Haul Akbar KH. Subhan ke-48 Jadi Momentum Meneladani Akhlak Ulama dan Rasulullah

Rabu, 3 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAWEAN – Ratusan jamaah menghadiri Haul Akbar KH. Subhan ke-48 dan Masyayikh se-Desa Daun yang diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Islam Darussalam bersama Jamaah Sholawat Bawean di Halaman MTs/MA Darussalam, Desa Daun, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik. Selasa malam (2/6/2026).

 

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi ajang mengenang jasa dan perjuangan KH. Subhan serta para masyayikh Desa Daun yang telah berperan besar dalam pengembangan pendidikan, dakwah, dan kehidupan keagamaan masyarakat Bawean.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Pelaksana, Abdul Mujib Arsyad, S.S., menyampaikan bahwa KH. Subhan merupakan salah satu ulama besar Bawean yang memiliki pengaruh luas dalam bidang keilmuan Islam. Menurutnya, pada tahun 1928 KH. Subhan bersama sejumlah kiai Bawean lainnya telah menuntut ilmu di Makkah, sebuah perjalanan yang menunjukkan semangat keilmuan luar biasa pada masa itu.

Selain dikenal sebagai sosok alim dan berwawasan luas, KH. Subhan juga dikenang masyarakat karena berbagai kisah karamah yang melekat pada dirinya. Salah satu kisah yang masih sering dituturkan masyarakat adalah kedatangan seseorang dari Jawa yang ingin meminjam ijazah keilmuan beliau. Namun, permintaan tersebut tidak dikabulkan karena KH. Subhan memandang bahwa ilmu dan ijazah harus dijaga serta diamalkan dengan penuh tanggung jawab.

 

“KH. Subhan dikenal sebagai ulama yang memiliki intelektualitas tinggi dan dedikasi besar dalam mengembangkan pendidikan Islam. Melalui Haul Akbar ini, kami berharap masyarakat dapat mengenal lebih dekat perjuangan beliau, meneladani akhlak dan semangat keilmuannya, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan kecintaan kepada ilmu dan ajaran Islam,” ujar Abdul Mujib.

 

Dalam kesempatan tersebut, KH. M. Najib Muhammad (Gus Najib), Pengasuh Pondok Pesantren Al-Madienah Denanyar, Jombang, menyampaikan tausiah tentang pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW dan para ulama sebagai pewaris perjuangan Nabi.

Menurut Gus Najib, keberhasilan para ulama dalam membimbing umat tidak terlepas dari keteladanan akhlak yang mereka warisi dari Nabi Muhammad SAW. Sikap jujur, amanah, rendah hati, sabar, dan penuh kasih sayang menjadi fondasi utama dalam berdakwah dan membangun kehidupan masyarakat.

 

“Akhlak Nabi Muhammad SAW adalah warisan terbesar yang harus dijaga umat Islam. Para ulama terdahulu mampu menjadi panutan karena mereka menjadikan akhlak Rasulullah sebagai pedoman dalam setiap langkah kehidupan,” tuturnya.

 

Lebih lanjut, Gus Najib menegaskan bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak cukup diwujudkan melalui lantunan sholawat semata, tetapi harus tercermin dalam perilaku sehari-hari. Sikap jujur, amanah, tawaduk, sabar, dan kasih sayang kepada sesama merupakan bentuk nyata meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW.

“Jika kita ingin mendapatkan keberkahan hidup, maka dekatilah para ulama, cintailah ilmu, dan hiasi diri dengan akhlak Rasulullah SAW. Itulah warisan terbesar yang ditinggalkan Nabi kepada umatnya,” tuturnya di hadapan jamaah.

 

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan peringatan haul sebagai sarana mengambil pelajaran dari kehidupan para ulama, bukan sekadar mengenang mereka yang telah wafat. Menurutnya, nilai-nilai keilmuan, adab, dan perjuangan yang diwariskan para ulama harus terus dilestarikan dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Selain tausiah dan doa bersama, sebelumnya acara juga diisi dengan lantunan sholawat oleh Jamaah Sholawat Bawean yang menambah suasana religius dan khidmat selama berlangsungnya kegiatan.

Penulis : Abd Hamid

Berita Terkait

Hari ke-65 Program Berbagi Setiap Hari di Sumenep, Detikzone.id Kembali Sasar Lansia Sakit dan Dhuafa
Sakit Tak Menghentikan Langkah Berbagi, Hari ke-64 Program Sedekah Setiap Hari Detikzone.id Kembali Santuni Lansia Penderita Stroke dan Dhuafa
Hari ke-63 Berbagi Setiap Hari, Detikzone.id Kembali Menjadi Sahabat Janda Tua di Sumenep
Deklarasi Yakuza Maneges Jember: Dari Merangkul Santri Jalur Kiri, Penegakan Hukum Berbasis RJ, Hingga Sinergi Lintas Sektor
Jadikan Media Sebagai Jembatan Amal Saleh, Detikzone.id Istiqamah Berbagi Selama 62 Hari Tanpa Putus di Sumenep, Kini Santuni Janda Tua
Ucapan Selamat HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya Mengalir dari Berbagai Kalangan, Detikzone.id Turut Sampaikan Doa Terbaik
Allahu Akbar! Lebih dari Dua Bulan Berbagi Tanpa Putus, Detikzone.id Kembali Hadir untuk Janda Tua Penderita Stroke di Sumenep
PERGAMA V 2026 Resmi Dibuka, Ratusan Penggalang Ma’arif Siap Berkarya dan Berprestasi

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:23 WIB

Hari ke-65 Program Berbagi Setiap Hari di Sumenep, Detikzone.id Kembali Sasar Lansia Sakit dan Dhuafa

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:31 WIB

Sakit Tak Menghentikan Langkah Berbagi, Hari ke-64 Program Sedekah Setiap Hari Detikzone.id Kembali Santuni Lansia Penderita Stroke dan Dhuafa

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:52 WIB

Hari ke-63 Berbagi Setiap Hari, Detikzone.id Kembali Menjadi Sahabat Janda Tua di Sumenep

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:32 WIB

Deklarasi Yakuza Maneges Jember: Dari Merangkul Santri Jalur Kiri, Penegakan Hukum Berbasis RJ, Hingga Sinergi Lintas Sektor

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:16 WIB

Jadikan Media Sebagai Jembatan Amal Saleh, Detikzone.id Istiqamah Berbagi Selama 62 Hari Tanpa Putus di Sumenep, Kini Santuni Janda Tua

Berita Terbaru