 WIB

Gas Terus! Setelah Bantu Ribuan Anak Yatim, Dhuafa, ODGJ, Lansia dan Disabilitas, BIP Foundation Kembali Bedah Rumah Ibu Salmawati di Proppo Pamekasan

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:59 WIB

Haul Akbar KH. Subhan ke-48 Jadi Momentum Meneladani Akhlak Ulama dan Rasulullah

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:10 WIB

DMI Sangkapura Gresik Evaluasi Turba, Siapkan Program Sosial Berbasis Masjid

Rabu, 3 Juni 2026 - 00:24 WIB

Ikuti Jejak Sang Ayah yang Dermawan, Putri Bos DRT Jadi Magnet Baru Madura Fest 2026 di Sumenep

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:53 WIB

Valen Jadi Magnet Madura Fest 2026 di Sumenep, Rokok Lokal DRT Exclusive dan DRT Apel Banjir Respons Positif dari Masyarakat

Berita Terbaru